MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Jadi Pemateri di Forum Nasional APEKSI 2025,  Illiza Paparkan Konsep Kota Rendah Karbon

Redaksi by Redaksi
28 Oktober 2025
in News
0
Jadi Pemateri di Forum Nasional APEKSI 2025,  Illiza Paparkan Konsep Kota Rendah Karbon

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menjadi salah satu pemateri dalam Knowledge Management Forum (KMF) 2025, pada Selasa (28/10/2025), di Ballroom Hotel VASA, Surabaya. | Foto : Pemko Banda Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menjadi salah satu pemateri dalam Knowledge Management Forum (KMF) 2025 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Selasa (28/10/2025), di Ballroom Hotel VASA, Surabaya.

Kegiatan bertema “Menuju Kota Berkelanjutan Melalui Penerapan Transisi Energi di Bangunan Gedung” ini dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Wamen PUPR), Diana Kusumastuti.

RelatedPosts

Bareskrim Polri Ungkap Jaringan TPPO Jual Beli Bayi, 12 Tersangka Ditahan

Permintaan Cincau Melejit di Bulan Puasa

Akademisi Sorot Optimalisasi RTH Taman Sari, Dorong Wali Kota Perkuat Reorientasi Tata Ruang Banda Aceh

Dalam sambutannya, Wamen PUPR menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan kota berkelanjutan melalui penerapan prinsip efisiensi energi dan bangunan hijau.

Ia menyebut, sektor bangunan menyumbang lebih dari sepertiga total emisi karbon dunia, sehingga transformasi menuju bangunan hijau menjadi langkah strategis dalam mendukung komitmen Indonesia untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 31,89 persen tanpa syarat dan 43,20 persen dengan dukungan internasional pada tahun 2030.

“Penerapan konsep green building dan smart building menjadi bagian penting dalam mencapai target Net Zero Emission 2060. Melalui regulasi seperti PP Nomor 16 Tahun 2021, Permen PUPR Nomor 21 Tahun 2021, dan Permen PUPR Nomor 10 Tahun 2023, pemerintah berkomitmen mendorong efisiensi energi, konservasi air, serta pemanfaatan material berkelanjutan dalam setiap pembangunan gedung,” ujar Wamen PUPR.

Usai menyampaikan sambutan, Wali Kota Banda Aceh yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Lingkungan dan Perubahan Iklim APEKSI menyerahkan souvenir cenderamata kepada Wamen PUPR, Diana Kusumastuti, sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan atas dukungannya terhadap upaya kolaboratif pemerintah daerah dalam pengembangan kota berkelanjutan di Indonesia.

Setelah pembukaan, forum dilanjutkan dengan City Sharing Session yang menghadirkan tiga narasumber dari Kota Banda Aceh, Magelang, dan Tegal.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal tampil sebagai pemateri pertama dengan paparan berjudul “Low Carbon Model Town (LCMT) melalui Infrastruktur Bangunan Hijau dan Platform Manajemen di Kota Banda Aceh.”

Dalam presentasinya, Illiza menjelaskan langkah konkret Pemerintah Kota Banda Aceh dalam menurunkan emisi karbon, antara lain melalui retrofitting gedung pemerintah, penerapan PLTS atap, serta revisi kebijakan menuju penerapan bangunan hijau di tingkat kota.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kota kecil pun dapat memberi kontribusi besar terhadap bumi. Penerapan konsep Low Carbon Model Town bukan hanya tentang efisiensi energi, tetapi juga tentang perubahan budaya dan kesadaran kolektif untuk beribadah melalui kepedulian terhadap lingkungan,” ungkap Illiza.

Ia juga memaparkan sejumlah inisiatif strategis, seperti kerja sama dengan KOICA Korea Selatan, Toyama City Jepang, Universitas Syiah Kuala (USK) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam studi kelayakan penerapan energi bersih, hingga rencana pembangunan Banda Aceh Academy sebagai pusat pembelajaran dan inovasi berkonsep green building.

Forum ini juga menghadirkan berbagai tokoh dari kementerian, lembaga, pemerintah kota, dan sektor swasta. Selain Wali Kota Banda Aceh, turut hadir Wali Kota Magelang Damar Prasetyono dan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, yang turut membagikan pengalaman daerahnya dalam penerapan konsep bangunan hijau.

Hadir juga Johannes Anhorn, Topic Lead Industrial Decarbonization GIZ Indonesia/ASEAN yang memaparkan arah dekarbonisasi industri di kawasan ASEAN, Alwis Rustam selaku Direktur Eksekutif APEKSI, serta sejumlah praktisi dan pakar seperti Yadi Krisnadi dari Ecobuild Green Building Consultant, Deka Triwibowo dari Ikatan Ahli Bangunan Gedung Hijau Indonesia (IABHI), dan Anastasia Yolanda dari PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Kegiatan KMF APEKSI 2025 menjadi wadah penting bagi para pemimpin kota untuk saling berbagi pengetahuan, pengalaman, dan praktik baik dalam mewujudkan transisi energi yang inklusif dan berkelanjutan menuju kota hijau masa depan.

Tags: APEKSI 2025Forum Nasional APEKSI 2025Wali Kota Banda Aceh
Previous Post

Sembilan Pemain Barcelona Masuk Nominasi FIFPro 2025

Next Post

Perkuat Mitigasi Bencana di Aceh, BNPB Siapkan Sistem Peringatan Dini Terkoneksi Pusdalops Daerah

Related Posts

Program Profiling Guru Berdaya Resmi Dibuka, Ini Harapan Illiza

Program Profiling Guru Berdaya Resmi Dibuka, Ini Harapan Illiza

by Riska Zulfira
10 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membuka secara resmi Profiling Guru dalam Program Guru Berdaya, di Hotel...

33 Keuchik di Banda Aceh Dilantik, Illiza Tekankan Amanah dan Pelayanan

by Riska Zulfira
8 Februari 2026
0

MASAKINI.CO – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal melantik dan mengambil sumpah jabatan 33 keuchik terpilih hasil Pemilihan Keuchik...

Tujuh Ketua TP-PKK Kecamatan di Banda Aceh Resmi Dilantik

by Aininadhirah
6 Februari 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak tujuh ketua Tim Penggerak PKK tingkat kecamatan di Kota Banda Aceh resmi dilantik pada Jumat pagi, (6/2/2026),...

Next Post
Perkuat Mitigasi Bencana di Aceh, BNPB Siapkan Sistem Peringatan Dini Terkoneksi Pusdalops Daerah

Perkuat Mitigasi Bencana di Aceh, BNPB Siapkan Sistem Peringatan Dini Terkoneksi Pusdalops Daerah

Real Madrid Siap Melepaskan Vinicius Junior Dengan Banderol 1,7 Triliun

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co