MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali memperluas jaringan kamera pengawas (CCTV) pada tahun ini dengan menyasar sejumlah titik strategis dan kawasan yang dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfo) Kota Banda Aceh, Muhammad Zubir, mengatakan pemasangan CCTV tahun ini difokuskan pada sejumlah lokasi dengan tingkat aktivitas masyarakat yang tinggi serta kawasan yang membutuhkan pengawasan lebih ketat.
Beberapa lokasi yang akan dan telah dipasangi CCTV di antaranya Jalan Kartini kawasan Peunayong, Jalan Diponegoro tepatnya di sekitar Mall Pelayanan Publik (MPP), kawasan underpass Beurawe, hingga ruas jalan di belakang Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya.
“Tahun ini ada beberapa titik yang menjadi prioritas pemasangan CCTV, mulai dari kawasan Peunayong, Jalan Diponegoro di sekitar MPP, underpass Beurawe, hingga kawasan belakang Stadion Harapan Bangsa,” kata Zubir, Rabu (10/6/2026).
Menurutnya, pemasangan CCTV di kawasan Peunayong dan Jalan Diponegoro dilakukan untuk mendukung pengawasan di pusat aktivitas masyarakat dan pelayanan publik yang setiap hari ramai dikunjungi warga.
Sementara itu, pemasangan CCTV di underpass Beurawe sudah dilakukan sebagai langkah antisipasi setelah sebelumnya terjadi pencurian kabel pada fasilitas pompa air yang berfungsi mengendalikan genangan di kawasan tersebut.
Selain itu, pemerintah juga akan memperkuat pengawasan di kawasan belakang Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya. CCTV akan dipasang mulai dari samping Kantor Basarnas hingga kawasan Jembatan BNN Provinsi Aceh yang selama ini dinilai sebagai salah satu titik yang memerlukan perhatian khusus dari sisi keamanan.
Zubir menjelaskan, perluasan jaringan CCTV merupakan bagian dari upaya Pemko Banda Aceh memanfaatkan teknologi untuk mendukung keamanan kota sekaligus memudahkan pemantauan di ruang publik.
Sebelumnya, pada tahun lalu pemerintah telah memasang sekitar 30 titik CCTV di kawasan Ulee Lheue, mulai dari depan Dinas Pariwisata hingga Bundaran Pelabuhan Ulee Lheue.
Dengan penambahan sejumlah titik baru pada tahun ini, jangkauan pengawasan berbasis kamera di Banda Aceh diharapkan semakin luas sehingga dapat membantu mencegah tindak kriminal, mengawasi fasilitas publik, serta meningkatkan rasa aman bagi masyarakat.








Discussion about this post