MASAKINI.CO – Pemerintah melalui Kemendikdasmen gencar mempercepat pemulihan pendidikan di Aceh pascabencana. Hingga 24 Januari 2026, lima puluh unit tenda pembelajaran darurat sudah digunakan siswa.
Data Satgas Rehabilitasi Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar mencatat 14 unit lagi dalam pemasangan, dengan 15 unit baru diterima. Total sebanyak 79 unit tenda telah disiapkan pemerintah.
Tenda yang beroperasi tersebar di sembilan kabupaten: Aceh Tamiang dan Pidie Jaya masing-masing 5 unit, Bireuen 7, Aceh Utara 11, Aceh Timur dan Aceh Tengah masing-masing 6, Aceh Barat dan Nagan Raya masing-masing 3, serta Bener Meriah 4 unit.
Inisiatif ini bertujuan jaga kelangsungan pendidikan dan cegah learning loss. Selain ruang kelas, pemerintah juga siapkan dukungan logistik dan kerja sama lintas sektor.
Rencana tambahan 29 unit tenda akan didistribusikan ke Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Aceh Tenggara sesuai kebutuhan lapangan.
Upaya ini tegaskan komitmen pemerintah jadikan pemulihan pendidikan sebagai prioritas pascabencana, agar hak belajar anak-anak Aceh tetap terpenuhi.










Discussion about this post