MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, September 23, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Radikalisme Masuk Lewat Medsos, Kemenag Aceh Besar Gandeng Densus 88 Perkuat Pencegahan

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
15 April 2026
in Daerah
0

*Keterangan Foto:* Kakankemenag Aceh Besar H Saifuddin SE membuka sosialisasi pencegahan paham IRET bersama Densus 88 AT di Aula Dekranasda Aceh Besar, Rabu, 15 April 2026. | Foto: Humas Kemenag Aceh Besar

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET) dinilai semakin mengkhawatirkan karena mulai menyasar anak-anak melalui media sosial dan ruang digital. Kondisi ini mendorong Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar mengambil langkah pencegahan secara lebih serius.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan yang menghadirkan tim Densus 88 di Aula Dekranasda Aceh Besar, Rabu (15/4/2026).

RelatedPosts

Bupati Aceh Besar Sampaikan R-KUPA dan Prioritas Anggaran Sementara Perubahan 2026 ke DPRK

Pemerintah Pusat Percepat Pemulihan Sekolah Terdampak Bencana

Tambahan TKD Bencana Aceh Baru Terealisasi Rp457 Miliar, Rp1,19 Triliun Masih Berjalan

Kepala Kantor Kemenag Aceh Besar, Saifuddin, mengatakan pencegahan tidak bisa lagi dilakukan secara terbatas. Menurutnya, penyebaran paham IRET sudah masuk ke berbagai lapisan, termasuk lingkungan pendidikan dan keluarga.

“Ini tidak bisa dianggap biasa. Pencegahan harus menjangkau madrasah, keluarga, hingga calon pengantin,” ujarnya.

Ia menegaskan, peran guru, kepala madrasah, dan penghulu menjadi penting karena berada di garis depan dalam membina masyarakat.

Sementara itu, pemateri dari Densus 88, Said Martunis, mengungkapkan bahwa pola penyebaran radikalisme kini berubah dan lebih sulit dideteksi.

“Sekarang masuknya lewat media sosial. Anak-anak bisa mengakses apa saja tanpa batas,” katanya.

Ia menyebut, selain media sosial, konten dalam permainan digital yang mengandung kekerasan juga berpotensi memengaruhi perilaku anak dan menjadi pintu masuk penyebaran paham radikal.

Menurutnya, lemahnya pengawasan penggunaan gawai menjadi celah utama yang dimanfaatkan oleh kelompok tertentu.

“Anak-anak ini jadi target karena minim pengawasan. Ini yang harus diwaspadai,” ujarnya.

Densus 88 menekankan bahwa pencegahan harus dilakukan secara bersama, tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. Keterlibatan sekolah, keluarga, dan masyarakat dinilai menjadi kunci untuk menutup ruang penyebaran paham tersebut.

Tags: Densus 88Kemenag Aceh Besarmedia sosialpencegahan IRETradikalisme anak
Previous Post

BPBD Aceh Besar Evakuasi Sapi Mati dari Sumur

Next Post

Korea Selatan Diserang Kutu Pembunuh, 422 Orang Meninggal

Related Posts

19 Kepala KUA Aceh Besar Dilantik, Fokus Perkuat Layanan Keagamaan Masyarakat

by Redaksi
4 September 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 19 Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Aceh Besar resmi dilantik sebagai bagian dari penyegaran organisasi...

Hari Perdana Masuk Madrasah, Kemenag Tekankan Lingkungan Belajar Aman Tanpa Perundungan

by Riska Zulfira
13 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Hari pertama masuk madrasah tahun pelajaran 2026/2027 menjadi momentum bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan belajar yang...

Kemenag Aceh Besar Salurkan Rp173,4 Juta untuk 578 Anak Yatim dan Difabel

by Redaksi
25 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Besar menyalurkan santunan senilai Rp173,4 juta kepada 578 anak yatim dan penyandang...

Next Post
Korea Selatan Diserang Kutu Pembunuh, 422 Orang Meninggal

Korea Selatan Diserang Kutu Pembunuh, 422 Orang Meninggal

1.744 Warga Kecamatan Ulee Kareng Terima Bansos Pangan

1.744 Warga Kecamatan Ulee Kareng Terima Bansos Pangan

Discussion about this post

CERITA

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co