MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 29, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

ACF 2026 Dinilai Berpotensi Kembangkan Wisata Gastronomi

Riska Zulfira by Riska Zulfira
14 September 2026
in News
0

Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia Ni Luh Enik Ermawati atau Ni Luh Puspa saat closing ceremony ACF 2026 di Taman Sulthanah Safiatuddin, Kota Banda Aceh, Minggu sore (13/9/2026). | Foto: ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Aceh Culinary Festival (ACF) 2026 dinilai memiliki modal kuat untuk dikembangkan sebagai bagian dari wisata gastronomi Indonesia. Festival ini tidak hanya memperkenalkan makanan khas Aceh, tetapi juga membawa cerita tentang budaya, tradisi dan sejarah yang melekat di balik setiap hidangan.

Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia Ni Luh Enik Ermawati atau Ni Luh Puspa menyampaikan hal tersebut saat closing ceremony ACF 2026 di Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh, Minggu (13/9/2026).

RelatedPosts

BMKG Peringatkan Gelombang Ekstrem di Perairan Aceh, Berpotensi Tembus 4 Meter

Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam Hari Ini

Kemenag Aceh Besar Siapkan Layanan Disabilitas di Delapan Madrasah

Menurut Ni Luh Puspa, posisi ACF sebagai salah satu dari 10 event terbaik dalam Karisma Event Nusantara (KEN) menunjukkan bahwa kuliner Aceh memiliki potensi untuk dikembangkan lebih jauh sebagai daya tarik pariwisata.

“Untuk masuk KEN seleksinya sangat ketat. Apalagi untuk ditetapkan sebagai 10 event terbaik, seleksinya dilakukan bersama ribuan event dari berbagai daerah di Indonesia,” kata Ni Luh Puspa.

Ia mengatakan capaian tersebut perlu menjadi momentum untuk menjaga keberlanjutan ACF sekaligus mengembangkan festival sebagai ruang memperkenalkan kekayaan kuliner dan budaya Aceh.

Ni Luh Puspa menjelaskan, gastronomi tidak sebatas pengalaman menikmati makanan. Wisatawan juga dapat mengenal asal bahan, tradisi pengolahan, sejarah serta budaya yang membentuk suatu hidangan.

Karena itu, ia meminta cerita di balik kuliner Aceh diperkuat sehingga pengalaman wisatawan tidak berhenti pada mencicipi makanan. “Kita tidak hanya merasakan enaknya, tetapi juga mengetahui cerita di baliknya,” ujarnya.

Kementerian Pariwisata, kata Ni Luh Puspa, tengah mengembangkan pariwisata berkualitas, antara lain melalui marine tourism, wellness tourism dan gastro tourism.

“Melalui Aceh Culinary Festival ini harusnya bisa menjadi bagian dari Wonderful Indonesia Gastronomy,” katanya.

Pengembangan ACF juga dinilai memiliki dampak ekonomi. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Dedy Yuswadi mengatakan hingga hari ketiga pelaksanaan, jumlah kunjungan kumulatif telah mencapai lebih dari 11.000 orang.

Pada periode yang sama, transaksi langsung pelaku UMKM dan penjualan kuliner tercatat melampaui Rp1,5 miliar.

“Selama tiga hari ini juga tercatat transaksi langsung pelaku UMKM dan penjualan kuliner melampaui Rp1,5 miliar,” kata Dedy.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Setda Aceh, Syakir, mengatakan ACF menjadi ruang memperkenalkan Aceh melalui cita rasa, tradisi, sejarah dan kekayaan budaya.

Ia menyebut kuliner Aceh tidak terlepas dari sejarah maritim, perdagangan rempah serta pertemuan berbagai etnis dan budaya. Hal tersebut tercermin dalam makanan seperti kuah pliek u, kuah beulangong, sie reuboh, ayam tangkap, mi Aceh, kopi Gayo hingga sanger.

“Setiap hidangan memiliki cerita dan identitas budaya yang dapat menjadi kekuatan dalam pengembangan pariwisata Aceh,” katanya.

Ni Luh Puspa menambahkan keberlanjutan ACF membutuhkan keterlibatan pemerintah, sektor swasta dan industri kreatif. Kementerian Pariwisata menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan festival tersebut sebagai salah satu event unggulan pariwisata Indonesia.

ACF 2026 berlangsung 11–14 September 2026 dengan tiga kawasan utama, yakni Paviliun Kuliner Aceh yang diikuti 12 kabupaten/kota, Galarasa Nusantara dan Bandar Rasa.

Pada penutupan ACF 2026 juga diumumkan pemenang Paviliun Kuliner Aceh. Gayo Lues menjadi juara pertama, Aceh Selatan juara kedua dan Aceh Tamiang juara ketiga. Nagan Raya meraih harapan pertama, Aceh Timur harapan kedua, Kota Sabang harapan ketiga, sedangkan juara favorit diraih Simeulue.

Tags: ACF 2026Kuliner AcehNi Luh PuspaPariwisata AcehPemeirntah AcehUMKM AcehWisata Gastronomi
Previous Post

Pasokan Dalam Negeri Terpenuhi, Bawang Merah Brebes Dieskpor ke Thailand

Next Post

Pemprov Aceh Serahkan Bantuan Penanggulangan Bencana Rp6,78 Miliar untuk Aceh Utara

Related Posts

Wastra dari 12 Daerah di Aceh Disulap Jadi Busana Modern di Meuseuraya Festival

by Alya Ulfa
25 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Kain tenun, bordir, dan songket khas Aceh tampil dalam rancangan busana modern di Meuseuraya Festival 2026. Peragaan busana...

Meuseuraya Festival 2026 Buka Akses Pasar bagi 150 UMKM Aceh

by Riska Zulfira
25 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 150 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) meramaikan Meuseuraya Festival 2026 di Balee Meuseraya Aceh, 22–25 Oktober...

Meuseuraya Festival 2026 Kembali Hadir, Wastra Indatu Jadi Daya Tarik

by Riska Zulfira
6 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Meuseuraya Festival kembali digelar di Banda Aceh pada 22–25 Oktober 2026 mendatang. Tahun ini, festival yang mengangkat produk...

Next Post

Pemprov Aceh Serahkan Bantuan Penanggulangan Bencana Rp6,78 Miliar untuk Aceh Utara

BMKG Peringatkan Hujan Disertai Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Aceh hingga 16 September

Discussion about this post

CERITA

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

Semalam Bersama Kanye West

25 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co