MASAKINI.CO – Trauma pada korban pasca bencana di Aceh haus menjadi perhatian serius. Menurut praktisi psikologi, Karjuniwati, pentingnya peran relawan dalam pemulihan mental penyintas, terutama melalui dukungan empati dan pendampingan psikososial.
“Relawan cukup mendengar mereka. Empati sangat penting untuk mendorong para penyintas merasa diperhatikan dan kembali yakin,” ujar Karjuniwati, Kamis (8/1/2026).
Selain mendengarkan, penerapan self care menjadi salah satu metode penting untuk pemulihan psikologis. Salah satunya adalah journaling atau menulis, yang dapat membantu korban menyalurkan emosi ketika mereka belum siap bercerita secara langsung.
“Menulis menjadi alternatif bagi mereka yang sulit mengekspresikan perasaan secara verbal,” jelasnya.
Menurutnya, relawan tidak hanya fokus pada bantuan fisik, tetapi juga harus memberi ruang bagi pemulihan mental. Perhatian psikologis yang diberikan relawan sangat menentukan proses pemulihan korban, agar mereka dapat bangkit dan melanjutkan kehidupan setelah bencana.










Discussion about this post