MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berlaku mulai 4 hingga 6 November 2026. Fenomena atmosfer seperti gelombang Kelvin terpantau aktif dan memicu potensi hujan lebat di berbagai kabupaten/kota di Aceh.
Prakirawan BMKG SIM, Faqih Musyaffa, menjelaskan bahwa aktivitas gelombang Kelvin tersebut turut didukung oleh adanya daerah belokan angin serta konvergensi yang memicu aktivitas konvektif di atmosfer wilayah Aceh.
“Selain itu, suhu muka laut yang hangat di Samudra Hindia barat Sumatera serta perairan utara dan timur Aceh berpotensi menambah suplai uap air di atmosfer, sehingga mendukung pembentukan awan-awan hujan signifikan,” jelas Faqih Musyaffa, Rabu (4/11/2026).
Berdasarkan prakiraan BMKG, sejumlah wilayah seperti Aceh Barat, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, hingga Nagan Raya perlu mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang. Bahkan, potensi hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari kedepan juga diwaspadai terjadi di wilayah seperti Aceh Barat Daya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, khususnya pengendara yang melintas saat cuaca buruk, serta meminta warga agar menghindari daerah aliran sungai, danau, atau waduk saat terjadi hujan dengan durasi lama guna mengantisipasi bencana hidrometeorologi.








Discussion about this post