MASAKINI.CO – Belum genap setahun sejak banjir besar melanda Kabupaten Gayo Lues pada November 2025, bencana serupa kembali terjadi. Banjir yang menerjang sejumlah desa sejak Rabu (28/10/2026) itu membangkitkan kembali trauma warga yang belum sepenuhnya pulih dari bencana sebelumnya.
Setiap kali hujan deras turun, kekhawatiran warga kembali muncul. Mereka mulai waspada, bahkan ketika hujan terjadi pada tengah malam, karena khawatir banjir kembali menerjang permukiman dan mengancam keluarga mereka yang tinggal di kawasan rawan.
Kia, salah seorang warga Gayo Lues, mengaku meski tidak terdampak langsung, dirinya tetap diliputi kecemasan setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
“Kalau hujan agak deras, pasti kepikiran saudara yang tinggal di tempat rawan banjir. Warga di sini juga sudah mulai waspada. Walaupun hujan tengah malam, mereka tetap bersiap,” ujarnya, Jumat (30/10/2026).
Berdasarkan laporan staf Pusdatin BPBA, menyebut, banjir kali ini juga menerjang Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang dan Desa Agusen, Kecamatan Blangkejeren, Gayo Lues. Namun, desa tersebut justru menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak paling parah.
Kondisi itu membuat warga merasa Gayo Lues belum benar-benar pulih dari bencana besar November 2025, sementara banjir kembali datang sebelum genap setahun.
Saat ini, sebanyak 339 kepala keluarga (KK) terdampak, terdiri atas 284 KK di Desa Badak dan 55 KK di Desa Agusen. Jumlah tersebut masih dalam pendataan, begitu pula dengan warga yang mengungsi.
Di Desa Badak, tanggul sungai dilaporkan jebol dan mengalami kerusakan parah. Air menggenangi permukiman dengan ketinggian sekitar lutut orang dewasa.
Selain banjir, angin puting beliung juga menerjang Desa Sangir dan Pangur di Kecamatan Dabun Gelang. Dua rumah di Desa Pangur mengalami kerusakan pada bagian atap. Bagian atap RSU Muhammad Ali Kasim turut terdampak.
BPBD Kabupaten Gayo Lues telah mengerahkan tim Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk memantau kondisi serta mendata dampak bencana.










Discussion about this post