MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Mei 20, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Pemerintah Kucurkan Rp2,4 Triliun Dana Revitalisasi Sekolah Terdampak Bencana di Sumatera

Riska Zulfira by Riska Zulfira
28 Januari 2026
in News
0

SMK Negeri 1 Baktiya Barat, Aceh Utara mendapat dana revitalisasi dari Pemerintah Pusat | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyiapkan dana revitalisasi pendidikan senilai Rp2,4 triliun untuk tiga provinsi di Sumatera yang terdampak bencana alam.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, saat meninjau sekolah terdampak banjir di SMK Negeri 1 Baktiya Barat, Aceh Utara, Rabu (28/1/2026).

RelatedPosts

Dari Bullying hingga Krisis Literasi, Pelajar SMKN 1 Banda Aceh Suarakan Keresahan Lewat Film Dokumenter

Tak Hanya Menertibkan, Satpol PP WH Banda Aceh Juga Berikan Edukasi Syariat Kepada Pelanggar

Dinsos Aceh Ingatkan ASN Rawat dan Jaga Kendaraan Dinas

Abdul Mu’ti mengatakan, dana tersebut telah tersedia dan akan digunakan untuk percepatan rehabilitasi sekolah, mulai dari perbaikan ringan, sedang, hingga pembangunan kembali sekolah yang mengalami kerusakan berat.

“Total dana revitalisasi untuk Sumbar, Sumut dan Aceh mencapai Rp2,4 triliun dan dananya sudah ada,” ujar Abdul Mu’ti.

Khusus untuk Aceh, pemerintah mengalokasikan Rp270 miliar untuk revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Dana tersebut difokuskan pada perbaikan sarana dan prasarana pendidikan yang rusak akibat bencana.

Di SMK Negeri 1 Baktiya Barat sendiri, pemerintah menyiapkan anggaran rehabilitasi berat senilai Rp4,8 miliar. Melalui skema tersebut, seluruh fasilitas sekolah yang rusak akan dibangun kembali agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.

“Gedung-gedung yang rusak akan direhabilitasi secara menyeluruh. Dengan rehab berat ini, semua fasilitas yang terdampak bisa dibangun kembali,” jelasnya.

Selain revitalisasi bangunan, Kemendikdasmen juga menyalurkan bantuan operasional untuk mendukung pemulihan aktivitas belajar. Bantuan tersebut meliputi pengadaan meja dan kursi bagi siswa yang masih belajar di ruang kelas darurat, serta pembagian school kit bagi siswa SMP, SMA, dan SMK.

“Tujuannya agar anak-anak tidak lagi belajar di lantai dan bisa belajar dengan lebih layak,” kata Abdul Mu’ti.

Ia menegaskan, pemerintah menargetkan sekolah dengan kategori rusak ringan dan sedang dapat diselesaikan sebelum tahun ajaran baru 2026/2027.

Sementara sekolah yang harus direlokasi ke lokasi baru diperkirakan membutuhkan waktu lebih lama karena pembangunan dilakukan dari awal.

“Namun kami optimistis tahun ini seluruh proses bisa berjalan karena dananya sudah tersedia dan dikerjakan dengan sistem swakelola agar lebih cepat,” ujarnya.

Dalam upaya percepatan rehabilitasi, Kemendikdasmen juga menggandeng Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui kerja sama dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD). Kerja sama tersebut mencakup pembangunan unit sekolah baru serta beberapa bangunan rehabilitasi.

Selain itu, pembangunan ruang kelas darurat turut melibatkan lembaga dan organisasi mitra yang memiliki komitmen dalam pemulihan pendidikan di Aceh.

Tags: Aceh UtaraDana PendidikanKemendikdasmenRevitalisasi SekolahSekolah Terdampak Bencana
Previous Post

Mendikdasmen Targetkan Sekolah Terdampak Normal di Tahun Ajaran Baru

Next Post

Liverpool Menang Telak 6-0 atas Qarabag, Pastikan Tiket 16 Besar Liga Champions

Related Posts

Kemendikdasmen, Kemendagri dan KPK Luncurkan Panduan Pendidikan Antikorupsi 2026

by Riska Zulfira
12 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Kementerian Dalam Negeri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi meluncurkan Panduan dan...

Tersambar Petir, Petani di Aceh Utara Meninggal Dunia

Tersambar Petir, Petani di Aceh Utara Meninggal Dunia

by Aininadhirah
14 April 2026
0

MASAKINI.CO - Seorang petani warga Dusun Kareung, Gampong Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, meninggal dunia akibat tersambar petir...

Ketidakpastian Biaya Listrik Huntara, Pengungsi Aceh Utara Kebingungan

by Aininadhirah
27 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Ketidakjelasan kebijakan pembayaran listrik di hunian sementara (huntara) memicu kebingungan di kalangan pengungsi di Aceh Utara. Hingga kini,...

Next Post

Liverpool Menang Telak 6-0 atas Qarabag, Pastikan Tiket 16 Besar Liga Champions

Real Madrid Tersingkir dari 8 Besar Liga Champions, Ini Daftar Tim Play-off

Discussion about this post

CERITA

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co