MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, September 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Sawah Tadah Hujan Jadi Andalan, Petani Aceh Besar Genjot Produksi di Tengah Ancaman Gagal Panen

Riska Zulfira by Riska Zulfira
27 Maret 2026
in News
0

Persawahan siap panen di kawasan Desa Maheng | Foto: MC Aceh Besar

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Di tengah keterbatasan irigasi dan ancaman cuaca tak menentu, petani di Gampong Maheng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar, mulai mengandalkan sawah tadah hujan sebagai strategi utama mendongkrak produksi padi.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendukung swasembada pangan nasional, sekaligus menjawab tantangan minimnya pasokan air di wilayah pedesaan yang bergantung pada curah hujan.

RelatedPosts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Angin Kencang di Aceh hingga 27 September

Dinkes Banda Aceh Temukan 9,22 Persen Remaja Putri Anemia

Banjir Aceh Tenggara Bawa Kayu dan Lumpur, Jalan Nasional di Bambel Lumpuh

Di Gampong Maheng, sekitar 200 hektare lahan pertanian dikelola dengan sistem tadah hujan. Namun, kondisi tersebut juga menyimpan risiko besar jika pengelolaan air tidak dilakukan secara optimal.

Petani setempat, Nasri (37), mengungkapkan ketidakpastian cuaca menjadi tantangan utama yang kerap berujung pada gagal panen.

“Kalau air tidak dikelola dengan baik, sawah tadah hujan ini sangat berisiko. Kami sering mengalami gagal panen,” ujarnya saat ditemui di lokasi persawahan, Jumat (27/3/2026).

Meski demikian, para petani tetap optimistis. Mereka mulai memperkuat kerja sama, termasuk dalam pengaturan jadwal tanam dan distribusi air, guna memaksimalkan hasil produksi.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terus mendorong peningkatan luas tambah tanam (LTT) dan optimalisasi lahan sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan daerah.

Dengan luas sawah mencapai puluhan ribu hektare dan produktivitas rata-rata 5–6 ton per hektare, Aceh Besar dinilai memiliki potensi besar sebagai lumbung pangan di Aceh. Namun, tanpa pengelolaan yang tepat, potensi tersebut bisa terhambat oleh faktor alam.

Program optimalisasi tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga mencakup dukungan teknologi, pelatihan, hingga penyediaan sarana pertanian bagi petani.

Nasri menegaskan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada keseriusan petani dalam mengelola lahan.

“Kalau semua petani serius, kami yakin sawah tadah hujan ini bisa jadi andalan untuk swasembada pangan,” katanya.

Tags: Petani Aceh BesarSawah Tadah Hujanswasembada pangan nasional
Previous Post

Pascalebaran, Masyarakat Diingatkan Waspada Tawaran Kerja Bodong

Next Post

Suhu Aceh Capai 34 Derajat Celsius, BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Panas

Related Posts

Bendungan Lamtimpeung Mulai Beroperasi, Petani Berharap Bisa Panen Dua Kali

by Redaksi
19 September 2026
0

MASAKINI.CO – Bendungan irigasi di Gampong Lamtimpeung, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, mulai beroperasi setelah pembangunannya rampung. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat...

Sawah di Aceh Besar Mengering, Petani Khawatir Hasil Panen Terancam

by Riska Zulfira
26 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Sejumlah lahan persawahan di Kabupaten Aceh Besar mulai mengalami kekeringan akibat minimnya pasokan air irigasi. Kondisi tersebut terjadi...

Darmawan Diantara Ketahanan Pangan

by Ahmad Mufti
19 Februari 2025
0

MASAKINI.CO - Sejak pagi hingga petang, Evi Darmawan menghabiskan waktu di kebun. Pria berusia senja ini merawat jagung serupa menjaga...

Next Post

Suhu Aceh Capai 34 Derajat Celsius, BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Panas

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co