MASAKINI.CO – Sebanyak 234 keuchik di Aceh Besar yang dilantik pada 2025 akan mengikuti kegiatan retret di Kota Jantho pada 8–11 November 2026. Mereka akan mendapat pembekalan mengenai pengelolaan dana desa, pencegahan korupsi, keamanan dan ketertiban, hingga pelayanan publik.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh Besar, Jakfar, mengatakan kegiatan tersebut digagas Bupati Aceh Besar Muharram Idris dan Wakil Bupati Syukri A. Jalil setelah keduanya mengikuti retret kepala daerah tingkat nasional pada Februari 2025.
Menurut Jakfar, pengalaman mengikuti kegiatan tersebut mendorong keduanya untuk menerapkan pola pembekalan serupa bagi para keuchik di Aceh Besar. Retret ini diarahkan untuk memperkuat kepemimpinan keuchik agar mampu menjalankan pemerintahan gampong secara profesional, akuntabel, responsif, mandiri, dan berdaya saing.
“Keuchik sebagai pimpinan pemerintahan di gampong adalah perpanjangan tangan atau pelaksana kebijakan dan pembangunan pemerintah kabupaten yang langsung berada di tengah-tengah masyarakat,” kata Jakfar dalam keterangannya, Jumat (6/11/2026).
Ia menjelaskan, selain pembekalan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi dan pertukaran informasi pembangunan antarkeuchik. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah ingin menyelaraskan arah kebijakan kabupaten dengan program pembangunan yang dijalankan di setiap gampong serta memperkuat integritas para pemimpinnya.
Materi retret mencakup visi dan misi pemerintahan Kabupaten Aceh Besar di bawah kepemimpinan Muharram Idris dan Syukri A. Jalil, arah pembangunan daerah, pengelolaan keuangan gampong atau dana desa, antikorupsi, keamanan dan ketertiban, serta pelayanan publik.
Pembekalan akan disampaikan oleh narasumber dari organisasi perangkat daerah (OPD) Aceh Besar dan instansi vertikal terkait.
Jakfar menyebutkan, retret akan dipusatkan di Kota Jantho dan dijadwalkan dibuka oleh Bupati Aceh Besar pada 8 November 2026. Kegiatan tersebut berlangsung hingga 11 November dengan peserta seluruhnya berjumlah 234 keuchik yang dilantik pada 2025.









Discussion about this post