MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, September 7, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Kelangkaan Pupuk Urea Berulang, Petani di Aceh Besar Kesulitan Penuhi Kebutuhan Tanam

Riska Zulfira by Riska Zulfira
25 Desember 2025
in News
0
Aceh, Pasca 20 Tahun Tsunami

Hasan Basri, menabur pupuk di sawah miliknya di Desa Ateuk Cut, Simpang Tiga, Aceh Besar, Sabtu (29/6/2024). Foto: Ahmad Mufti/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Petani di Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, kembali menghadapi kelangkaan pupuk urea yang terjadi sejak awal masa tanam. Kondisi ini sudah dirasakan sekitar satu bulan terakhir, bertepatan dengan masa pembenihan dan penyemaian padi.

Petani Gampong Meureu, Kecamatan Indrapuri, Iskandar, mengatakan pupuk urea dan NPK merupakan kebutuhan utama petani setelah masa tanam. Namun, hingga kini stok pupuk di kios resmi kerap kosong, meski petani telah mengikuti seluruh prosedur pembelian pupuk subsidi.

RelatedPosts

Motor Dipinjam untuk Ambil Paket, Pria di Aceh Besar Malah Gadaikan Rp6 Juta

Senam Sederhana untuk Mengecilkan Perut, Ini Gerakan yang Bisa Dilakukan di Rumah

Terseret Arus Saat Berenang di Krueng Aceh, Pria Asal Keudah Ditemukan Tewas

“Setiap musim tanam selalu seperti ini. Kami sudah datang ke kios, tapi jawabannya pupuk belum masuk atau tidak ada stok,” ujar Iskandar, Kamis (25/12/2025).

Ia menambahkan, kelangkaan pupuk tidak hanya terjadi di Indrapuri, tetapi juga dirasakan di sejumlah wilayah lain, seperti Blang Bintang, Seulimeum, hingga Lembah Seulawah. “Saya sudah mencari sampai ke daerah-daerah tersebut, namun tetap tidak ada,” katanya.

Iskandar menyebut kelangkaan pupuk bukan persoalan baru. Kondisi serupa kerap terjadi setiap tahun, terutama saat memasuki musim tanam. Selain keterbatasan stok, pembelian pupuk subsidi juga dibatasi per kepala keluarga, sementara kebutuhan pupuk setiap petani berbeda-beda, bergantung pada luas lahan yang digarap.

“Luas sawah tiap petani berbeda, tapi jatah pupuk disamakan. Ini yang membuat kebutuhan tidak pernah terpenuhi,” katanya.

Ia menjelaskan, keterbatasan pupuk membuat petani tidak mampu memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman padi secara optimal. Akibatnya, hasil panen cenderung stagnan bahkan menurun dibanding musim sebelumnya, meski modal tanam sudah dikeluarkan sejak awal.

“Kondisinya saat ini memang belum menguning karena ada hujan, tapi semisal sudah menguning itu bakal imbas ke hasil panen,” sebutnya. 

Keluhan serupa disampaikan petani lain, Aisyah. Ia menilai distribusi pupuk subsidi belum sepenuhnya menyentuh kebutuhan petani padi, khususnya di wilayah sawah tadah hujan yang membutuhkan pemupukan tepat waktu.

“Pupuk subsidi sulit didapat, sementara pupuk non-subsidi harganya tinggi dan sering kali barangnya juga tidak tersedia,” ucap Aisyah.

Para petani berharap pemerintah memperbaiki tata kelola distribusi pupuk, meningkatkan ketersediaan di kios resmi, serta memastikan pupuk benar-benar sampai ke petani padi. 

Mereka menilai kepastian pupuk menjadi faktor penting agar aktivitas tanam dapat berjalan lancar dan berkelanjutan.

 

Tags: Aceh BesarDistribusi PupukKelangkaan PupukMasalah PertanianPertanian Aceh BesarPetani IndrapuriPetani PadiPupuk SubsidiPupuk Urea
Previous Post

Hari Ini, Wilayah Terdampak Bencana Masih di Guyur Hujan

Next Post

21 Tahun Tsunami Aceh, Nelayan Pantang Melaut Sehari Penuh

Related Posts

Api Lahap 3 Hektare Lahan Rumbia di Aceh Besar, Diduga Dipicu Pembakaran Sampah

by Ahmad Mufti
28 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Kebakaran lahan rumbia terjadi di Gampong Leugeu, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (28/8/2026). Api menghanguskan sekitar...

Bulog Salurkan 1,8 Juta Kg Beras untuk 60.027 Penerima di Aceh Besar

by Riska Zulfira
14 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 60.027 keluarga penerima manfaat (PBP) di Kabupaten Aceh Besar akan menerima bantuan pangan berupa beras dari Perum...

Angin Kencang Masih Terjadi, Lima Pohon Tumbang dalam Sehari

by Riska Zulfira
7 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Cuaca ekstrem masih terjadi di Aceh Besar. Hari ini, lima titik pohon tumbang dilaporkan terjadi akibat hembusan angin...

Next Post
Cuaca Ekstrem, Nelayan di Aceh Tetap Melaut

21 Tahun Tsunami Aceh, Nelayan Pantang Melaut Sehari Penuh

Mahasiswa LDK Masjid USK Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Bireuen

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co