MASAKINI.CO – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), membawa sejumlah persoalan strategis Aceh dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/11/2026). Pembahasan mencakup keberlanjutan Dana Otonomi Khusus (Otsus), persoalan bendera Aceh, hingga status kawasan Blang Padang.
Dalam pertemuan yang turut dihadiri Staf Khusus Gubernur Aceh, T. Irsyadi, itu, Mualem juga menyampaikan perkembangan situasi terkini di Aceh serta pentingnya menjaga stabilitas dan perdamaian yang telah terbangun.
Mualem mengatakan, komunikasi langsung dengan pemerintah pusat diperlukan agar berbagai persoalan dan aspirasi masyarakat Aceh mendapat perhatian serta dapat dibicarakan untuk mencari penyelesaian.
“Kita ingin semua persoalan dan aspirasi Aceh dapat dibicarakan dengan baik bersama pemerintah pusat. Dana Otsus harus terus diperjuangkan keberlanjutannya dan dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan rakyat,” kata Mualem.
Selain Dana Otsus, ia turut menyoroti persoalan bendera Aceh dan keberadaan Blang Padang yang memiliki nilai historis dan sosial bagi masyarakat Aceh.
Menurut Mualem, berbagai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian melalui koordinasi yang baik antara Pemerintah Aceh dan pemerintah pusat.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan perdamaian di Aceh. Stabilitas yang telah terbangun, kata dia, harus dipelihara melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat serta dukungan pemerintah pusat.
“Yang paling utama adalah bagaimana Aceh tetap aman, damai, dan pembangunan berjalan dengan baik. Kita ingin hubungan antara Aceh dan pemerintah pusat semakin kuat demi kepentingan masyarakat dan masa depan Aceh,” ujarnya.








Discussion about this post