MASAKINI.CO – Harga emas murni di Kabupaten Pidie tercatat lebih rendah dibandingkan dengan harga emas di Banda Aceh. Di Toko Sari Emas Pidie, harga emas murni pada perdagangan hari ini berada di angka Rp8.700.000 per mayam dan sudah termasuk ongkos pembuatan.
Sementara itu, harga emas di Banda Aceh mencapai Rp8.790.000 per mayam dan belum termasuk biaya pembuatan.
Salah satu pekerja di Toko Sari Emas Pidie, Yusuf, mengatakan harga tersebut berlaku untuk emas murni yang dijual di toko tersebut.
“Emas murni hari ini Rp2.600.000 per gram di kita, dan Rp8.700.000 per mayam,” ujar Yusuf.
Ia menjelaskan bahwa harga emas di Pidie cenderung lebih stabil dibandingkan dengan harga di Banda Aceh. Saat harga emas mengalami lonjakan tinggi beberapa waktu lalu, kenaikan di Pidie tidak sebesar yang terjadi di ibu kota provinsi tersebut.
“Kalau dibandingkan dengan Banda Aceh lebih mahal. Kemarin waktu emas naik sampai angka Rp10 jutaan, di toko kita tidak sampai segitu naiknya,” katanya.
Menurut pelaku usaha emas, fluktuasi harga emas belakangan ini juga dipengaruhi oleh situasi global yang tidak stabil. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah, terutama konflik antara Israel dan Iran yang turut melibatkan Amerika Serikat, membuat pasar global bergejolak.
Dampaknya turut dirasakan pada harga emas di pasar lokal, termasuk di Aceh.
Meski demikian, pedagang emas di Pidie menyebut harga di daerah tersebut relatif lebih terkendali dibandingkan dengan sejumlah daerah lain di Aceh.










Discussion about this post