MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Oktober 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Pemerintah Aceh Waspadai Lonjakan Harga Jelang Idulfitri, Sekda Minta Inflasi Dikendalikan Ketat

Riska Zulfira by Riska Zulfira
7 Maret 2026
in Daerah
0

Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA di dampingi Asisten Perekonomian & Pembangunan Sekda Aceh, Ir. T.Robby Irza serta SKPA terkait memimpin Rapat Teknis Pengendalian Inflasi dalam rangka HKBN tahun 2026, di ruang rapat sekda Aceh | Foto: Adpim

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mulai memperketat langkah pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) 2026. Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir mengatakan hal ini telah dibahas dalam rapat teknis pengendalian inflasi bersama sejumlah instansi terkait beberapa waktu lalu.

Menurutnya, rapat tersebut digelar sebagai langkah antisipasi meningkatnya permintaan masyarakat terhadap bahan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri, yang kerap memicu lonjakan harga di pasaran.

RelatedPosts

MTQ Aceh Besar Kembali Digelar Setelah Delapan Tahun, 665 Peserta Bertanding

Pemko Banda Aceh Subsidi Paket Sembako Rp80 Ribu untuk Kendalikan Inflasi

Bupati Aceh Besar Minta Bahasa Aceh Dibiasakan di Rumah dan Sekolah

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Aceh pada Februari 2026 tercatat mengalami deflasi bulanan sebesar 0,24 persen. Deflasi tersebut dipicu oleh turunnya harga sejumlah komoditas, di antaranya bawang merah, cabai rawit, bahan bakar rumah tangga, telur ayam ras, dan ikan tongkol.

Meski demikian, beberapa komoditas masih menjadi penyumbang inflasi tahunan, seperti tarif listrik, emas perhiasan, beras, nasi dengan lauk, serta daging ayam ras.
Dalam arahannya, M. Nasir menegaskan pengendalian inflasi harus menjadi perhatian serius seluruh pihak, terutama menjelang hari besar keagamaan ketika permintaan kebutuhan pokok masyarakat meningkat.

“Pengendalian harga harus kita kawal dengan ketat. Tidak boleh ada semangat untung sendiri tanpa ada rasa peduli terhadap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti kenaikan harga cabai merah yang mulai terjadi di pasaran. Karena itu, ia meminta Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh untuk terus memantau perkembangan harga serta menyiapkan langkah antisipasi guna menekan potensi lonjakan harga.
Selain pengawasan harga, pemerintah juga mendorong masyarakat untuk menanam komoditas yang menjadi indikator inflasi, seperti cabai, guna memperkuat ketahanan pangan daerah.

Sementara itu, Asisten II Sekda Aceh Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Robby Irza, menyampaikan arahan terkait permintaan Wakil Gubernur Aceh kepada Presiden Republik Indonesia untuk bantuan sapi meugang menjelang Idulfitri.

Ia meminta Dinas Peternakan Aceh segera melakukan pendataan agar distribusi sapi meugang dapat merata dan tidak terkonsentrasi di satu wilayah.
“Pendataan ini penting agar bantuan sapi meugang bisa tersalurkan merata sesuai kebutuhan masyarakat di berbagai daerah,” ujarnya.

Adapun sejumlah langkah pengendalian inflasi yang telah dilakukan Pemerintah Aceh antara lain inspeksi mendadak (sidak) pasar, pelaksanaan Pasar Tani, Gerakan Pangan Murah (GPM), serta pasar murah di 23 kabupaten/kota.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan subsidi ongkos angkut distribusi pangan, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di daerah Indeks Harga Konsumen (IHK), program mudik gratis, serta pasar murah menjelang Idulfitri di sejumlah kabupaten/kota.
Dengan langkah-langkah tersebut, Pemerintah Aceh berharap stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri 1447 Hijriah dapat terpenuhi.

Tags: BPS AcehDeflasi AcehLonjakan Harga Jelang IdulfitriPemerintah AcehSekda AcehTekan Inflasi
Previous Post

Melalui Program “1000 Cahaya Ramadhan”, Awardee BCB UIN Ar-Raniry Santuni Anak Asrama Sahabat Yatim

Next Post

Musim Kemarau Aceh Diprediksi Meluas pada Mei–Juni 2026

Related Posts

15 Desa di Aceh Terima Penghargaan Percontohan Antikorupsi 2026

by Redaksi
21 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 15 desa di Aceh menerima penghargaan sebagai Percontohan Desa Antikorupsi 2026. Penganugerahan yang diserahkan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah...

Wagub Targetkan Pembangunan Huntap Tuntas 2027

by Redaksi
20 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, meminta pemerintah kabupaten dan kota mempercepat persiapan lahan serta memperkuat koordinasi agar pembangunan hunian...

Mualem Ajak Mahasiswa Kritis dan Terlibat dalam Pembangunan Aceh

by Ahmad Mufti
20 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) mengajak mahasiswa untuk terus berpikir kritis, berani menyampaikan kebenaran, dan menawarkan solusi atas persoalan...

Next Post

Musim Kemarau Aceh Diprediksi Meluas pada Mei–Juni 2026

Harga Emas di Pidie Tembus Rp8,7 Juta per Mayam

Discussion about this post

CERITA

Semalam Bersama Kanye West

25 Oktober 2026

Desa Wisata Ulee Lheue Tawarkan Sensasi Ngopi di Atas Perahu

22 Oktober 2026

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co