MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juli 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Radikalisme Masuk Lewat Medsos, Kemenag Aceh Besar Gandeng Densus 88 Perkuat Pencegahan

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
15 April 2026
in Daerah
0

*Keterangan Foto:* Kakankemenag Aceh Besar H Saifuddin SE membuka sosialisasi pencegahan paham IRET bersama Densus 88 AT di Aula Dekranasda Aceh Besar, Rabu, 15 April 2026. | Foto: Humas Kemenag Aceh Besar

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET) dinilai semakin mengkhawatirkan karena mulai menyasar anak-anak melalui media sosial dan ruang digital. Kondisi ini mendorong Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar mengambil langkah pencegahan secara lebih serius.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan yang menghadirkan tim Densus 88 di Aula Dekranasda Aceh Besar, Rabu (15/4/2026).

RelatedPosts

Atasi Antrean BBM dan Kelangkaan LPG, Aceh Minta Tambahan Kuota

Wagub Aceh Apresiasi Dedikasi Tim PPHD Layani Jemaah Haji di Tanah Suci

Empat Pelajar Aceh Dikirim ke Tiongkok, Disiapkan Jadi Talenta Industri Masa Depan

Kepala Kantor Kemenag Aceh Besar, Saifuddin, mengatakan pencegahan tidak bisa lagi dilakukan secara terbatas. Menurutnya, penyebaran paham IRET sudah masuk ke berbagai lapisan, termasuk lingkungan pendidikan dan keluarga.

“Ini tidak bisa dianggap biasa. Pencegahan harus menjangkau madrasah, keluarga, hingga calon pengantin,” ujarnya.

Ia menegaskan, peran guru, kepala madrasah, dan penghulu menjadi penting karena berada di garis depan dalam membina masyarakat.

Sementara itu, pemateri dari Densus 88, Said Martunis, mengungkapkan bahwa pola penyebaran radikalisme kini berubah dan lebih sulit dideteksi.

“Sekarang masuknya lewat media sosial. Anak-anak bisa mengakses apa saja tanpa batas,” katanya.

Ia menyebut, selain media sosial, konten dalam permainan digital yang mengandung kekerasan juga berpotensi memengaruhi perilaku anak dan menjadi pintu masuk penyebaran paham radikal.

Menurutnya, lemahnya pengawasan penggunaan gawai menjadi celah utama yang dimanfaatkan oleh kelompok tertentu.

“Anak-anak ini jadi target karena minim pengawasan. Ini yang harus diwaspadai,” ujarnya.

Densus 88 menekankan bahwa pencegahan harus dilakukan secara bersama, tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. Keterlibatan sekolah, keluarga, dan masyarakat dinilai menjadi kunci untuk menutup ruang penyebaran paham tersebut.

Tags: Densus 88Kemenag Aceh Besarmedia sosialpencegahan IRETradikalisme anak
Previous Post

BPBD Aceh Besar Evakuasi Sapi Mati dari Sumur

Next Post

Korea Selatan Diserang Kutu Pembunuh, 422 Orang Meninggal

Related Posts

Hari Perdana Masuk Madrasah, Kemenag Tekankan Lingkungan Belajar Aman Tanpa Perundungan

by Riska Zulfira
13 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Hari pertama masuk madrasah tahun pelajaran 2026/2027 menjadi momentum bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan belajar yang...

Kemenag Aceh Besar Salurkan Rp173,4 Juta untuk 578 Anak Yatim dan Difabel

by Redaksi
25 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Besar menyalurkan santunan senilai Rp173,4 juta kepada 578 anak yatim dan penyandang...

KPI Aceh Perluas Pengawasan ke Media Sosial, Pemko Banda Aceh Siap Dukung Penertiban Konten Digital

by Ahmad Mufti
3 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Komisi Penyiaran Indonesia Aceh (KPIA) mulai memperluas pengawasan konten hingga ke media sosial dan platform digital seiring berlakunya...

Next Post
Korea Selatan Diserang Kutu Pembunuh, 422 Orang Meninggal

Korea Selatan Diserang Kutu Pembunuh, 422 Orang Meninggal

1.744 Warga Kecamatan Ulee Kareng Terima Bansos Pangan

1.744 Warga Kecamatan Ulee Kareng Terima Bansos Pangan

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co