MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Oktober 7, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Bacalon Keuchik Jeulingke Protes Nilai Gugur, Sebut Panitia Abaikan Perwal

Riska Zulfira by Riska Zulfira
28 Oktober 2025
in Daerah
0
Bacalon Keuchik Jeulingke Protes Nilai Gugur, Sebut Panitia Abaikan Perwal

Bacalon Keuchik Desa Jeulingke, Rahmat Saiful. | Foto : Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Proses pemilihan keuchik secara langsung (Pilchiksung) di 37 desa dari sembilan kecamatan di Banda Aceh menuai sorotan.

Salah satu bakal calon keuchik dari Desa Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Rahmat Saiful Bahri, memprotes hasil penilaian Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) yang dianggap tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

RelatedPosts

Pemko Banda Aceh Dorong Sekolah Inklusif Jadi Ruang Aman bagi Semua Anak

68 Mukim di Aceh Besar Diakui sebagai Masyarakat Hukum Adat

Bahasa Aceh Mulai Ditinggalkan Generasi Muda, Bupati Aceh Besar Ingatkan Ancaman Hilangnya Identitas

Rahmat menilai, P2K tidak mengakomodir nilai pengalaman yang seharusnya ia terima sebagai penjabat (Pj) keuchik selama 10 bulan, sebagaimana diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 26 Tahun 2025 dan Surat Edaran (SE) Wali Kota Banda Aceh sebagai penjelasan tambahan atas perwal tersebut.

Dalam perwal itu disebutkan bahwa calon yang pernah menjabat sebagai keuchik dengan masa kerja kurang dari enam tahun memiliki bobot nilai delapan. “Saya pernah menjabat Pj keuchik selama sepuluh bulan, seharusnya nilai itu saya dapat. Tapi panitia tidak mau mengakomodir,” ujar Rahmat, Selasa (28/10/2025).

Menurutnya, P2K berdalih bahwa surat edaran wali kota hanya bersifat imbauan, bukan aturan yang wajib diikuti. Namun, Rahmat menegaskan bahwa surat edaran tersebut adalah penjelasan resmi dari perwal, bukan sekadar himbauan.

“Kalau surat edaran ini diabaikan, jelas saya dirugikan. Nilai saya jatuh, padahal kalau diakomodir sesuai aturan, saya masuk sebagai calon keuchik,” katanya.

Rahmat juga menjelaskan bahwa proses penyaringan calon keuchik dilakukan berdasarkan sistem penilaian yang mencakup beberapa aspek, seperti pengalaman kerja, pendidikan, usia, dan kemampuan membaca Al-Qur’an. Selain itu, calon wajib melampirkan surat bebas narkoba dan bagi pegawai negeri sipil (PNS) diwajibkan untuk mengajukan cuti.

Ia mengaku telah menyampaikan keberatan kepada pihak Kecamatan Jeulingke dan Pemerintah Kota Banda Aceh. “Panitia sudah dipanggil camat untuk diberikan penjelasan, tapi tetap tidak mau mengakui nilai saya. Saya merasa dizalimi,” ungkapnya.

Rahmat menegaskan, jika tidak ada penyelesaian yang adil, ia akan membawa persoalan ini ke jalur hukum. “Kalau tidak ada kesamaan persepsi dan keadilan, saya siap melakukan gugatan. Karena aturan ini jelas, bukan palsu,” tegasnya.

Pelaksanaan Pilchiksung Banda Aceh tahun ini diatur berdasarkan Perwal Nomor 26 Tahun 2025, yang menetapkan jumlah calon keuchik maksimal lima orang dan minimal dua orang. Jika pendaftar lebih dari lima, maka dilakukan seleksi berbasis penilaian administratif dan kompetensi.

Tags: Balaon keuchik protesBanda AcehPerwal Banda AcehPilchiksung Banda Aceh
Previous Post

Real Madrid Siap Melepaskan Vinicius Junior Dengan Banderol 1,7 Triliun

Next Post

Polisi Tangkap Pemilik Ladang Ganja di Bener Meriah

Related Posts

Pemko Banda Aceh Dorong Sekolah Inklusif Jadi Ruang Aman bagi Semua Anak

by Riska Zulfira
7 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh mendorong sekolah dasar tidak hanya menerima peserta didik berkebutuhan khusus, tetapi juga membangun...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asal Malaysia

by Ahmad Mufti
6 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan pada Wisuda Gelombang III Tahun 2026. Dari jumlah...

Pemko Banda Aceh Dorong Koperasi Merah Putih Masuk Ekosistem Digital

by Riska Zulfira
6 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh mendorong Koperasi Merah Putih Syariah (KDMPS) mempercepat transformasi digital agar pengelolaan koperasi lebih tertata...

Next Post
Polisi Tangkap Pemilik Ladang Ganja di Bener Meriah

Polisi Tangkap Pemilik Ladang Ganja di Bener Meriah

Rumah Warga Aceh Besar Ludes Terbakar, Pemilik Sedang Tak di Rumah

Rumah Warga Aceh Besar Ludes Terbakar, Pemilik Sedang Tak di Rumah

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co