MASAKINI.CO – Antusiasme masyarakat Aceh untuk menunaikan ibadah haji terus meningkat, namun di sisi lain berdampak pada panjangnya daftar tunggu yang mencapai puluhan tahun.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh, Arijal, mengungkapkan berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), jumlah daftar tunggu haji di Aceh saat ini mencapai 145.708 orang.
“Estimasi masa tunggu keberangkatan haji di Aceh mencapai sekitar 26 tahun,” ujarnya saat pelepasan jemaah haji kloter 1 di Asrama Haji Embarkasi Banda Aceh, Selasa (5/5/2026).
Menurut Arijal, panjangnya antrean tersebut sejalan dengan tingginya minat masyarakat untuk berhaji. Pemerintah pusat pun telah menerapkan kebijakan baru melalui Kementerian Haji dan Umrah terkait pembagian kuota haji yang lebih transparan dan proporsional.
Sistem tersebut mengacu pada jumlah daftar tunggu di masing-masing provinsi, sehingga masa tunggu di seluruh Indonesia kini relatif merata, yakni sekitar 26 tahun.
Dengan kondisi tersebut, Arijal menegaskan bahwa jemaah yang mendapat kesempatan berangkat tahun ini harus benar-benar mensyukurinya. “Kesempatan ini adalah nikmat besar, karena banyak masyarakat lain yang masih harus menunggu puluhan tahun,” katanya.
Ia juga mengingatkan seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan, kekompakan, serta mematuhi aturan yang berlaku, baik dari pemerintah Indonesia maupun Arab Saudi.
Selain itu, jemaah diminta menjaga nama baik Aceh selama berada di Tanah Suci sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan sosial.








Discussion about this post