MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, November 5, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Perkuat Mitigasi Bencana di Aceh, BNPB Siapkan Sistem Peringatan Dini Terkoneksi Pusdalops Daerah

Riska Zulfira by Riska Zulfira
28 Oktober 2025
in News
0
Perkuat Mitigasi Bencana di Aceh, BNPB Siapkan Sistem Peringatan Dini Terkoneksi Pusdalops Daerah

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat meninjau langsung Pusdalops BPBA, Banda Aceh, Selasa (28/10/2025). | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKIN.CO – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berencana membangun sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) yang terkoneksi langsung dengan Pusdalops daerah di Aceh.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat mitigasi dan respons cepat terhadap berbagai potensi bencana di provinsi paling barat Indonesia tersebut.

RelatedPosts

Harga Emas Perhiasan Melonjak Rp140 Ribu per Mayam Hari Ini

BPJS Ketenagakerjaan Bidik 3.000 Penerima Manfaat JKK-JKM di Aceh untuk Program PEKA

Terima Gelar Doktor Kehormatan, Yusril Diharapkan Dukung Penguatan Kekhususan Aceh

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan, Aceh menjadi salah satu wilayah prioritas nasional dalam penanganan bencana karena memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap hampir semua jenis bencana alam di Indonesia.

“Semua klaster bencana ada di Aceh mulai dari gempa bumi, tsunami, banjir, longsor, kebakaran hutan, hingga abrasi pantai dan gunung api. Karena itu, sistem peringatan dini yang terintegrasi sangat penting untuk mengurangi risiko korban dan kerugian,” ujar Suharyanto, Selasa (28/10/2025).

Melalui sistem baru ini, BNPB ingin memastikan bahwa informasi potensi bencana dapat diterima lebih cepat oleh pemerintah daerah dan masyarakat.

Nantinya, setiap peringatan dari pusat akan langsung diteruskan ke Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Dengan sistem terkoneksi ini, peringatan dini tidak hanya berhenti di pusat, tapi langsung diteruskan ke daerah sehingga respons dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran,” jelasnya.

BNPB juga menggandeng sejumlah mitra internasional, termasuk Pemerintah Jepang, dalam pengembangan pusat edukasi dan sistem informasi bencana, khususnya untuk mitigasi tsunami.

“Bahkan ada keinginan dari Wali Kota Banda Aceh untuk menjadikan kota ini pusat studi tsunami, seperti yang di Jepang,” terangnya.

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa Aceh memang membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah pusat mengingat kondisi geografisnya yang rawan bencana.

“Aceh ini daerah khusus yang dikelilingi laut dan pegunungan, potensi bencananya tinggi. Kami sangat mendukung rencana BNPB membangun sistem peringatan dini terintegrasi, agar masyarakat lebih siap,” kata Fadhlullah.

Selain pengembangan sistem peringatan dini, BNPB juga menyalurkan dana siap pakai Rp16,01 miliar untuk penanganan bencana di Aceh sejak 2021 hingga 2024, serta bantuan logistik dan peralatan darurat senilai Rp32,6 miliar sepanjang 2023–2025.

Tags: acehBNPBMitigasi BencanaWagub Aceh Fadhlullah
Previous Post

Jadi Pemateri di Forum Nasional APEKSI 2025,  Illiza Paparkan Konsep Kota Rendah Karbon

Next Post

Real Madrid Siap Melepaskan Vinicius Junior Dengan Banderol 1,7 Triliun

Related Posts

Tanggul Krueng Meureudu Jebol 150 Meter, Mendagri Tinjau Lokasi Banjir

by Riska Zulfira
4 November 2026
0

MASAKINI.CO – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meninjau sejumlah lokasi terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Selasa (3/11/2026)....

BNPB Catat 2.179 Bencana Sepanjang 2026, Karhutla Capai 1.000 Kejadian

by Ali L
22 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 2.179 kejadian bencana di Indonesia sepanjang Januari hingga 20 Oktober 2026. Kebakaran...

639 Hektare Lahan di Enam Provinsi Masih Terbakar

by Ahlul Fikar
15 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Sekitar 639 hektare lahan masih dalam proses pemadaman akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi. Presiden...

Next Post

Real Madrid Siap Melepaskan Vinicius Junior Dengan Banderol 1,7 Triliun

Bacalon Keuchik Jeulingke Protes Nilai Gugur, Sebut Panitia Abaikan Perwal

Bacalon Keuchik Jeulingke Protes Nilai Gugur, Sebut Panitia Abaikan Perwal

Discussion about this post

CERITA

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co