MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Maret 27, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Mendaki Puncak Api

Masa Kini by Masa Kini
24 Juni 2019
in Daerah, Foto lama, Headline
0

Puncak apui seakan tangga menuju langit, begitu dekat dengan awan. (M Aulia)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kami Gudang Petualang. Komunitas kecil para anak muda yang miliki hobi sama; mendaki gunung. Inilah sepotong cerita petualangan selama 19 hari menikmati indahnya Gunung Peut Sagoe.

Ekspedisi kami bertujuh, mulai dari Gampong Lutung, Kecamatan Mane, Pidie. Desa terdekat dan persis di kaki gunung api Peut Sagoe dengan ketinggian 2.780 mdpl.

RelatedPosts

Sekda Warning Pemanfaatan Dana TKD Harus Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata

Puskesmas Darul Kamal Fokus Percepat Penemuan Pasien TB Paru Aktif

Apel Perdana Usai Lebaran, Sekda Aceh Tekankan Disiplin dan Percepatan Kinerja ASN

Melintasi padang rumput menuju peuet sagoe. M Aulia

Perjalanan ini diawali dengan menapaki persawahan Gampong Lutung. Berlanjut melewati rimba, padang rumput hingga sungai bertabur batu licin. Walau bermandi peluh tiada letih tersisa saat menemukan edelwis, kantong semar, bunga bangkai bahkan seismograf yang terbengkalai.

Jalur berat penuh tantangan dan ancaman hewan liar. M Aulia
Bunga yang sering dirindukan para pendaki. M Aulia
Kantong semar di rimba menuju peut sagoe. M Aulia
Rafflesia yang tumbuh di belantara sekitar peut sagoe. M Aulia
Alat pendeteksi gempa yang terbengkalai di hutan. M Aulia
Pendaki berjuang melewati arus sungai yang deras dan hamparan batu licin. M Aulia

10 hari perjalanan, letih yang kami rasakan terbayar dengan indahnya Danau Keumiki. Warga setempat juga menyebutnya dengan nama Paya Kungki. Kami tidak bermalam di sini, daratannya pelan-pelan tenggelam berbahaya untuk mendirikan tenda. Sehingga perjalanan dilanjutkan.

Danau Keumiki yang indah, danau di ketinggian sekitar 2.110 mdpl ini juga dikenal dengan sebutan Paya Kungki. M Aulia

Di danau yang berada sekitar 2.110 mdpl ini, terang terlihat puncak Peut Sagoe diapit puncak Apui (api) sekitar 2.300 mdpl dan puncak Tutong (terbakar). Warga setempat meyakini Apui sempat menyemburkan lahar dingin.

Para pendaki luapkan kegembiraan usai perjalanan melelahkan. M Aulia
Panorama puncak apui dari danau keumiki. M Aulia

12 hari telusuri rimba, akhirnya memilih bermalam di tepi puncak Tutong. Sembunyi dari angin kencang, kami mendirikan tenda di savana. Cukuplah untuk sekedar melindungi tenda.

Pendaki melintasi tebaran bebatuan hangus di bawah puncak api. M Aulia
Batu-batu besar sekitar puncak api. M Aulia
Membangun tenda di tepi puncak api agar terhindar dari angin, namun bau belerang dan guncangan terus menyergap. M Aulia

Puncak bebatuan kars ini tanpa pepohonan, bau belerang menyengat dan sering berguncang. Lengkap memberi isyarat bagi kami; api yang bersemayam terus bergerak. M Aulia

Puncak Apui (api) salah satu puncak yang mengapit puet sagoe. M Aulia
Tags: acehDanau KeumikiEkspedisi Gunung ApiGunung Peut SagoePidiepilihanPuncak Apiutamawisata aceh
Previous Post

Pemerintah Aceh Serahkan Bantuan Untuk Korban Puting Beliung di Bireuen

Next Post

Asisten I: Orang Tua Filter Utama bagi Anak

Related Posts

Stok Hewan Meugang Idul Fitri di Aceh Aman, Sapi Capai 16.381 Ekor

Untuk Kedua Kali, Presiden Salurkan Sapi Meugang ke Aceh Jelang Idulfitri

by Riska Zulfira
18 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Presiden Prabowo Subianto kembali menyalurkan bantuan sapi untuk tradisi meugang di Aceh menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Ini menjadi...

Lebih dari Dua Bulan Pascabencana, 13 Desa di Aceh Masih Gelap Tanpa Listrik

by Riska Zulfira
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 13 desa di wilayah terdampak bencana di Aceh hingga kini masih belum teraliri listrik. Padahal, bencana telah...

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

by Aininadhirah
4 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Setiap dua hari menjelang Ramadan, Aceh memasuki babak waktu yang berbeda. Jalanan menuju pasar menjadi lebih padat, suara...

Next Post
Asisten I: Orang Tua Filter Utama bagi Anak

Asisten I: Orang Tua Filter Utama bagi Anak

Transportasi Laut Simeulue Masih Lumpuh

Discussion about this post

CERITA

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

Cinta Ibu yang Mengetuk Pintu Surga: Kisah di Balik Baju Lebaran Hasan dan Husein

15 Maret 2026
Warga Gampong Leu Ue Aceh Besar Mulai Tunaikan Zakat Fitrah

Warga Gampong Leu Ue Aceh Besar Mulai Tunaikan Zakat Fitrah

14 Maret 2026

Menunggu Lebaran di Tenda Pengungsian

12 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...