MASAKINI.CO – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk terus menjaga perdamaian yang telah berlangsung selama 21 tahun. Ia menegaskan, tidak ada keuntungan yang diperoleh dari keributan maupun konflik.
Pernyataan tersebut disampaikan Fadhlullah menyusul terjadinya kericuhan dalam peringatan Hari Damai Aceh di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Dalam kejadian itu, massa dan aparat sempat terlibat ketegangan hingga aparat menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.
“Pesan saya kepada seluruh masyarakat Aceh, mari kita jaga kedamaian ini, perdamaian yang berkelanjutan. Tidak ada keuntungan dalam keributan,” ujar Fadhlullah
Menurutnya, seluruh masyarakat Aceh merupakan bagian dari perjalanan sejarah perdamaian. Ia juga menyebut dirinya sebagai mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), sementara aparat keamanan yang bertugas di Aceh juga memiliki bagian dalam sejarah daerah ini.
“Kita semua adalah pelaku sejarah. Saya sendiri juga mantan kombatan GAM. Pak Polisi, Pak Kapolda kita juga bagian dari perjalanan Aceh. Pertarungan tidak ada keuntungan bagi kita semua,” katanya.
Fadhlullah mengatakan, perdamaian menjadi kesempatan bagi Aceh untuk mempercepat pembangunan, terutama dalam bidang ekonomi. Ia mengingatkan bahwa konflik masa lalu turut memengaruhi pertumbuhan ekonomi Aceh dibandingkan daerah lain.
“Kita telah merasakan pertumbuhan ekonomi lambat di saat provinsi lain sudah bisa bangkit. Kita masih menata diri. Inilah kesempatan bagi kita dengan jalannya damai, mari kita bangkit dalam ekonomi agar masyarakat dan Aceh bisa tumbuh,” ujarnya.










Discussion about this post