MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mematangkan persiapan kafilah yang akan berlaga pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah. Sebanyak 56 peserta terbaik Aceh dipastikan menjadi bagian dari kafilah yang akan bertanding pada ajang nasional tersebut pada 11–20 September 2026.
Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh, Dr. Tgk. H. Misran Fuadi, mengatakan seluruh persiapan di tingkat daerah telah rampung. Saat ini, kafilah Aceh memasuki tahap pemantapan akhir sebelum bertolak ke arena MTQ Nasional.
Menurut Misran, para peserta nantinya akan menjalani pemusatan persiapan di Jakarta selama sekitar satu pekan pada awal September. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan terakhir untuk memperkuat kemampuan bersama para pelatih nasional sebelum tampil di Semarang.
“Untuk di daerah persiapannya sudah clear semua. Tinggal satu lagi persiapan kita nanti pada awal September, sebelum event dimulai di Semarang, kita ada transit di Jakarta selama seminggu, kita perdalam lagi pemantapan bersama pelatih-pelatih nasional,” ujar Misran, Rabu (26/8/2026).
Ia menjelaskan, selain kesiapan peserta, berbagai kebutuhan pendukung keberangkatan kafilah juga telah disiapkan, mulai dari seragam hingga perlengkapan selama mengikuti MTQ Nasional.
Misran menyebut, pemantapan akhir tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan peserta Aceh mampu tampil maksimal. Seluruh cabang yang diikuti kafilah Aceh akan kembali diperkuat dalam training center (TC) ketiga, baik cabang tilawah, hafalan Al-Qur’an maupun bidang keilmuan.
“Pada TC ketiga ini semua dimantapkan kembali mulai dari tilawah, hifzil Quran sampai musabaqah menulis karya ilmiah. Semua kita matangkan kembali sesuai dengan acuan juknis yang disampaikan pada MTQ Nasional,” katanya.
Menurutnya, pembekalan bersama pelatih nasional juga bertujuan untuk mengukur kesiapan peserta sekaligus menyelaraskan teknik dan materi dengan standar perlombaan tingkat nasional.








Discussion about this post