MASAKINI.CO – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah memastikan insiden yang terjadi dalam rangkaian peringatan Hari Damai Aceh ke-21 tidak akan mengganggu iklim investasi di Aceh. Ia menyebut situasi tersebut bukan kericuhan besar dan telah kembali kondusif pada hari yang sama.
Pernyataan itu disampaikan Fadhlullah saat menjawab pertanyaan wartawan terkait dampak insiden tersebut terhadap keamanan dan iklim investasi Aceh.
“Enggak. Itu kan sebenarnya tidak ada ricuh di Aceh, hanyalah biasa bahwa setiap acara keramaian karena disusupi oleh orang-orang tidak bertanggung jawab,” kata Fadhlullah, Senin (17/8/2026).
Menurutnya, aparat keamanan telah mengambil langkah untuk memastikan situasi kembali normal. Ia menyebut kondisi Aceh telah aman, tenang, dan nyaman pada sore hingga malam hari setelah kejadian.
Terkait Rapat Forkopimda yang dilakukan kemarin, Fadhlullah menjelaskan rapat yang digelar setelah insiden tersebut merupakan bagian dari agenda rutin. Menurutnya, Forkopimda memang rutin menggelar pertemuan menjelang peringatan hari besar maupun agenda penting untuk menjaga stabilitas daerah.
“Forkopimda selalu melakukan pertemuan di setiap mau 17 Agustus, setiap acara-acara hari besar. Kami selalu melakukan pertemuan rutin sesama Forkopimda untuk menjaga kestabilan, keamanan, kenyamanan di bumi Serambi Mekkah ini,” katanya.
Terkait enam rekomendasi yang dihasilkan dalam rapat Forkopimda, Fadhlullah menyebut rekomendasi tersebut bersifat normatif dan ditujukan untuk memperkuat kebersamaan serta menjaga keamanan masyarakat.
“Tidak ada yang luar biasa. Semuanya yang normatif untuk kita jaga kebersamaan tentang Aceh ini, seperti yang saya sampaikan: keamanan, kenyamanan, dan masyarakat Aceh bisa beribadah dengan tenang,” ujarnya.
Fadhlullah kembali mengajak masyarakat Aceh menjaga ketenangan dan perdamaian. Ia berharap seluruh masyarakat bahu-membahu membangun Aceh agar lebih sejahtera dan makmur.
“Sesama kita bangsa Aceh, sesama kita rakyat Aceh, mari bahu-membahu untuk mewujudkan Aceh yang sejahtera dan makmur,” katanya.








Discussion about this post