MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, September 9, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Pemerintah Aceh Waspadai Lonjakan Harga Jelang Idulfitri, Sekda Minta Inflasi Dikendalikan Ketat

Riska Zulfira by Riska Zulfira
7 Maret 2026
in Daerah
0

Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA di dampingi Asisten Perekonomian & Pembangunan Sekda Aceh, Ir. T.Robby Irza serta SKPA terkait memimpin Rapat Teknis Pengendalian Inflasi dalam rangka HKBN tahun 2026, di ruang rapat sekda Aceh | Foto: Adpim

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mulai memperketat langkah pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) 2026. Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir mengatakan hal ini telah dibahas dalam rapat teknis pengendalian inflasi bersama sejumlah instansi terkait beberapa waktu lalu.

Menurutnya, rapat tersebut digelar sebagai langkah antisipasi meningkatnya permintaan masyarakat terhadap bahan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri, yang kerap memicu lonjakan harga di pasaran.

RelatedPosts

DPR RI Setujui Revisi UUPA Jadi Inisiatif DPR, Pemerintah Aceh Harap Beri Kepastian Dana Otsus

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Capai Rp25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat 

FASI Banda Aceh 2026 Dibuka, Illiza Dorong Generasi Qurani Hadapi Tantangan Era Digital

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Aceh pada Februari 2026 tercatat mengalami deflasi bulanan sebesar 0,24 persen. Deflasi tersebut dipicu oleh turunnya harga sejumlah komoditas, di antaranya bawang merah, cabai rawit, bahan bakar rumah tangga, telur ayam ras, dan ikan tongkol.

Meski demikian, beberapa komoditas masih menjadi penyumbang inflasi tahunan, seperti tarif listrik, emas perhiasan, beras, nasi dengan lauk, serta daging ayam ras.
Dalam arahannya, M. Nasir menegaskan pengendalian inflasi harus menjadi perhatian serius seluruh pihak, terutama menjelang hari besar keagamaan ketika permintaan kebutuhan pokok masyarakat meningkat.

“Pengendalian harga harus kita kawal dengan ketat. Tidak boleh ada semangat untung sendiri tanpa ada rasa peduli terhadap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti kenaikan harga cabai merah yang mulai terjadi di pasaran. Karena itu, ia meminta Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh untuk terus memantau perkembangan harga serta menyiapkan langkah antisipasi guna menekan potensi lonjakan harga.
Selain pengawasan harga, pemerintah juga mendorong masyarakat untuk menanam komoditas yang menjadi indikator inflasi, seperti cabai, guna memperkuat ketahanan pangan daerah.

Sementara itu, Asisten II Sekda Aceh Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Robby Irza, menyampaikan arahan terkait permintaan Wakil Gubernur Aceh kepada Presiden Republik Indonesia untuk bantuan sapi meugang menjelang Idulfitri.

Ia meminta Dinas Peternakan Aceh segera melakukan pendataan agar distribusi sapi meugang dapat merata dan tidak terkonsentrasi di satu wilayah.
“Pendataan ini penting agar bantuan sapi meugang bisa tersalurkan merata sesuai kebutuhan masyarakat di berbagai daerah,” ujarnya.

Adapun sejumlah langkah pengendalian inflasi yang telah dilakukan Pemerintah Aceh antara lain inspeksi mendadak (sidak) pasar, pelaksanaan Pasar Tani, Gerakan Pangan Murah (GPM), serta pasar murah di 23 kabupaten/kota.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan subsidi ongkos angkut distribusi pangan, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di daerah Indeks Harga Konsumen (IHK), program mudik gratis, serta pasar murah menjelang Idulfitri di sejumlah kabupaten/kota.
Dengan langkah-langkah tersebut, Pemerintah Aceh berharap stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri 1447 Hijriah dapat terpenuhi.

Tags: BPS AcehDeflasi AcehLonjakan Harga Jelang IdulfitriPemerintah AcehSekda AcehTekan Inflasi
Previous Post

Melalui Program “1000 Cahaya Ramadhan”, Awardee BCB UIN Ar-Raniry Santuni Anak Asrama Sahabat Yatim

Next Post

Musim Kemarau Aceh Diprediksi Meluas pada Mei–Juni 2026

Related Posts

DPR RI Setujui Revisi UUPA Jadi Inisiatif DPR, Pemerintah Aceh Harap Beri Kepastian Dana Otsus

by Ahmad Mufti
9 September 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh menyambut baik persetujuan DPR RI terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun...

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Capai Rp25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat 

by Redaksi
8 September 2026
0

MASAKINI.CO - Anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana di Aceh tahun 2026 mencapai Rp25,65 triliun. Namun, sebagian besar anggaran tersebut...

Pemprov Aceh Percepat Regulasi Pembukaan Rute Pelayaran Krueng Geukueh-Penang

by Redaksi
7 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mempercepat penyusunan Rancangan Peraturan Gubernur (Ranpergub) sebagai salah satu tahapan untuk merealisasikan rute pelayaran internasional langsung...

Next Post

Musim Kemarau Aceh Diprediksi Meluas pada Mei–Juni 2026

Harga Emas di Pidie Tembus Rp8,7 Juta per Mayam

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co