MASAKINI.CO – Bupati Aceh Besar, Muharram Idris atau yang akrab disapa Syech Muharram, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying di tengah dinamika situasi global yang memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi dan pangan.
Ia menegaskan bahwa hingga saat ini ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Aceh, termasuk Aceh Besar, masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang dapat menimbulkan kepanikan. Berdasarkan informasi dari Pertamina, stok BBM di Aceh dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Muharram di Kota Jantho, Sabtu (7/3/2026).
Menurutnya, pemerintah daerah terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan distribusi energi dan kebutuhan pokok tetap berjalan lancar, terutama selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.
Sebelumnya, Sales Area Manager Retail Aceh Pertamina Patra Niaga, Misbah Bukhori, juga memastikan ketersediaan BBM di seluruh wilayah Aceh dalam kondisi aman.
Pertamina bahkan menyiagakan satuan tugas khusus mulai 9 Maret untuk memantau distribusi energi selama Ramadan hingga Idulfitri.
“Stok BBM di Aceh dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri,” kata Misbah.
Selain memastikan pasokan BBM, Bupati Aceh Besar juga menyebutkan ketersediaan bahan pangan di wilayahnya masih mencukupi hingga Idulfitri. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus memantau pasar untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok.
Muharram mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau menimbun BBM maupun bahan pangan, karena tindakan tersebut justru dapat memicu kelangkaan di pasaran.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan panic buying. Pemerintah terus memastikan distribusi BBM dan pangan berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” tegasnya.










Discussion about this post