MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, September 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Mendaki Puncak Api

Masa Kini by Masa Kini
24 Juni 2019
in Daerah, Foto lama, Headline
0

Puncak apui seakan tangga menuju langit, begitu dekat dengan awan. (M Aulia)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kami Gudang Petualang. Komunitas kecil para anak muda yang miliki hobi sama; mendaki gunung. Inilah sepotong cerita petualangan selama 19 hari menikmati indahnya Gunung Peut Sagoe.

Ekspedisi kami bertujuh, mulai dari Gampong Lutung, Kecamatan Mane, Pidie. Desa terdekat dan persis di kaki gunung api Peut Sagoe dengan ketinggian 2.780 mdpl.

RelatedPosts

Batik Malaka Dikenalkan Langsung kepada Generasi Muda, 40 Siswa Praktik Membatik

Pemkab Aceh Besar Ajak Warga Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan dan Kurangi Risiko Bencana

Kafilah Aceh Pulang Bawa Prestasi Empat Besar, Kini Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ 2028

Melintasi padang rumput menuju peuet sagoe. M Aulia

Perjalanan ini diawali dengan menapaki persawahan Gampong Lutung. Berlanjut melewati rimba, padang rumput hingga sungai bertabur batu licin. Walau bermandi peluh tiada letih tersisa saat menemukan edelwis, kantong semar, bunga bangkai bahkan seismograf yang terbengkalai.

Jalur berat penuh tantangan dan ancaman hewan liar. M Aulia
Bunga yang sering dirindukan para pendaki. M Aulia
Kantong semar di rimba menuju peut sagoe. M Aulia
Rafflesia yang tumbuh di belantara sekitar peut sagoe. M Aulia
Alat pendeteksi gempa yang terbengkalai di hutan. M Aulia
Pendaki berjuang melewati arus sungai yang deras dan hamparan batu licin. M Aulia

10 hari perjalanan, letih yang kami rasakan terbayar dengan indahnya Danau Keumiki. Warga setempat juga menyebutnya dengan nama Paya Kungki. Kami tidak bermalam di sini, daratannya pelan-pelan tenggelam berbahaya untuk mendirikan tenda. Sehingga perjalanan dilanjutkan.

Danau Keumiki yang indah, danau di ketinggian sekitar 2.110 mdpl ini juga dikenal dengan sebutan Paya Kungki. M Aulia

Di danau yang berada sekitar 2.110 mdpl ini, terang terlihat puncak Peut Sagoe diapit puncak Apui (api) sekitar 2.300 mdpl dan puncak Tutong (terbakar). Warga setempat meyakini Apui sempat menyemburkan lahar dingin.

Para pendaki luapkan kegembiraan usai perjalanan melelahkan. M Aulia
Panorama puncak apui dari danau keumiki. M Aulia

12 hari telusuri rimba, akhirnya memilih bermalam di tepi puncak Tutong. Sembunyi dari angin kencang, kami mendirikan tenda di savana. Cukuplah untuk sekedar melindungi tenda.

Pendaki melintasi tebaran bebatuan hangus di bawah puncak api. M Aulia
Batu-batu besar sekitar puncak api. M Aulia
Membangun tenda di tepi puncak api agar terhindar dari angin, namun bau belerang dan guncangan terus menyergap. M Aulia

Puncak bebatuan kars ini tanpa pepohonan, bau belerang menyengat dan sering berguncang. Lengkap memberi isyarat bagi kami; api yang bersemayam terus bergerak. M Aulia

Puncak Apui (api) salah satu puncak yang mengapit puet sagoe. M Aulia
Tags: acehDanau KeumikiEkspedisi Gunung ApiGunung Peut SagoePidiepilihanPuncak Apiutamawisata aceh
Previous Post

Pemerintah Aceh Serahkan Bantuan Untuk Korban Puting Beliung di Bireuen

Next Post

Asisten I: Orang Tua Filter Utama bagi Anak

Related Posts

Aceh Raih Peringkat Empat MTQ Nasional

by Riska Zulfira
20 September 2026
0

MASAKINI.CO – Setelah 23 tahun, kafilah Aceh kembali menembus empat besar nasional pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional. Aceh mengakhiri...

Boat Ditemukan Tanpa Nelayan, Pria 60 Tahun Diduga Hilang di Perairan Sigli

by Redaksi
20 September 2026
0

MASAKINI.CO – Mut Mainnah (60), nelayan asal Desa Keumangan, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie, hilang di perairan Sigli setelah boat yang...

Banjir dan Longsor Landa Tiga Kabupaten di Aceh, Mualem Minta Warga Waspada

by Riska Zulfira
15 September 2026
0

MASAKINI.CO – Banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Aceh Tengah pada 13-14 September 2026....

Next Post
Asisten I: Orang Tua Filter Utama bagi Anak

Asisten I: Orang Tua Filter Utama bagi Anak

Transportasi Laut Simeulue Masih Lumpuh

Discussion about this post

CERITA

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...