MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Agustus 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Produk Lokal Aceh Unjuk Gigi di KKI 2026, Transaksi Hari Pertama Tembus Rp1 Miliar

Riska Zulfira by Riska Zulfira
22 Agustus 2026
in News
0

UMKM ambil bagian dalam ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 yang digelar Bank Indonesia di Jakarta. | Foto: Bank Indonesia

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Produk unggulan UMKM Aceh mendapat panggung lebih luas dalam ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026. Membawa identitas budaya daerah melalui wastra, fesyen, dan kriya, sebanyak 47 UMKM Aceh tampil memperkenalkan produk lokal sekaligus membuka peluang pasar baru di tingkat nasional hingga internasional.

Keikutsertaan UMKM Aceh dalam ajang yang digelar Bank Indonesia pada 20–23 Agustus 2026 di Hall A dan B JICC, Jakarta, tersebut membuahkan hasil positif. Pada hari pertama pelaksanaan, transaksi penjualan UMKM Aceh tercatat mencapai lebih dari Rp1 miliar melalui penjualan langsung maupun daring.

RelatedPosts

Harga Emas Perhiasan Bertahan Rp7,66 Juta per Mayam, Antam Naik

Riset KIL Dorong Warisan Budaya Aceh Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Polisi Tangkap Pria 41 Tahun, Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur Berulang Kali

KKI 2026 mengangkat semangat “BeudayaMeusareSare” dari Aceh yang bermakna berdaya bersama-sama. Tema tersebut menjadi simbol kolaborasi dalam mendorong UMKM agar tidak hanya bertahan, tetapi mampu berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.

Dalam ajang tersebut, UMKM Aceh menghadirkan beragam produk berbasis kekayaan lokal, seperti Tenun Kutaradja, Mutiara Songket, dan Surita Bordir. Produk-produk tersebut menjadi representasi budaya Aceh yang dikemas dalam bentuk kreatif dan memiliki nilai ekonomi.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh menyebut keterlibatan UMKM Aceh di KKI 2026 merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas pelaku usaha agar mampu naik kelas.

Hingga saat ini, Bank Indonesia Aceh telah membina 200 UMKM binaan dan mitra yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari wastra, fesyen, kriya, hingga makanan dan minuman. Pembinaan dilakukan melalui peningkatan kapasitas usaha, perluasan akses pasar dan pembiayaan, serta percepatan digitalisasi.

Plh. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Hertha Bastiawan, mengatakan penguatan UMKM menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Melalui berbagai program pendampingan, BI Aceh mendorong UMKM agar mampu menghasilkan produk berkualitas, memiliki daya saing, serta mampu memperkenalkan kekayaan budaya Aceh ke pasar yang lebih luas,” ujarnya, Jumat (21/8/2026).

Sejumlah program unggulan BI Aceh turut mendukung kesiapan UMKM menuju KKI 2026, di antaranya Aceh Meusahe – Meriahkan UMKM dengan harga spesial, Citra Nusa dan Cangkir Barista, serta Program Unggulan WUBI UMKM Aceh Digdaya 2026.

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kemampuan UMKM dalam mengembangkan produk, membangun merek, dan memperluas jaringan pemasaran.

Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia, Destry Damayanti, saat membuka KKI 2026 mengatakan penguatan UMKM harus dilakukan melalui tiga langkah utama, yaitu bangkit, tangguh, dan berdaya saing.

“Bangkit merupakan semangat pemulihan UMKM yang menghadapi tantangan ekonomi maupun bencana alam. Tangguh diwujudkan melalui penguatan struktur usaha dan akses pembiayaan berkelanjutan. Berdaya saing diwujudkan melalui inovasi produk dan perluasan akses pasar domestik maupun ekspor,” ujar Destry.

KKI 2026 menjadi wadah kolaborasi Bank Indonesia bersama 27 kementerian/lembaga dan 34 mitra strategis untuk memperkuat ekosistem UMKM Indonesia. Selain pameran produk, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai agenda, mulai dari talkshow ekonomi, business matching pembiayaan dan ekspor, hingga promosi pariwisata berbasis desa wisata.

Pada tahun ini, pameran KKI diikuti lebih dari 550 UMKM secara langsung di JICC, sementara lebih dari 1.300 UMKM berpartisipasi melalui platform digital KKI.

Tags: Bank Indonesia (BI) Perwakilan AcehKKI 2026Produk Lokal Aceh di KKIUMKM Aceh
Previous Post

Harga Emas Perhiasan Bertahan Rp7,66 Juta per Mayam, Antam Naik

Related Posts

Riset KIL Dorong Warisan Budaya Aceh Jadi Produk Bernilai Ekonomi

by Redaksi
22 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Kekayaan budaya Aceh mulai diarahkan tidak hanya sebagai warisan yang dilestarikan, tetapi juga sebagai sumber ekonomi kreatif berbasis...

Produk Kreatif Aceh Belum Mendunia, Promosi Jadi Tantangan Utama Pelaku Ekraf

by Riska Zulfira
21 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Produk ekonomi kreatif Aceh dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang, namun keterbatasan promosi masih menjadi kendala utama yang...

Pembiayaan PNM untuk UMKM Aceh Tembus Rp1 Triliun

by Aininadhirah
19 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO - Pembiayaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Aceh telah menembus lebih...

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co