MASAKINI.CO – Digital konten kreator atau konten kreator asal Aceh, Awien Syuib, mengajak para kreator konten untuk tidak menjadikan komentar negatif di media sosial sebagai penghalang dalam berkarya. Menurutnya, kritik maupun komentar bernada negatif justru dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi sekaligus inspirasi untuk menciptakan konten baru.
Ia menilai komentar dari audiens merupakan bentuk keterlibatan yang dapat dimanfaatkan kreator untuk memahami apa yang diinginkan publik.
“Dari komentar negatif bisa menjadi konten kita yang baru,” ujar Awien saat menjadi pemateri Workshop, Jumat (24/7/2026).
Ia mengatakan, seorang konten kreator tidak perlu hanya menunggu respons positif dari audiens. Menurutnya, setiap komentar, baik yang bernada positif maupun negatif, memiliki nilai yang dapat dijadikan bahan untuk memperbaiki kualitas konten di masa mendatang.
“Kita perlu komentar dari mereka, mau itu negatif ataupun positif. Saya pribadi juga sering mendapatkan komentar seperti itu,” katanya.
Awien menjelaskan, komentar negatif sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai serangan pribadi. Sebaliknya, kreator perlu memilah kritik yang membangun untuk dijadikan bahan evaluasi, sementara komentar yang bersifat menjatuhkan cukup disikapi dengan bijak tanpa memengaruhi semangat dalam berkarya.
Menurutnya, konsistensi dan kemampuan menerima berbagai respons dari audiens menjadi salah satu kunci bagi seorang kreator untuk terus berkembang di tengah persaingan konten digital yang semakin ketat. Dengan sikap tersebut, setiap masukan yang diterima dapat diolah menjadi ide-ide kreatif yang relevan dengan kebutuhan dan minat masyarakat.
Awien juga mengingatkan bahwa interaksi dengan audiens merupakan bagian penting dalam membangun komunitas di media sosial. Karena itu, ia mendorong para kreator untuk tetap terbuka terhadap berbagai tanggapan selama disampaikan dalam batas yang wajar dan dapat menjadi pembelajaran untuk menghasilkan konten yang lebih berkualitas.





Discussion about this post