MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Februari 17, 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Menembus Lumpur Pidie Jaya, Perias Aceh Antar Bantuan ke Wilayah yang Masih Sulit Diakses

Masa Kini by Masa Kini
13 Desember 2025
in News
0

Komunitas Perias Aceh turun menyalurkan bantuan ke sejumlah gampong terdampak di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya | foto: dok untuk masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Di tengah keterbatasan akses pascabanjir, Komunitas Perias Aceh turun langsung menyalurkan bantuan ke sejumlah gampong terdampak di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Aksi kemanusiaan ini dilakukan setelah komunitas tersebut menggalang donasi selama 10 hari, sejak 29 November hingga 8 Desember 2025.

Perwakilan Komunitas Perias Aceh, Sri Wahyuni, mengatakan bantuan dihimpun dari 71 anggota komunitas serta donatur lain yang berprofesi sebagai make up artist (MUA), jasa henna, dan masyarakat umum. “Kami bergerak dari profesi yang mungkin jarang disangka, tapi kepedulian kami sama besarnya dengan yang lain,” ujar Sri Wahyuni, Sabtu (13/12/2025).

RelatedPosts

Kecelakaan di Tol Sigli–Banda Aceh, 1 Tewas dan 2 Luka-Luka

Pesawat Simulasi dan Gedung A2 Asrama Haji Aceh Diresmikan, Wagub Soroti Harga Tiket

Keutamaan Salat Tarawih Berjamaah di Bulan Ramadan

Bantuan yang disalurkan berupa Sembako, pakaian bekas layak pakai yang telah diseleksi, alat mandi, perlengkapan ibadah, serta pakaian dalam yang baru, Rombongan relawan berangkat ke lokasi pada 9 Desember 2025 dan menyasar sejumlah titik, antara lain Simpang Tiga Meureudu, Kampung Beurawang, dan Desa Manyang Lancok

Sri Wahyuni menyebut Meunasah tuha, Desa pante beurne, Desa mancang, dan desa blangcut menjadi lokasi tersulit yang berhasil dijangkau. Saat rombongan tiba, wilayah tersebut baru bisa diakses dua hari setelah sebelumnya terisolasi selama empat hari pasca bencana. Kunjungan itu juga bertepatan dengan kedatangan Wakil Gubernur Aceh dan Bupati Pidie Jaya, yang saat itu melakukan mediasi dengan warga terkait sungai yang dipenuhi kayu sisa banjir.

“Warga keberatan sungai dibersihkan karena khawatir akan terjadi banjir besar lagi. Itu menunjukkan betapa trauma dan berat kondisi yang mereka hadapi,” kata sri wahyuni

Selain persoalan sosial, tantangan utama relawan adalah medan berat berupa lumpur tebal yang masih melekat di jalan-jalan desa. Menurut Sri Wahyuni, kondisi inilah yang menjawab pertanyaan mengapa masih banyak korban belum tersentuh bantuan.

“Banyak wilayah yang sulit diakses dan seharusnya ditangani dengan peralatan profesional serta kehadiran aparat agar warga merasa aman,” ujarnya.

Komunitas Perias Aceh yang di ketuai oleh Nurul Nahri ini juga menilai penyaluran bantuan perlu menjangkau langsung ke rumah-rumah korban, tidak hanya terpusat di posko. Mereka berharap masyarakat untuk terus menunjukkan kepedulian karena kebutuhan warga terdampak masih tinggi.

“Makanan, minuman, dan alat mandi masih sangat dibutuhkan. Uluran tangan semua pihak masih dinanti,” tuturnya.

Tags: Banjir dan LongsorMUA AcehPerias AcehPidie Jaya
Previous Post

Di Tengah Penanganan Banjir, Gubernur Aceh Percepat Penetapan 6.508 PPPK Paruh Waktu

Next Post

Kayu di Lokasi Bencana Berpotensi Jadi Bukti Pelanggaran Lingkungan

Related Posts

Persit TNI Gelar Trauma Healing, Pulihkan Senyum Anak Korban Banjir di Pidie Jaya

by Redaksi
31 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Istri prajurit TNI yang tergabung dalam Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XIX Kodim 0102 menggelar kegiatan trauma...

Gubernur Aceh Perpanjang Keempat Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi

by Riska Zulfira
23 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) kembali menetapkan perpanjangan keempat status tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh selama tujuh hari,...

Pendidikan yang Bertahan

Aceh Tamiang dan Pidie Jaya Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana

by Aininadhirah
21 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul dampak...

Next Post

Kayu di Lokasi Bencana Berpotensi Jadi Bukti Pelanggaran Lingkungan

Harga Bahan Dapur Mulai Turun, Aktivitas Belanja Masih Lesu

Discussion about this post

CERITA

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

Dari Aceh ke Jakarta Lewat Layar: Cerita Irhamna Menemukan Ritme Kerja yang Lebih Tenang

1 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co