MASAKINI.CO – Perpustakaan Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar, mulai mengubah pola literasi pelajar dari sekadar membaca buku menjadi menghasilkan karya kreatif. Melalui kegiatan Studi Literasi yang digelar, Rabu (6/5/2026), para siswa diajak memahami isi bacaan lalu mengolahnya menjadi poster dan konten digital.
Kegiatan yang digelar Dinas Arsip dan Perpustakaan Aceh Besar itu diikuti 10 siswa SMP Negeri 1 Montasik bersama guru pendamping. Para peserta tidak hanya membaca buku di perpustakaan, tetapi juga diminta membuat resume, poster kreatif, hingga video singkat untuk dipublikasikan di media sosial Instagram perpustakaan kecamatan.
Pengelola Perpustakaan Kecamatan Montasik, Nazirah, mengatakan perpustakaan saat ini tidak bisa lagi hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku. Menurutnya, perpustakaan harus menjadi ruang belajar yang aktif dan relevan dengan perkembangan zaman.
“Perpustakaan hari ini harus mampu bertransformasi menjadi ruang yang hidup, bukan hanya tempat membaca, tetapi juga tempat berkarya dan berkolaborasi,” ujar Nazirah.
Dalam kegiatan tersebut, siswa juga mendapat materi tentang pentingnya membaca di tengah derasnya arus digitalisasi. Pendekatan itu dinilai penting mengingat rendahnya minat baca anak dan tingginya penggunaan gawai yang sering tidak dimanfaatkan untuk hal produktif.
Pengelola perpustakaan lainnya, Jamalidiana, menyebut kegiatan itu menjadi langkah awal membangun budaya literasi yang lebih kuat di kalangan pelajar. “Anak-anak perlu ruang untuk terus berlatih membaca, berpikir, dan berkarya. Perpustakaan siap menjadi wadah itu,” katanya.
Salah seorang peserta, Hazifa Ayunda, mengaku kegiatan tersebut memberi pengalaman berbeda dibanding kebiasaan belajar yang selama ini hanya mengandalkan internet. “Di sini kami diajak memahami isi buku secara mendalam lalu mengubahnya menjadi karya. Ini lebih seru dan menambah wawasan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, perpustakaan kecamatan mulai diarahkan menjadi pusat belajar kreatif berbasis literasi digital. Kolaborasi sekolah dan perpustakaan juga dinilai menjadi cara efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas siswa di tengah tantangan era digital.










Discussion about this post