MASAKINI.CO – Mal Pelayanan Publik (MPP) Lambaro Kabupaten Aceh Besar mencatat 13.407 orang mengakses layanan terpadu tersebut selama Agustus hingga September 2026.
Tingginya jumlah kunjungan menunjukkan MPP Lambaro menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi dalam satu lokasi.
Aktivitas masyarakat masih terlihat di sejumlah loket pelayanan MPP Lambaro. Layanan administrasi kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Aceh Besar menjadi salah satu yang paling banyak dimanfaatkan.
Penata Perizinan Ahli Madya sekaligus Plt Sekretaris DPMPTSP Aceh Besar, Dra. Nurfaizah, mengatakan Dukcapil menjadi layanan yang paling banyak diakses masyarakat selama periode tersebut.
“Paling banyak itu urutan pertama adalah Dukcapil, diikuti BPJS Kesehatan, Dinas Sosial, Imigrasi Kelas I Banda Aceh, dan Kementerian Haji dan Umrah,” kata Nurfaizah yang juga Koordinator Substansi Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Jumat (2/10/2026).
Menurutnya, MPP Lambaro saat ini menyediakan 29 counter pelayanan yang menghadirkan layanan dari berbagai instansi dan lembaga, mulai dari pemerintah daerah, instansi vertikal hingga BUMN.
Keberadaan layanan tersebut juga dirasakan langsung masyarakat. Devi, warga Samahani, mengatakan lokasi MPP Lambaro memudahkannya mengurus administrasi kependudukan karena lebih dekat dari tempat tinggalnya.
“Alhamdulillah pelayanan bagus, ke MPP Lambaro juga lebih dekat, tidak perlu harus ke Jantho kalau mau mengurus administrasi kependudukan,” ujar Devi saat ditemui di MPP Lambaro.
Hal serupa disampaikan Rahmi, warga Kecamatan Ingin Jaya. Menurutnya, keberadaan MPP memudahkan masyarakat karena berbagai kebutuhan administrasi dapat diakses dalam satu lokasi.
Kepala DPMPTSP Aceh Besar, Andria Shahputra, yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan MPP Lambaro mengatakan, penyediaan berbagai layanan dalam satu lokasi menjadi bagian dari upaya memberikan kemudahan kepada masyarakat.
“Keberadaan layanan dalam satu lokasi ini dinilai sangat membantu masyarakat karena dapat mengurus berbagai keperluan tanpa harus berpindah-pindah tempat,” ungkap Andria.








Discussion about this post