MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Agustus 24, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Pungli Berujung Penutupan, Bukit Lamreh Kini Dibuka Lagi dengan Aturan Baru

Aininadhirah by Aininadhirah
24 Agustus 2026
in Daerah
0

Asisten III Sekdakab Aceh Besar, Abdullah, memotong pita pertanda diresmikan kembali destinasi wisata Bukit Lamreh di Desa Lamreh, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (23/8/2026) | Foto : Pemkab Aceh Besar

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kawasan wisata Bukit Lamreh di Gampong Lamreh, Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar, kembali dibuka untuk umum setelah ditutup sementara sejak akhir Juni 2026 akibat kasus pungutan liar (pungli) dan pemerasan terhadap pengunjung.

Pembukaan kembali destinasi wisata yang dikenal dengan panorama laut dan perbukitannya itu ditandai dengan pemotongan pita oleh Asisten III Sekdakab Aceh Besar Bidang Administrasi, Abdullah, S.Sos., Minggu (23/8/2026).

RelatedPosts

Taufik Ditunjuk sebagai Plt Sekda Aceh, M Nasir Digeser Jadi Kepala Dinas Perpustakaan

Duta GenRe Banda Aceh Didorong Jadi Mitra Pemerintah Suarakan Aspirasi Anak Muda

Sawah di Aceh Besar Dialiri Pompa untuk Cegah Gagal Panen

Asisten III Sekdakab Aceh Besar Abdullah mengatakan, pembukaan kembali dilakukan setelah pemerintah bersama masyarakat, pemerintah gampong, mukim, dan pihak kecamatan menyepakati sistem pengelolaan kawasan yang lebih jelas, termasuk jaminan keamanan bagi wisatawan.

“Setelah ditutup sejak akhir Juni karena adanya kasus pungli dan pemerasan terhadap pengunjung, hari ini Bukit Lamreh kita buka kembali secara resmi dan legal,” kata Abdullah.

Menurutnya, Bukit Lamreh sebelumnya belum ditetapkan sebagai destinasi wisata resmi. Namun, keindahan alam kawasan tersebut membuat wisatawan terus berdatangan sehingga diperlukan pengelolaan yang lebih tertib.

“Memang sejak awal tempat ini belum ditetapkan sebagai destinasi wisata resmi. Tetapi karena keindahan alamnya, masyarakat banyak datang berkunjung. Karena itu, kita perlu memastikan pengelolaannya berjalan dengan baik dan memberikan rasa aman kepada setiap pengunjung,” ujarnya.

Abdullah menyebut pembukaan kembali kawasan tersebut merupakan hasil kesepakatan berbagai pihak. Pemerintah ingin persoalan yang sebelumnya terjadi tidak kembali terulang dan wisatawan dapat menikmati kawasan Bukit Lamreh dengan rasa aman.

“Pembukaan kembali hari ini sudah melalui kesepakatan bersama masyarakat, pemerintah gampong, mukim dan kecamatan. Kita ingin setiap pengunjung yang datang mendapatkan jaminan keamanan, termasuk dari sisi pengelolaannya juga sudah disepakati,” jelasnya.

Sementara itu, Safrizal, dari Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Aceh Besar mengatakan, pembukaan kembali Bukit Lamreh menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola kawasan wisata tersebut.

“Bukit Lamreh ini memiliki potensi yang luar biasa. Karena itu, kita ingin ke depan pengelolaannya dilakukan dengan baik, tertib dan memberikan rasa aman serta nyaman kepada seluruh pengunjung,” ujar Safrizal.

Ia berharap masyarakat ikut menjaga kawasan tersebut sehingga aktivitas pariwisata dapat kembali berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar.

“Kita berharap dengan dibukanya kembali Bukit Lamreh ini, masyarakat dapat ikut menjaga kawasan wisata, sehingga semakin banyak wisatawan yang datang dan pada akhirnya memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar,” katanya.

Dalam pembukaan kembali tersebut, pengelola juga telah menetapkan sejumlah ketentuan bagi wisatawan. Berdasarkan informasi pada tiket masuk, pengunjung dikenakan tarif Rp5.000 per orang sesuai ketentuan yang tercantum dalam Qanun Kabupaten Aceh Besar Nomor 03 Tahun 2023.

Kawasan Bukit Lamreh dibuka mulai pukul 07.00 hingga 18.00 WIB. Khusus Jumat, jam operasional hingga pukul 14.00 WIB dan kemudian kembali dibuka sesuai ketentuan yang berlaku.

Pengunjung juga diminta mematuhi aturan selama berada di kawasan wisata serta menjaga barang bawaan masing-masing. Ketentuan tersebut diberlakukan untuk menciptakan kawasan wisata yang lebih aman, tertib dan nyaman.

Tags: Disparpora Aceh BesarPementah Aceh Besarwisata Bukit LamrehWisata Lamreh kembali dibuka
Previous Post

Segini Harga Emas Perhiasan dan Antam Hari Ini

Next Post

Taufik Ditunjuk sebagai Plt Sekda Aceh, M Nasir Digeser Jadi Kepala Dinas Perpustakaan

Related Posts

Pedagang di Lokasi Wisata Aceh Besar Diminta Tak Aji Mumpung Saat PON

Disparpora Aceh Besar Evaluasi Pengelolaan Wisata Lhoknga, Fokus Penataan dan Inovasi

by Redaksi
15 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mulai membenahi pengelolaan destinasi wisata di Kecamatan Lhoknga. Melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga...

Next Post

Taufik Ditunjuk sebagai Plt Sekda Aceh, M Nasir Digeser Jadi Kepala Dinas Perpustakaan

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co