MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, November 4, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Usai Ikuti KPPD Kemendagri, Bupati Aceh Besar Siapkan Transformasi Infrastruktur Hijau 2027-2029

Aininadhirah by Aininadhirah
26 Juli 2026
in Daerah
0

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris menerima sertifikat usai mengikuti penutupan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan III Tahun 2026 di Jakarta, Jumat (24/7/2026) | Foto: Pemkab Aceh Besar

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris resmi menuntaskan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan III Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Melalui program tersebut, ia mengusung rencana aksi Transformasi Infrastruktur Hijau dan Ketahanan Wilayah Tahun 2027–2029 sebagai arah kebijakan pembangunan di Kabupaten Aceh Besar.

KPPD berlangsung sejak 14 hingga 24 Juli 2026 dan ditutup oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang diwakili Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri, Dr. Sugeng Hariyono, CACP, di Jakarta, Jumat (24/7/2026).

RelatedPosts

Satlinmas di 32 Gampong Darul Imarah Rampung, Data Anggota Segera Masuk SIMLINMAS

Inflasi Banda Aceh Turun Jadi 4,34 Persen pada Oktober 2026

Kader PKK Aceh Jaya Diminta Aktif Perkuat Layanan Posyandu dan Cegah TB

Program peningkatan kapasitas kepala daerah tersebut merupakan kolaborasi Kemendagri bersama Lemhannas RI, Purnomo Yusgiantoro Center, serta Lee Kuan Yew School of Public Policy–National University of Singapore. Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai kepemimpinan strategis, tata kelola pemerintahan modern, transformasi digital, pelayanan publik, hingga pembangunan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari penyelesaian program, setiap kepala daerah diwajibkan menyusun rencana aksi yang akan diterapkan di wilayah masing-masing. Muharram Idris memilih fokus pada transformasi infrastruktur hijau untuk memperkuat pembangunan berkelanjutan sekaligus meningkatkan ketahanan wilayah Aceh Besar terhadap berbagai potensi bencana.

“Kami mengusung Transformasi Infrastruktur Hijau dan Ketahanan Wilayah Tahun 2027–2029 untuk membangun sistem infrastruktur yang ramah lingkungan dan saling terhubung secara berkeadilan di 23 kecamatan, sekaligus memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi berbagai risiko bencana,” ujar Muharram Idris.

Rencana aksi tersebut diarahkan untuk membangun sistem infrastruktur yang ramah lingkungan dan saling terhubung secara merata di 23 kecamatan. Program ini juga menargetkan peningkatan Indeks Ketahanan Daerah (IKD) dari kategori sedang menjadi tinggi pada 2029 melalui penyusunan zonasi infrastruktur hijau di kawasan pesisir dan perbukitan, serta normalisasi dan perlindungan vegetatif di kawasan sempadan sungai dan waduk yang dinilai kritis.

“Melalui rencana aksi ini, kami menargetkan Indeks Ketahanan Daerah Aceh Besar meningkat dari kategori sedang menjadi tinggi pada 2029 melalui pembangunan infrastruktur hijau yang berkelanjutan,” katanya.

Untuk merealisasikan target tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyiapkan sejumlah strategi, di antaranya membentuk Gugus Tugas Transformasi Hijau yang melibatkan lintas organisasi perangkat daerah, memperkuat pembangunan berbasis zonasi ekologis, serta meningkatkan peran mukim dan gampong dalam pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.

Dalam sambutan penutupan yang dibacakan Kepala BPSDM Kemendagri, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa kepala daerah saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari ketidakpastian ekonomi global, perkembangan teknologi, perubahan iklim, hingga meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik.

“Kepala daerah saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari ketidakpastian ekonomi global, perkembangan teknologi, perubahan iklim, hingga meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik,” kata Tito Karnavian dalam sambutan yang dibacakan Sugeng Hariyono.

Ia menjelaskan, KPPD dirancang bukan sekadar sebagai program pendidikan, melainkan menjadi laboratorium kepemimpinan yang membekali kepala daerah dengan wawasan kebangsaan, kepemimpinan strategis, tata kelola pemerintahan modern, serta praktik terbaik kebijakan publik yang dapat diterapkan sesuai karakteristik masing-masing daerah.

Tags: Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD)Pemerintah Aceh BesarTransformasi Infrastruktur Hijau
Previous Post

Eks Terminal Keudah Ditata Jadi Ruang Publik dan Kawasan Bisnis

Next Post

Awien Syuib: Memahami Audiens Lewat Data, Kunci Membangun Konten yang Tepat Sasaran

Related Posts

Aceh Besar Perkuat Perencanaan dan Anggaran Program AIDS, TBC, dan Malaria

by Redaksi
22 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memperkuat perencanaan dan pembiayaan program penanggulangan AIDS, tuberkulosis (TBC), dan malaria agar lebih terarah,...

663 Peserta dari 23 Kecamatan Ikuti MTQ ke-35 Aceh Besar di Kuta Baro

by Redaksi
19 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 663 peserta dari 23 kecamatan akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-35 tingkat Kabupaten Aceh Besar pada...

Bupati Aceh Besar Minta Kader PKK Gencarkan Edukasi untuk Tekan Stunting

by Riska Zulfira
16 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Bupati Aceh Besar H Muharram Idris atau Syech Muharram meminta kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP...

Next Post

Awien Syuib: Memahami Audiens Lewat Data, Kunci Membangun Konten yang Tepat Sasaran

Trans Studio Mall Banda Aceh Kembali Diupayakan, Illiza Sebut Investor Tunggu Kejelasan Soal Bioskop

Discussion about this post

CERITA

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co