MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Agustus 15, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Pemko Banda Aceh Dorong Nilam Naik Kelas, Bidik Industri Parfum Bernilai Tinggi

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
15 Agustus 2026
in News
0

Pemerintah Kota Banda Aceh melakukan kerja sama dengan Koperasi Produsen Himpunan Keluarga Makmurkan Aceh (Koperasi HIKMAH). | Foto: Humas Pemko Banda Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh mulai memperkuat langkah hilirisasi komoditas nilam Aceh agar tidak lagi hanya menjadi pemasok bahan baku mentah bagi industri parfum dunia. Upaya tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan Koperasi Produsen Himpunan Keluarga Makmurkan Aceh (HIKMAH).

Komitmen itu ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemko Banda Aceh dan Koperasi HIKMAH di Ruang Balai Senat Lantai II Biro Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Jumat (14/8/2026).

RelatedPosts

Gempa M6,4 Guncang Simalungun, Getaran Terasa hingga Sejumlah Wilayah Aceh

DPRK-Pemko Banda Aceh Sepakat Tata Ulang Taman Sari dan Putroe Phang

Fadhlullah: Jaga Perdamaian Aceh, Tidak Ada Keuntungan dalam Keributan

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk membangun ekosistem industri nilam yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Menurutnya, pengembangan nilam tidak boleh berhenti pada sektor hulu, seperti budidaya dan ekspor minyak mentah, tetapi harus diarahkan hingga menghasilkan produk olahan berkualitas tinggi.

“Banda Aceh tidak boleh lagi hanya menjadi pemasok bahan baku mentah, tetapi harus mulai mengambil bagian lebih besar sebagai pemain dan produsen parfum olahan berkualitas tinggi,” ujar Illiza.

Ia menjelaskan, kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya lanjutan diplomasi pembangunan Banda Aceh dengan Kota Grasse, Prancis, yang dikenal sebagai pusat industri parfum dunia. Melalui kolaborasi tersebut, Banda Aceh diharapkan mampu menyerap pengetahuan, teknologi, serta standar industri parfum internasional.

Illiza menegaskan, tantangan utama saat ini adalah memastikan kerja sama tersebut menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan UMKM, dan penciptaan lapangan kerja.

“Diplomasi pembangunan tidak boleh berhenti sebagai wacana. Harus diterjemahkan menjadi manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Dalam kesepakatan tersebut, pengembangan nilam akan difokuskan pada empat sektor utama, yakni penguatan industri hilir nilam, peningkatan kapasitas SDM dan UMKM, penciptaan lapangan kerja lokal, serta fasilitasi investasi, alih teknologi pemurnian, hingga perluasan akses pasar nasional dan internasional.

Melalui kerja sama ini, Banda Aceh diarahkan menjadi pusat pengolahan, inovasi produk, hingga perdagangan parfum dan kosmetik berbasis nilam yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun Asia Tenggara.

Illiza menyebut keterlibatan USK dalam pengembangan nilam juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem industri berbasis riset dan inovasi. USK selama ini telah mengembangkan berbagai inovasi produk turunan nilam, termasuk parfum dan kosmetik.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, koperasi, dan pelaku usaha dapat mempercepat transformasi nilam Aceh dari komoditas ekspor bahan baku menjadi industri bernilai tambah.

“Keberhasilan kerja sama ini bukan diukur dari penandatanganan hari ini, tetapi dari hasil nyata yang lahir setelahnya. Kita ingin ekonomi masyarakat tumbuh dan Banda Aceh menjadi simbol kebangkitan ekonomi berbasis masyarakat hingga dikenal dunia,” pungkas Illiza.

Tags: Hilirisasi Nilam AcehKoperasi Produsen Himpunan Keluarga Makmurkan AcehPemerintah Kota Banda AcehProduk Nilam Aceh
Previous Post

Fadhlullah: Jaga Perdamaian Aceh, Tidak Ada Keuntungan dalam Keributan

Next Post

DPRK-Pemko Banda Aceh Sepakat Tata Ulang Taman Sari dan Putroe Phang

Related Posts

DPRK-Pemko Banda Aceh Sepakat Tata Ulang Taman Sari dan Putroe Phang

by Riska Zulfira
15 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh bersama DPRK Banda Aceh menyepakati revitalisasi dua ruang publik ikonik kota, yakni Taman Sari...

Jelang HUT RI, Pemko Banda Aceh Bagikan 800 Bendera Merah Putih ke Warga

by Aininadhirah
14 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Banda Aceh mengajak masyarakat menyemarakkan suasana...

Semarak HUT RI, Sekda Jalal Ikut Bersihkan dan Cat Kerb Jembatan Pango

by Redaksi
11 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO - Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Banda Aceh bersama Balai Pelaksanaan...

Next Post

DPRK-Pemko Banda Aceh Sepakat Tata Ulang Taman Sari dan Putroe Phang

Gempa M6,4 Guncang Simalungun, Getaran Terasa hingga Sejumlah Wilayah Aceh

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co