MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Agustus 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Sawah di Aceh Besar Dialiri Pompa untuk Cegah Gagal Panen

Aininadhirah by Aininadhirah
22 Agustus 2026
in Daerah
0

Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar Imam Munandar, STP bersama BWS Sumatera I, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum RI melakukan pompanisasi pada sawah yang kering di Gampong Lamsie, Mukim Glie Yeung, Kecamatan Kuta Cot, Jumat (21/8/2026) | Foto : Pemkab Aceh Besar

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Ancaman kekeringan yang mulai mengganggu pasokan air ke persawahan mendorong Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mempercepat penanganan di sejumlah kawasan pertanian. Salah satunya melalui pompanisasi di Gampong Lamsie, Mukim Glie Yeung, Kecamatan Kuta Cot Glie.

Pompa tersebut digunakan untuk membantu mengalirkan air ke areal persawahan masyarakat yang mengalami keterbatasan pasokan selama musim kemarau. Upaya itu dilakukan agar tanaman padi tetap mendapat kebutuhan air dan petani tidak mengalami gagal panen.

RelatedPosts

Kasus Kekerasan Seksual Anak di Aceh, CFD Banda Aceh Gelar Diskusi Parenting Besok

75 Tahun Mencari Keyakinan, Mualaf di Banda Aceh Terima Santunan Zakat Baitul Mal

RSUD Aceh Timur Dapat Dukungan Rp46,7 Miliar untuk Pulihkan Layanan Pascabanjir

Pompanisasi merupakan bagian dari penanganan darurat kekeringan yang dilakukan Pemkab Aceh Besar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum.

Fasilitas pompa diberikan melalui skema pinjam pakai sementara untuk membantu memenuhi kebutuhan air di lahan pertanian yang terdampak kekeringan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar, Imam Munandar, mengatakan pompanisasi menjadi langkah cepat pemerintah untuk mempertahankan ketersediaan air bagi persawahan selama kemarau.

“Pompanisasi ini merupakan langkah tanggap darurat untuk menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian masyarakat. Kami terus berupaya memastikan sawah yang terdampak kekeringan mendapatkan penanganan sehingga tanaman padi tetap dapat tumbuh dan risiko gagal panen dapat diminimalkan,” ujar Imam, Sabtu (22/8/2026).

Menurutnya, dukungan pompa dari BWS Sumatera I membantu pemerintah daerah menangani lahan pertanian yang mulai mengalami kekurangan air.

“Sinergi dengan BWS Sumatera I sangat membantu kami dalam menangani kawasan pertanian yang mengalami kekurangan air. Pompa yang difasilitasi ini dapat menjadi solusi sementara untuk memenuhi kebutuhan air selama kondisi kemarau masih berlangsung,” katanya.

Imam mengatakan pemerintah daerah juga terus memantau kondisi persawahan di berbagai wilayah Aceh Besar untuk menentukan lokasi yang membutuhkan penanganan serupa.

“Kami akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran. Harapannya, produktivitas pertanian masyarakat tetap terjaga dan petani dapat terhindar dari kerugian akibat kekeringan,” ujarnya.

Pompanisasi tersebut diharapkan dapat menjaga keberlangsungan tanaman padi hingga musim kemarau berakhir, sekaligus mengurangi potensi kerugian petani akibat terbatasnya ketersediaan air.

Tags: Ancaman KekeringanPemerintah Aceh BesarPompanisasiSawah di Aceh Besar Kering
Previous Post

Riset KIL Dorong Warisan Budaya Aceh Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Next Post

Harga Emas Perhiasan Bertahan Rp7,66 Juta per Mayam, Antam Naik

Related Posts

Syech Muharram: Generasi Muda Jangan Kehilangan Sejarah dan Bahasa Aceh

by Ahmad Mufti
16 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris atau Syech Muharram mengingatkan generasi muda agar tidak kehilangan sejarah dan identitas...

2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih akan di Bangun, Begini Harapan Aceh Besar

by Aininadhirah
15 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Rencana pembangunan 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 titik air bersih mendapat sambutan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. Program...

Kuta Baro Disiapkan Jadi Tuan Rumah MTQ Aceh Besar ke-XXXV 2026

by Redaksi
13 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Aceh Besar ke-XXXV Tahun 2026....

Next Post

Harga Emas Perhiasan Bertahan Rp7,66 Juta per Mayam, Antam Naik

Produk Lokal Aceh Unjuk Gigi di KKI 2026, Transaksi Hari Pertama Tembus Rp1 Miliar

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co