MASAKINI.CO – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Lhoong sejak Selasa (11/11/2025) pagi menyebabkan banjir luapan di dua gampong, yakni Teungoh Geunteut dan Baroh Geunteut, Kabupaten Aceh Besar.
Akibatnya, puluhan rumah warga, lahan pertanian, tempat usaha, hingga satu sekolah dasar terendam air setinggi 40 sentimeter.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, mengatakan banjir terjadi akibat luapan Sungai Krueng Kala yang tak mampu menampung debit air setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut.
Menurutnya, banjir kali ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun pengungsi. Namun, genangan air sempat menghambat akses warga di jalan utama menuju Gampong Teungoh Geunteut selama beberapa jam.
“Total ada 63 unit rumah yang terdampak di dua gampong, serta delapan warung dan satu sekolah dasar (MIN 41 Lhoong) yang juga sempat digenangi air,” jelas Ridwan.
Selain pemukiman, sekitar 7 hektare lahan persawahan milik warga juga ikut terendam. Padahal, sebagian besar sawah itu sedang menunggu masa panen.
“Kami masih mendata kerugian masyarakat, terutama petani yang lahannya tergenang. Meski begitu, air kini sudah berangsur surut dan aktivitas warga mulai normal,” katanya.
Ridwan menambahkan, petugas BPBD Aceh Besar bersama unsur Muspika, TNI, Polri, serta aparatur gampong terus melakukan asesmen dan pemantauan di lapangan.
“Meskipun debit air sudah menurun, alirannya masih deras dan keruh, jadi masyarakat perlu tetap waspada,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa kawasan wisata Air Terjun Krueng Kala sempat terdampak banjir luapan, namun kini sudah dapat kembali diakses.
“Tadi sore petugas dan warga sudah membersihkan area sekitar wisata. Situasi sudah aman, tetapi tetap harus berhati-hati karena kondisi tanah masih labil,” tambahnya.










Discussion about this post