MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, September 5, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

21 Tahun Damai Aceh, Fadhlullah: Tantangan Kita Kini Memastikan Rakyat Rasakan Manfaat Perdamaian

Riska Zulfira by Riska Zulfira
15 Agustus 2026
in News
0

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah saat menyampaikan sambutan peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Balai Meuseuraya Aceh, Sabtu (15/8/2026). | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menegaskan tantangan Aceh setelah 21 tahun perdamaian bukan lagi mengakhiri konflik, melainkan memastikan masyarakat merasakan manfaat nyata dari perdamaian.

Hal itu disampaikan Fadhlullah dalam peringatan 21 tahun perdamaian Aceh yang digelar Pemerintah Aceh di Gedung Balai Meuseuraya Aceh, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026).

RelatedPosts

Terseret Arus Saat Berenang di Krueng Aceh, Pria Asal Keudah Ditemukan Tewas

Kemenag Salurkan Rp11,6 Miliar untuk Pulihkan 306 Masjid dan Musala Terdampak Bencana di Aceh

Harga Emas Perhiasan Stabil, Antam Justru Naik Rp31 Ribu

“Tantangan kita hari ini bukan lagi mengakhiri konflik, tetapi memastikan setiap anak Aceh merasakan manfaat perdamaian melalui lapangan kerja, pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi masyarakat,” kata Fadhlullah.

Menurutnya, keberhasilan perdamaian tidak cukup hanya ditandai dengan berakhirnya konflik. Perdamaian harus menjadi fondasi untuk menghadirkan keadilan, meningkatkan kesejahteraan dan membuka harapan bagi generasi mendatang.

“Ukuran keberhasilan perdamaian bukan hanya berakhirnya konflik, tetapi tegaknya keadilan, meningkatnya kesejahteraan, dan tumbuhnya harapan bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Fadhlullah mengatakan, perjalanan damai Aceh memasuki usia 21 tahun sejak penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki pada 15 Agustus 2005. Kesepakatan tersebut menjadi titik penting dalam mengakhiri konflik berkepanjangan melalui jalan damai.

Menurutnya, perdamaian tidak hanya menghentikan pertumpahan darah, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat Aceh untuk memulihkan kehidupan dan membangun masa depan.

Dalam momentum tersebut, Fadhlullah mengajak masyarakat mengenang para syuhada serta menghormati seluruh pihak yang berkontribusi dalam proses perdamaian Aceh.

Apresiasi juga disampaikan kepada para tokoh perdamaian, mediator dan tim perunding di Helsinki, Pemerintah Republik Indonesia, negara-negara sahabat, ulama, tokoh masyarakat serta seluruh pihak yang turut menjaga perjalanan perdamaian Aceh.

Tanah 600 Hektare untuk Eks Kombatan dan Korban Konflik

Dalam rangkaian peringatan Hari Damai Aceh ke-21, Fadhlullah juga menyerahkan santunan kepada anak yatim dan sertifikat penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai berperan dalam menjaga perdamaian Aceh.

Pada kesempatan yang sama, Fadhlullah menerima sertifikat tanah seluas 600 hektare yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Aceh dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.

Lahan tersebut nantinya diarahkan untuk mendukung pengembangan ekonomi eks kombatan GAM dan korban konflik Aceh sesuai amanat MoU Helsinki.

Fadhlullah berharap langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mengubah perdamaian dari sekadar kesepakatan menjadi manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Untuk itu, mari kita rawat perdamaian dengan kerja nyata, saling menghormati, dan saling mempercayai. Mari kita jadikan Aceh sebagai daerah yang damai, maju, Islami, dan bermartabat,” ujarnya.

Tags: Kombatan GAMLahan untuk kombatan GAMPemerintah AcehPeringatan Hari Damai Aceh ke 21Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah
Previous Post

Kebakaran Hanguskan Rumah dan Dua Mobil di Aceh Barat Daya, 10 Jiwa Terdampak

Next Post

Peringatan Damai Aceh Berakhir Ricuh, Massa Terlibat Bentrok dengan Aparat

Related Posts

Sekda Aceh Minta SKPA Percepat Persiapan Perubahan RKPA 2026, Pastikan Anggaran Realistis

by Riska Zulfira
4 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, ST, M.Si, meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) mempercepat persiapan...

Rapergub Pelayaran Krueng Geukuh–Penang Mulai Disusun

by Redaksi
4 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mulai menyusun Rancangan Peraturan Gubernur (Rapergub) sebagai dasar pengaturan teknis dan operasional rencana pembukaan jalur pelayaran...

Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem, Mualem Minta Aceh Perkuat Mitigasi Bencana

by Redaksi
3 September 2026
0

MASAKINI.CO – Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) meminta seluruh jajaran pemerintah dan unsur terkait memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi peningkatan curah...

Next Post

Peringatan Damai Aceh Berakhir Ricuh, Massa Terlibat Bentrok dengan Aparat

Fadhlullah: Jaga Perdamaian Aceh, Tidak Ada Keuntungan dalam Keributan

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co