MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Juli 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

KKN USK Hadirkan Ruang Belajar Kreatif, Anak Pidie Jaya Belajar Karakter Lewat Film Edukatif

Redaksi by Redaksi
25 Juli 2026
in News
0

Nonton bersama (NOBAR) yang digelar mahasiswa KKN USK bersama anak-anak desa Cut Langien di Kantor Geuchik Gampong Cut Langien, Jumat (24/7/2026) | Foto: dok untuk masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Memperingati Hari Anak Nasional, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) Kelompok 11 menghadirkan metode belajar alternatif bagi anak-anak Gampong Cut Langien, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, melalui tayangan film edukatif.

Kegiatan nonton bersama (NOBAR) yang digelar di Kantor Geuchik Gampong Cut Langien, Jumat (24/7/2026), tidak hanya menjadi hiburan bagi anak-anak, tetapi juga dirancang sebagai media pembentukan karakter dan penanaman nilai moral sejak usia dini.

RelatedPosts

67 Persen Orang Tua Masih Beri Kental Manis ke Balita, Kemenkes Dorong Edukasi Gizi

DPRK Dorong Penataan Kawasan Fly Over Simpang Surabaya Jadi Ruang Publik yang Lebih Nyaman

Digelar Setiap 10 Tahun, Sensus Ekonomi 2026 Petakan Struktur Usaha Indonesia

Ketua KKN USK Kelompok 11, Ari Maulana, mengatakan peringatan Hari Anak Nasional harus menjadi momentum menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi tumbuh kembang anak, bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang perlu dibekali bukan hanya ilmu pengetahuan, tetapi juga karakter yang kuat,” kata Ari.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak menyaksikan dua film edukatif dari kanal Kabi – Grow With Your Deen, yakni “Hazeem Pelit! Bekal Banyak Tapi Tidak Mau Berbagi – Petualangan Kabi dan Bica” serta “Kisah Nabi Muhammad SAW – Kelahiran Rasul Terakhir.”

Kedua tayangan tersebut dipilih karena menyampaikan pesan pendidikan karakter melalui cerita yang mudah dipahami anak-anak. Pesan yang disampaikan meliputi pentingnya berbagi, menghormati orang tua, kejujuran, kepedulian, hingga meneladani akhlak Rasulullah SAW.

Puluhan anak terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Selain menikmati tayangan, mereka juga diajak berdiskusi mengenai nilai-nilai yang terkandung dalam film.

Menurut Ari, pendekatan pembelajaran melalui media audio visual menjadi cara efektif untuk menarik perhatian anak sekaligus membantu mereka memahami nilai kehidupan melalui pengalaman yang menyenangkan.

“Melalui kegiatan nonton bersama ini, kami ingin menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan dengan pesan tentang kejujuran, kepedulian, semangat berbagi, menghormati orang tua, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW,” ujarnya.

Salah seorang peserta, Akifa, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai film yang ditampilkan tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pelajaran yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya belajar kalau kita harus suka berbagi dengan teman, menghormati orang tua, dan menjadi anak yang baik,” katanya.

Kegiatan tersebut juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 4 tentang pendidikan berkualitas melalui pembelajaran kreatif dan menyenangkan. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDGs poin 16 melalui penguatan karakter, nilai moral, serta budaya saling menghargai.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN USK Kelompok 11, Muhammad Sayuthi, S.P., M.P., mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang menghadirkan edukasi karakter dengan pendekatan yang dekat dengan dunia anak.

Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata melalui program sederhana yang memiliki dampak positif bagi masyarakat.

Tags: Anak-anakedukasi karakterfilm edukatifHari Anak NasionalKKN USKPidie Jaya
Previous Post

Awien Syuib Bagikan Cara Menghadapi Komentar Negatif Bagi Konten Kreator

Next Post

Status Wakaf Blangpadang Belum Jelas, Pemerintah Aceh Minta Kepastian Hukum

Related Posts

Hari Anak Nasional, YBHA Soroti Perlindungan Anak Aceh yang Masih Rentan

by Riska Zulfira
23 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Peringatan Hari Anak Nasional 2026 menjadi momentum untuk mengevaluasi sejauh mana sistem perlindungan anak di Aceh berjalan. Yayasan...

Program Revitalisasi Sekolah 2026 Mulai Jalan, 72 Sekolah di Pidie Jaya Dapat Rp86,7 Miliar

by Riska Zulfira
10 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Program revitalisasi satuan pendidikan tahun 2026 mulai direalisasikan pemerintah. Di Kabupaten Pidie Jaya, sebanyak 72 sekolah terdampak bencana...

Banjir Kembali Rendam Permukiman Warga Pidie Jaya

by Aininadhirah
17 Februari 2026
0

MASAKINI.CO – Menjelang dua hari sebelum bulan suci Ramadan, kondisi permukiman warga di kawasan SP 4, Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya...

Next Post

Status Wakaf Blangpadang Belum Jelas, Pemerintah Aceh Minta Kepastian Hukum

Samsung Galaxy Watch Ultra2, Satukan Performa Outdoor dan Insight Kesehatan Berbasis AI

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co