MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Mei 28, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Tradisi Bukber Ramadan dan Makna Kebersamaan, Begini Penjelasan M. Quraish Shihab

Aininadhirah by Aininadhirah
20 Februari 2026
in News
0

Ilustrasi bukber | Foto: Shutterstock/

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Tradisi buka puasa bersama atau yang populer disebut bukber telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia setiap bulan Ramadan. Kegiatan ini tidak hanya dilakukan di lingkungan keluarga, tetapi juga di sekolah, kantor, komunitas, hingga organisasi masyarakat sebagai ajang mempererat silaturahmi.

Secara historis, tradisi berbuka puasa bersama berakar dari anjuran dalam Islam untuk memperkuat ukhuwah serta berbagi makanan saat waktu berbuka. Pada masa awal perkembangan Islam, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk berbuka secara sederhana namun tetap mengutamakan kebersamaan.

RelatedPosts

40 Mobil Hias Meriahkan Pawai Takbiran, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Lambaro

Jemaah Haji Asal Aceh Tamiang Wafat di Arafah, Total Dua Jemaah Aceh Meninggal di Tanah Suci

Harga Sawit Anjlok, Pemerintah Minta 139 PKS Segera Sesuaikan Pembelian TBS Petani

Dalam perkembangannya, kebiasaan makan bersama setelah berpuasa semakin meluas, terutama di negara-negara Muslim, termasuk Indonesia. Tradisi ini kemudian beradaptasi dengan budaya lokal dan menjadi momen berkumpul lintas generasi.

Pakar tafsir Indonesia, M. Quraish Shihab, dalam beberapa kajiannya menjelaskan bahwa kebersamaan saat berbuka memiliki nilai sosial yang kuat dalam Islam.

“Puasa bukan hanya ibadah individual, tetapi juga memiliki dimensi sosial. Kebersamaan saat berbuka menjadi sarana mempererat hubungan antarmanusia,” ujar Quraish Shihab dalam salah satu kajian Ramadan.

Ia juga menekankan bahwa esensi buka puasa bersama bukan pada kemewahan hidangan, melainkan pada nilai silaturahmi dan kebersamaan yang dibangun.

“Yang terpenting dari berbuka bersama adalah kebersamaan dan rasa syukur, bukan pada banyak atau mahalnya makanan,” tambahnya.

Di Indonesia, tradisi bukber mulai semakin populer sejak berkembangnya budaya organisasi dan komunitas pada era modern. Kini, kegiatan tersebut bahkan menjadi agenda rutin setiap Ramadan di berbagai kalangan.

Selain mempererat hubungan sosial, buka puasa bersama juga sering dimanfaatkan sebagai momentum berbagi dengan anak yatim maupun masyarakat kurang mampu, sehingga nilai spiritual Ramadan tetap terjaga di tengah tradisi yang terus berkembang.

Tags: Buka Puasasuai ramadanTradisi Bukber
Previous Post

Bolehkah Minum Obat Berbahan Dasar Najis? Ini Penjelasannya

Next Post

Tubuh Terasa Berenergi atau Lelah saat Puasa? Ini Penyebabnya

Related Posts

I’tikaf Cara Mendekatkan Diri Kepada Allah

I’tikaf Cara Mendekatkan Diri Kepada Allah

by Ulfah
14 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Memasuki 10 malam terakhir Ramadan, intensitas ibadah seharusnya semakin meningkat bukan menurun, melainkan mencapai puncaknya. Salah satu cara...

Ustadz Adi Hidayat: Bangun Setiap Malam Ramadan untuk Menggapai Lailatul Qadr

by Aininadhirah
10 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah pada malam hari selama bulan Ramadan guna meraih keutamaan malam Lailatul Qadr,...

Pentingnya Menjaga Silaturrahmi di Bulan Ramadan

by Aininadhirah
10 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Menjaga silaturrahmi menjadi salah satu amalan penting yang perlu diperhatikan umat Muslim, terutama di bulan suci Ramadan. Selain...

Next Post
Tubuh Terasa Berenergi atau Lelah saat Puasa? Ini Penyebabnya

Tubuh Terasa Berenergi atau Lelah saat Puasa? Ini Penyebabnya

Keutamaan Tadarus Al-Qur’an di Bulan Ramadhan, Ustaz Razi: Menjadi Syafaat di Hari Kiamat

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co