MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Mei 27, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Perfilman Aceh Tetap Hidup Tanpa Bioskop, Daniel Rudi Haryanto Asah Bakat Sineas Muda

Riska Zulfira by Riska Zulfira
4 September 2025
in News
0
Perfilman Aceh Tetap Hidup Tanpa Bioskop, Daniel Rudi Haryanto Asah Bakat Sineas Muda

Sutradara dokumenter nasional, Daniel Rudi Haryanto hadir dalam rangkaian kegiatan Aceh Film Festival (AFF) 2025. | Foto: dok untuk masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Aceh boleh saja tidak punya bioskop, tetapi semangat para sineas muda untuk berkarya di dunia film tidak pernah padam. Hal itu terlihat dalam kegiatan Ngofi x MTN Asah Bakat, rangkaian Aceh Film Festival (AFF) 2025, yang digelar di Aula Hotel Madinah Banda Aceh, Rabu (3/9/2025).

Sutradara dokumenter nasional, Daniel Rudi Haryanto hadir langsung untuk membakar semangat 20-an peserta dari berbagai komunitas film, termasuk dari kalangan pesantren dan dayah.

RelatedPosts

40 Mobil Hias Meriahkan Pawai Takbiran, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Lambaro

Jemaah Haji Asal Aceh Tamiang Wafat di Arafah, Total Dua Jemaah Aceh Meninggal di Tanah Suci

Harga Sawit Anjlok, Pemerintah Minta 139 PKS Segera Sesuaikan Pembelian TBS Petani

“Banyak sutradara dunia berangkat dari komunitas film. Tidak perlu modal besar, yang penting ada semangat dan keberlanjutan,” ujar Daniel, pentolan Eagle Institute Indonesia itu.

Ia menambahkan, komunitas film Aceh punya peluang besar jika berani produksi dan membangun jaringan distribusi.

“Kalian menonton film dari banyak negara, sementara film kalian belum tentu ditonton di luar. Kalau produksi dilakukan terus-menerus, karya Aceh juga bisa tembus dunia,” katanya.

Daniel juga berbagi kisah inspiratif Harsa Perdana, mantan OB komunitas film yang sukses menembus festival internasional di Rusia setelah bergabung dengan Eagle Awards. “Dia jadi contoh, siapa saja bisa berhasil,” ucapnya.

Bagi para sineas muda Aceh, kesempatan ini terasa istimewa. Iwan Bahagia, sutradara Perempuan Kopi asal Takengon, mengaku pengalaman belajar langsung dari Daniel menambah wawasan sekaligus semangat.

“Alhamdulillah, ternyata banyak komunitas film di Aceh. AFF ini mempertemukan kami semua. Meski Aceh tanpa bioskop, festival ini jadi panggung akbar yang luar biasa,” kata pentolan Eagle Institute Indonesia itu.

AFF 2025 yang berlangsung 2–6 September bukan hanya ruang pemutaran film, tetapi juga wadah pertemuan ide, pertukaran pengalaman, hingga lahirnya jejaring baru bagi perfilman lokal.

“Bioskop boleh tidak ada, tapi lewat komunitas dan festival seperti ini, film-film Aceh tetap bisa hidup, bahkan bersaing di level dunia,” tutup Iwan.

Tags: Aceh Film Festivalaceh tanpa bioskopFilm Aceh
Previous Post

BRI Masuk Jajaran Perusahaan Terbesar Versi Fortune Indonesia 100, Peringkat Teratas di Sektor Keuangan

Next Post

Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry Luluskan 73 Sarjana

Related Posts

Duta Wisata Sabang Apresiasi Film Lokal yang Angkat Memori Tsunami Aceh

by Redaksi
28 Desember 2025
0

MASAKINI.CO – Pemutaran film dalam kegiatan December to Remember yang digelar Komunitas Film Trieng di Ruang Teater LP2M UIN Ar-Raniry,...

Illiza Harap AFF 2025 Dongkrak Ekonomi Kreatif di Banda Aceh

Illiza Harap AFF 2025 Dongkrak Ekonomi Kreatif di Banda Aceh

by Redaksi
3 September 2025
0

MASAKINI.CO - Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengatakan Aceh Film Festival (AFF) 2025 mampu mendorong kreativitas sineas muda...

Usung Tema Anti Korupsi, Gampong  Film Hadir di Tiga Daerah di Aceh

Usung Tema Anti Korupsi, Gampong Film Hadir di Tiga Daerah di Aceh

by Alfath Asmunda
11 Oktober 2024
0

MASAKINI.CO - Gampong Film, salah satu program dari Aceh Film Festival (AFF), akan kembali digelar di tiga daerah di Aceh....

Next Post
Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry Luluskan 73 Sarjana

Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry Luluskan 73 Sarjana

Jemaah Haji Asal Aceh Tamiang Wafat di Madinah Setelah Dirawat Dua Bulan

Jemaah Haji Asal Aceh Tamiang Wafat di Madinah Setelah Dirawat Dua Bulan

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co