MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh mendeteksi dua titik panas (hotspot) di wilayah Aceh berdasarkan pantauan pada 3 April 2026.
Forecaster on duty, Fitriana Nur, menyampaikan bahwa dua titik panas dengan tingkat kepercayaan sedang terpantau di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, serta di Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.
Selain itu, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 4 hingga 6 April 2026. Sejumlah wilayah di Aceh diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang.
Berdasarkan prakiraan BMKG, potensi hujan terjadi secara bertahap di sejumlah wilayah, yaitu;
4 April 2026, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Subulussalam, dan Nagan Raya.
Kemudian 5 April 2026, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Gayo Lues, dan Nagan Raya.
Pada 6 April 2026, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Bener Meriah, Gayo Lues, Pidie, Subulussalam, dan Nagan Raya.
BMKG menjelaskan bahwa kondisi ini dipengaruhi oleh aktifnya gelombang Kelvin dan Madden-Julian Oscillation (MJO), serta adanya belokan angin dan konvergensi di wilayah Aceh. Suhu muka laut yang hangat di perairan barat Aceh juga turut meningkatkan potensi pembentukan awan hujan.
Fitriana Nur mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba.
“Kami mengimbau masyarakat agar waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang, terutama pada sore hingga malam hari,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan.
“Masyarakat diharapkan berhati-hati, khususnya saat berkendara, karena cuaca buruk berpotensi menimbulkan bencana seperti banjir dan tanah longsor,” tambahnya.









Discussion about this post