MASAKINI.CO – Film layar lebar Ziarah Tanah Serambi produksi Seribu Kisah Kreatif tahun 2022 akan dialihwahanakan ke dalam bentuk novel. Rencana tersebut dibahas dalam diskusi interaktif dari Yayasan Kolaborasi Kita Kreatif, Senin (14/9/2026).
Adaptasi film ke novel ini menjadi bagian dari upaya mengembangkan karya cerita lokal Aceh ke dalam bentuk karya yang lebih beragam. Diskusi tersebut juga menjadi awal dari forum kreatif yang direncanakan berlangsung setiap bulan untuk mempertemukan pegiat seni, perfilman, penulis, dan komunitas kreatif di Aceh.
Ketua Yayasan Kolaborasi Kita Kreatif, Muhammad Ridha Purnama, mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk membedah potensi cerita lokal sekaligus membuka ruang kolaborasi antarkomunitas.
“Kegiatan ini diskusi tentang film yang akan dijadikan novel yang akan disutradarai oleh Anggi Kurniawan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kolaborasi Kita Kreatif dan insyaallah akan kita jadikan kegiatan bulanan kita juga,” ujar Ridha, Senin (14/9/2026).
Dalam proses pengembangannya, proyek novel Ziarah Tanah Serambi nantinya diproyeksikan kembali melibatkan Anggi Kurniawan sebagai sutradara.
Kolaborasi Kita Kreatif juga menggandeng sejumlah komunitas dan jejaring media lokal dalam kegiatan tersebut, di antaranya Media Masakini, Wisata Aceh, Serambi, Seribu Kisah Aceh, serta Seribu Kisah Akademi.
Film Ziarah Tanah Serambi sendiri mengangkat kisah tiga perempuan Aceh dengan latar kehidupan yang berbeda. Cerita dalam film tersebut mempertemukan karakter perempuan yang memiliki hobi memanah, seorang gadis yang hidup di lingkungan perkotaan, serta seorang gadis yang tumbuh dan besar di Pulau Sabang.
Perbedaan latar ketiga tokoh tersebut menjadi bagian penting dalam cerita, sekaligus menghadirkan gambaran kehidupan perempuan Aceh dari sudut yang beragam.
Film produksi 2022 itu juga melibatkan aktor nasional Rizky Daulay. Melalui proses alih wahana ke novel, cerita Ziarah Tanah Serambi diharapkan dapat kembali diperkenalkan kepada masyarakat dalam bentuk yang berbeda sekaligus memperpanjang perjalanan karya tersebut.









Discussion about this post