MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Oktober 23, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Kelangkaan Pupuk Urea Berulang, Petani di Aceh Besar Kesulitan Penuhi Kebutuhan Tanam

Riska Zulfira by Riska Zulfira
25 Desember 2025
in News
0
Aceh, Pasca 20 Tahun Tsunami

Hasan Basri, menabur pupuk di sawah miliknya di Desa Ateuk Cut, Simpang Tiga, Aceh Besar, Sabtu (29/6/2024). Foto: Ahmad Mufti/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Petani di Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, kembali menghadapi kelangkaan pupuk urea yang terjadi sejak awal masa tanam. Kondisi ini sudah dirasakan sekitar satu bulan terakhir, bertepatan dengan masa pembenihan dan penyemaian padi.

Petani Gampong Meureu, Kecamatan Indrapuri, Iskandar, mengatakan pupuk urea dan NPK merupakan kebutuhan utama petani setelah masa tanam. Namun, hingga kini stok pupuk di kios resmi kerap kosong, meski petani telah mengikuti seluruh prosedur pembelian pupuk subsidi.

RelatedPosts

PUPR Banda Aceh Pasang Kembali Dua Pompa Air di Underpass Beurawe

Harga Ikan Dencis di Banda Aceh Turun Rp5.000 per Kilogram

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Turun Rp30 Ribu per Mayam

“Setiap musim tanam selalu seperti ini. Kami sudah datang ke kios, tapi jawabannya pupuk belum masuk atau tidak ada stok,” ujar Iskandar, Kamis (25/12/2025).

Ia menambahkan, kelangkaan pupuk tidak hanya terjadi di Indrapuri, tetapi juga dirasakan di sejumlah wilayah lain, seperti Blang Bintang, Seulimeum, hingga Lembah Seulawah. “Saya sudah mencari sampai ke daerah-daerah tersebut, namun tetap tidak ada,” katanya.

Iskandar menyebut kelangkaan pupuk bukan persoalan baru. Kondisi serupa kerap terjadi setiap tahun, terutama saat memasuki musim tanam. Selain keterbatasan stok, pembelian pupuk subsidi juga dibatasi per kepala keluarga, sementara kebutuhan pupuk setiap petani berbeda-beda, bergantung pada luas lahan yang digarap.

“Luas sawah tiap petani berbeda, tapi jatah pupuk disamakan. Ini yang membuat kebutuhan tidak pernah terpenuhi,” katanya.

Ia menjelaskan, keterbatasan pupuk membuat petani tidak mampu memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman padi secara optimal. Akibatnya, hasil panen cenderung stagnan bahkan menurun dibanding musim sebelumnya, meski modal tanam sudah dikeluarkan sejak awal.

“Kondisinya saat ini memang belum menguning karena ada hujan, tapi semisal sudah menguning itu bakal imbas ke hasil panen,” sebutnya. 

Keluhan serupa disampaikan petani lain, Aisyah. Ia menilai distribusi pupuk subsidi belum sepenuhnya menyentuh kebutuhan petani padi, khususnya di wilayah sawah tadah hujan yang membutuhkan pemupukan tepat waktu.

“Pupuk subsidi sulit didapat, sementara pupuk non-subsidi harganya tinggi dan sering kali barangnya juga tidak tersedia,” ucap Aisyah.

Para petani berharap pemerintah memperbaiki tata kelola distribusi pupuk, meningkatkan ketersediaan di kios resmi, serta memastikan pupuk benar-benar sampai ke petani padi. 

Mereka menilai kepastian pupuk menjadi faktor penting agar aktivitas tanam dapat berjalan lancar dan berkelanjutan.

 

Tags: Aceh BesarDistribusi PupukKelangkaan PupukMasalah PertanianPertanian Aceh BesarPetani IndrapuriPetani PadiPupuk SubsidiPupuk Urea
Previous Post

Hari Ini, Wilayah Terdampak Bencana Masih di Guyur Hujan

Next Post

21 Tahun Tsunami Aceh, Nelayan Pantang Melaut Sehari Penuh

Related Posts

Sekolah Rakyat Aceh Buka Akses Pendidikan bagi Anak Keluarga Kurang Mampu

by Ahmad Mufti
18 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Sekolah Rakyat Terintegrasi Tiga (SRT 3) Provinsi Aceh menjadi salah satu upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari...

TK Angkasa Lanud SIM Raih Juara II Lomba Tari Nusantara di Aceh Besar

by Redaksi
17 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – TK Angkasa Cabang Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM), di bawah binaan Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) Cabang Lanud SIM...

Rumah Petani di Indrapuri Ludes Terbakar

by Ahmad Mufti
17 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Satu rumah berkonstruksi kayu di Gampong Cureh, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, terbakar, Jumat (16/10/2026) malam. Rumah tersebut milik...

Next Post
Cuaca Ekstrem, Nelayan di Aceh Tetap Melaut

21 Tahun Tsunami Aceh, Nelayan Pantang Melaut Sehari Penuh

Mahasiswa LDK Masjid USK Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Bireuen

Discussion about this post

CERITA

Desa Wisata Ulee Lheue Tawarkan Sensasi Ngopi di Atas Perahu

22 Oktober 2026

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co