MASAKINI.CO – Influencer asal Turki, Tugba Kiara, membagikan pengalaman emosionalnya saat pertama kali mengunjungi korban banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang. Di tengah keterbatasan dan kerusakan akibat bencana, satu permintaan warga justru membuatnya terdiam dan tersentuh: Al-Qur’an.
Tugba mengaku awalnya menanyakan keluhan utama yang dirasakan para korban setelah bencana melanda. Namun, alih-alih meminta bantuan makanan atau pakaian, seorang ibu korban banjir justru menyampaikan kebutuhan akan Al-Qur’an.
“Saya sedih melihat kondisi mereka. Tapi yang paling menyentuh hati saya, saat ditanya apa yang mereka butuhkan, jawabannya justru Al-Qur’an,” ujar Tugba, Senin (15/12/2025).
Permintaan itu bukan tanpa alasan. Menurut penuturan warga, Al-Qur’an yang mereka miliki, baik di rumah maupun di masjid sekitar, rusak parah akibat terendam lumpur dan air banjir. Tidak ada satu pun kitab yang tersisa dan layak digunakan setelah bencana tersebut.
Kondisi itu kemudian disampaikan relawan kepada tim Rumah Zakat untuk segera ditindaklanjuti. Penyediaan Al-Qur’an pun mulai dipersiapkan, tidak hanya sebagai bantuan darurat, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian spiritual, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.
Tugba menilai, permintaan tersebut menjadi pengingat bahwa para penyintas bencana tidak hanya membutuhkan bantuan fisik, tetapi juga penguatan mental dan spiritual untuk bangkit dari trauma.
“Anak-anak di sana masih terlihat ceria dan penuh semangat, padahal mereka baru saja mengalami musibah besar. Itu membuat saya sedih sekaligus terharu,” ungkapnya.
Selain menyalurkan bantuan langsung ke lokasi bencana, Rumah Zakat turut menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp3 miliar untuk masyarakat Aceh yang terdampak banjir dan longsor. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Pemerintah Aceh dan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, di Banda Aceh.
Chief Marketing Officer Rumah Zakat, Didi Sabir, menjelaskan bahwa donasi tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Paragon Corps, Kitabisa.com, para influencer, hingga donatur individu.
“Donasi ini berasal dari kolaborasi banyak pihak yang peduli terhadap korban banjir dan longsor di Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” kata Didi.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para penyintas sekaligus membantu pemulihan kehidupan sosial dan spiritual masyarakat pasca bencana.










Discussion about this post