MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Oktober 21, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Menembus Lumpur Pidie Jaya, Perias Aceh Antar Bantuan ke Wilayah yang Masih Sulit Diakses

Masa Kini by Masa Kini
13 Desember 2025
in News
0

Komunitas Perias Aceh turun menyalurkan bantuan ke sejumlah gampong terdampak di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya | foto: dok untuk masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Di tengah keterbatasan akses pascabanjir, Komunitas Perias Aceh turun langsung menyalurkan bantuan ke sejumlah gampong terdampak di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Aksi kemanusiaan ini dilakukan setelah komunitas tersebut menggalang donasi selama 10 hari, sejak 29 November hingga 8 Desember 2025.

Perwakilan Komunitas Perias Aceh, Sri Wahyuni, mengatakan bantuan dihimpun dari 71 anggota komunitas serta donatur lain yang berprofesi sebagai make up artist (MUA), jasa henna, dan masyarakat umum. “Kami bergerak dari profesi yang mungkin jarang disangka, tapi kepedulian kami sama besarnya dengan yang lain,” ujar Sri Wahyuni, Sabtu (13/12/2025).

RelatedPosts

Latif Usman Resmi Jabat Wakapolda Aceh, Gantikan Ari Wahyu Widodo

Kerap Macet, Dishub Aceh Siapkan Pembatasan Truk dan Pelebaran Jalan di Simpang Cot Irie

Sudah Sepekan Harga Emas Perhiasan Tak Berubah, Antam Turun Rp10.000

Bantuan yang disalurkan berupa Sembako, pakaian bekas layak pakai yang telah diseleksi, alat mandi, perlengkapan ibadah, serta pakaian dalam yang baru, Rombongan relawan berangkat ke lokasi pada 9 Desember 2025 dan menyasar sejumlah titik, antara lain Simpang Tiga Meureudu, Kampung Beurawang, dan Desa Manyang Lancok

Sri Wahyuni menyebut Meunasah tuha, Desa pante beurne, Desa mancang, dan desa blangcut menjadi lokasi tersulit yang berhasil dijangkau. Saat rombongan tiba, wilayah tersebut baru bisa diakses dua hari setelah sebelumnya terisolasi selama empat hari pasca bencana. Kunjungan itu juga bertepatan dengan kedatangan Wakil Gubernur Aceh dan Bupati Pidie Jaya, yang saat itu melakukan mediasi dengan warga terkait sungai yang dipenuhi kayu sisa banjir.

“Warga keberatan sungai dibersihkan karena khawatir akan terjadi banjir besar lagi. Itu menunjukkan betapa trauma dan berat kondisi yang mereka hadapi,” kata sri wahyuni

Selain persoalan sosial, tantangan utama relawan adalah medan berat berupa lumpur tebal yang masih melekat di jalan-jalan desa. Menurut Sri Wahyuni, kondisi inilah yang menjawab pertanyaan mengapa masih banyak korban belum tersentuh bantuan.

“Banyak wilayah yang sulit diakses dan seharusnya ditangani dengan peralatan profesional serta kehadiran aparat agar warga merasa aman,” ujarnya.

Komunitas Perias Aceh yang di ketuai oleh Nurul Nahri ini juga menilai penyaluran bantuan perlu menjangkau langsung ke rumah-rumah korban, tidak hanya terpusat di posko. Mereka berharap masyarakat untuk terus menunjukkan kepedulian karena kebutuhan warga terdampak masih tinggi.

“Makanan, minuman, dan alat mandi masih sangat dibutuhkan. Uluran tangan semua pihak masih dinanti,” tuturnya.

Tags: Banjir dan LongsorMUA AcehPerias AcehPidie Jaya
Previous Post

Di Tengah Penanganan Banjir, Gubernur Aceh Percepat Penetapan 6.508 PPPK Paruh Waktu

Next Post

Kayu di Lokasi Bencana Berpotensi Jadi Bukti Pelanggaran Lingkungan

Related Posts

KNPI Aceh Dorong Pemuda Jadi Mitra Sekaligus Pengawal Program Pemerintah

by Ahmad Mufti
7 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – DPD KNPI Aceh mendorong pemuda tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi ikut mengambil peran sebagai mitra strategis...

Irigasi Seunong Rusak, Warga Pidie Jaya Harus Gotong Royong Jaga Aliran Air

by Ahmad Mufti
5 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Kerusakan Daerah Irigasi (D.I.) Seunong di Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya, membuat masyarakat harus bergotong royong secara swadaya...

Cegah Stunting, Pidie Jaya Bangun Jamban Sehat untuk Keluarga Rawan Stunting

by Redaksi
26 September 2026
0

MASAKINI.CO – Upaya pencegahan stunting di Kabupaten Pidie Jaya tidak hanya diarahkan pada edukasi keluarga, tetapi juga perbaikan sanitasi. Salah...

Next Post

Kayu di Lokasi Bencana Berpotensi Jadi Bukti Pelanggaran Lingkungan

Harga Bahan Dapur Mulai Turun, Aktivitas Belanja Masih Lesu

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co