MASAKINI.CO – Hampir 200 anak di Kecamatan SP Mamplam, Kabupaten Bireuen, diduga mengalami keracunan makanan yang berasal dari program MBG. Makanan yang diduga memicu keracunan tersebut adalah empat butir bakso yang diberikan dalam setiap porsi, Jumat (27/2/2026).
Sejumlah desa terdampak di antaranya Peunelet Baroeh, Cureh Tunong, Blang Kuta, serta 12 gampong lainnya di Kecamatan SP Mamplam.
“Banyak KK di Peunelet Baroeh ada, Cureh Tunong ada, Blang Kuta ada, banyak kak, 12 gampong,” ujar Fitri, salah satu keluarga korban saat dimintai keterangan.
Menurutnya, gejala yang dialami anak-anak cukup serius hingga membutuhkan penanganan. Sementara itu, orang dewasa yang turut mengonsumsi bakso tersebut hanya mengalami gejala ringan.
“Bakso itu waktu dimakan oleh orang dewasa tidak sampai keracunan, hanya pusing dan sakit perut saja. Mungkin dosisnya kalau untuk anak kecil berlebihan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Bireuen disebut bergerak cepat menindaklanjuti kejadian tersebut. Bupati dilaporkan turun langsung pada malam hari untuk memastikan penanganan korban berjalan maksimal.
“Bupati sudah tadi malam gerak cepat dan tempat MBG itu juga sudah disegel polisi tadi,” tambah Fitri.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti keracunan serta melakukan pemeriksaan terhadap sampel makanan yang diduga menjadi pemicu insiden tersebut.





Discussion about this post