MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, November 3, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

KKP Musnahkan Satu Ton Pakan dan Obat Ikan Ilegal di Banda Aceh

Riska Zulfira by Riska Zulfira
17 September 2026
in News
0

PSDKP Lampulo Musnahkan alat tangakp ikan ilegal di Banda Aceh | Foto: Humas PSDKP Lampulo

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) memusnahkan 1.075 kilogram pakan dan obat ikan ilegal serta 15 set alat tangkap yang dinilai merusak lingkungan di Banda Aceh.

Barang tersebut merupakan hasil pengawasan Ditjen PSDKP di wilayah kerja Pangkalan PSDKP Lampulo. Selain dimusnahkan, empat unit kompresor hasil pengawasan juga diserahkan kepada tiga sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk mendukung kegiatan praktikum siswa.

RelatedPosts

Afdhal Kembali Pimpin Kwarcab Pramuka Banda Aceh Periode 2026-2031

Harga Emas Hari Ini, Naik atau Turun?

BPBD Imbau Warga Hindari Berenang di Laut, Gelombang Berpotensi Capai 4 Meter

Direktur Jenderal PSDKP Pung Nugroho Saksono mengatakan pakan, obat ikan dan alat tangkap tersebut diamankan melalui patroli laut serta pengawasan terhadap unit usaha budidaya.

“Ada 14 set mini trawl dan 1 set alat setrum ikan yang kita musnahkan karena berpotensi mengancam kelestarian sumber daya kelautan dan perikanan. Sementara, pakan dan obat ikan juga dimusnahkan karena keamanan dan kualitasnya tidak terjamin, mengingat belum terdaftar di KKP,” ujar Pung Nugroho dalam keterangannya, Kamis (17/9/2026).

Direktur Pengawasan Sumber Daya Perikanan Sahono Budianto menjelaskan, penanganan barang hasil pengawasan dilakukan sesuai status dan jenis barangnya.

Ia menegaskan barang yang dimusnahkan maupun diserahkan tersebut bukan barang bukti tindak pidana perikanan.

“Barang-barang tersebut dalam konteks ini bukan merupakan barang bukti tindak pidana perikanan, melainkan barang hasil pengawasan yang diperoleh antara lain dari penyerahan secara sukarela oleh masyarakat atau hasil temuan yang tidak diketahui pemiliknya,” kata Sahono.

Menurutnya, pemusnahan dan pemanfaatan sebagian barang hasil pengawasan merupakan bagian dari tindakan Pengawas Perikanan dalam menangani temuan yang tidak masuk dalam kategori tindak pidana perikanan.

Sementara itu, empat unit kompresor hasil pengawasan diserahkan kepada SMK Negeri 4 Banda Aceh, SMK Negeri 1 Calang Aceh Jaya, dan SMK Negeri 1 Samatiga Aceh Barat.

Sahono berharap kompresor tersebut dapat dimanfaatkan untuk menunjang pembelajaran praktikum, khususnya pada bidang teknik mesin dan otomotif.

“Keempat unit kompresor ini diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran praktikum di SMK, terutama di bidang teknik mesin dan otomotif,” ujarnya.

Kepala Pangkalan PSDKP Lampulo Abdul Quddus mengatakan pemusnahan barang hasil pengawasan juga dilakukan secara bersamaan di Satuan PSDKP Padang, Sumatera Barat.

Menurutnya, sebagian barang berbentuk cair seperti obat ikan dimusnahkan di Padang dengan pertimbangan keamanan.

“Demi pertimbangan keamanan, maka barang-barang cair seperti obat ikan tidak semuanya dimusnahkan di Banda Aceh, tapi kami lakukan di Padang,” ungkap Quddus.

Penggunaan alat penangkapan ikan dan alat bantu penangkapan ikan yang merusak lingkungan telah diatur dalam Permen KP Nomor 36 Tahun 2023. Sementara penggunaan pakan dan obat ikan dalam kegiatan budidaya diatur melalui Permen KP Nomor 22 Tahun 2024 tentang Cara Pembesaran Ikan yang Baik untuk menjamin mutu dan keamanan hasil budidaya.

Tags: Alat Tangkap MerusakBanda AcehKKPKompresorPakan Ikan IlegalPengawasan PerikananPSDKP Lampulo
Previous Post

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama 2027

Next Post

Banjir Rendam Sejumlah Wilayah Abdya, Air Capai 1 Meter

Related Posts

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Aceh hingga Besok

by Alya Ulfa
29 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Sejumlah wilayah di Aceh berpotensi dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang pada 28–30 Oktober...

Satpol PP-WH Banda Aceh Tertibkan Tujuh Lapak PKL di Jalan Pante Kulu

by Redaksi
26 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kota Banda Aceh menertibkan tujuh lapak pedagang kaki lima...

Semalam Bersama Kanye West

by Redaksi
25 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO - Histeria pecah ketika sosok Kanye West muncul dari balik bola raksasa yang berdiri megah di tengah lautan penonton....

Next Post

Banjir Rendam Sejumlah Wilayah Abdya, Air Capai 1 Meter

KPK Bongkar Dugaan Suap HGB, Uang Rp106,3 Miliar Disita

Discussion about this post

CERITA

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co