MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, September 5, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Menembus Lumpur Pidie Jaya, Perias Aceh Antar Bantuan ke Wilayah yang Masih Sulit Diakses

Masa Kini by Masa Kini
13 Desember 2025
in News
0

Komunitas Perias Aceh turun menyalurkan bantuan ke sejumlah gampong terdampak di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya | foto: dok untuk masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Di tengah keterbatasan akses pascabanjir, Komunitas Perias Aceh turun langsung menyalurkan bantuan ke sejumlah gampong terdampak di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Aksi kemanusiaan ini dilakukan setelah komunitas tersebut menggalang donasi selama 10 hari, sejak 29 November hingga 8 Desember 2025.

Perwakilan Komunitas Perias Aceh, Sri Wahyuni, mengatakan bantuan dihimpun dari 71 anggota komunitas serta donatur lain yang berprofesi sebagai make up artist (MUA), jasa henna, dan masyarakat umum. “Kami bergerak dari profesi yang mungkin jarang disangka, tapi kepedulian kami sama besarnya dengan yang lain,” ujar Sri Wahyuni, Sabtu (13/12/2025).

RelatedPosts

Kemenag Salurkan Rp11,6 Miliar untuk Pulihkan 306 Masjid dan Musala Terdampak Bencana di Aceh

Harga Emas Perhiasan Stabil, Antam Justru Naik Rp31 Ribu

Sekda Aceh Minta SKPA Percepat Persiapan Perubahan RKPA 2026, Pastikan Anggaran Realistis

Bantuan yang disalurkan berupa Sembako, pakaian bekas layak pakai yang telah diseleksi, alat mandi, perlengkapan ibadah, serta pakaian dalam yang baru, Rombongan relawan berangkat ke lokasi pada 9 Desember 2025 dan menyasar sejumlah titik, antara lain Simpang Tiga Meureudu, Kampung Beurawang, dan Desa Manyang Lancok

Sri Wahyuni menyebut Meunasah tuha, Desa pante beurne, Desa mancang, dan desa blangcut menjadi lokasi tersulit yang berhasil dijangkau. Saat rombongan tiba, wilayah tersebut baru bisa diakses dua hari setelah sebelumnya terisolasi selama empat hari pasca bencana. Kunjungan itu juga bertepatan dengan kedatangan Wakil Gubernur Aceh dan Bupati Pidie Jaya, yang saat itu melakukan mediasi dengan warga terkait sungai yang dipenuhi kayu sisa banjir.

“Warga keberatan sungai dibersihkan karena khawatir akan terjadi banjir besar lagi. Itu menunjukkan betapa trauma dan berat kondisi yang mereka hadapi,” kata sri wahyuni

Selain persoalan sosial, tantangan utama relawan adalah medan berat berupa lumpur tebal yang masih melekat di jalan-jalan desa. Menurut Sri Wahyuni, kondisi inilah yang menjawab pertanyaan mengapa masih banyak korban belum tersentuh bantuan.

“Banyak wilayah yang sulit diakses dan seharusnya ditangani dengan peralatan profesional serta kehadiran aparat agar warga merasa aman,” ujarnya.

Komunitas Perias Aceh yang di ketuai oleh Nurul Nahri ini juga menilai penyaluran bantuan perlu menjangkau langsung ke rumah-rumah korban, tidak hanya terpusat di posko. Mereka berharap masyarakat untuk terus menunjukkan kepedulian karena kebutuhan warga terdampak masih tinggi.

“Makanan, minuman, dan alat mandi masih sangat dibutuhkan. Uluran tangan semua pihak masih dinanti,” tuturnya.

Tags: Banjir dan LongsorMUA AcehPerias AcehPidie Jaya
Previous Post

Di Tengah Penanganan Banjir, Gubernur Aceh Percepat Penetapan 6.508 PPPK Paruh Waktu

Next Post

Kayu di Lokasi Bencana Berpotensi Jadi Bukti Pelanggaran Lingkungan

Related Posts

KKN USK Hadirkan Ruang Belajar Kreatif, Anak Pidie Jaya Belajar Karakter Lewat Film Edukatif

by Redaksi
25 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Memperingati Hari Anak Nasional, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) Kelompok 11 menghadirkan metode belajar...

Program Revitalisasi Sekolah 2026 Mulai Jalan, 72 Sekolah di Pidie Jaya Dapat Rp86,7 Miliar

by Riska Zulfira
10 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Program revitalisasi satuan pendidikan tahun 2026 mulai direalisasikan pemerintah. Di Kabupaten Pidie Jaya, sebanyak 72 sekolah terdampak bencana...

Misi Kemanusiaan di Aceh Tengah, Luna Maya Rela Sahur Sederhana di Rumah Warga Terdampak Banjir

by Riska Zulfira
21 Februari 2026
0

MASAKINI.CO – Artis nasional Luna Maya mengunjungi Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, tiga bulan setelah bencana banjir dan longsor melanda wilayah...

Next Post

Kayu di Lokasi Bencana Berpotensi Jadi Bukti Pelanggaran Lingkungan

Harga Bahan Dapur Mulai Turun, Aktivitas Belanja Masih Lesu

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co