MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Agustus 29, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Tekan Stunting, Tim Pengmas Teknik Unsyiah Edukasi Posyandu Labuy

Masa Kini by Masa Kini
11 November 2021
in Daerah
0
Tekan Stunting, Tim Pengmas Teknik Unsyiah Edukasi Posyandu Labuy
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Menekan jumlah angka stunting di Aceh Besar, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (Pengmas) Program Mandiri, dari Fakultas Teknik Jurusan Teknik Elektro dan Komputer, Universitas Syiah Kuala akan memberikan bantuan makanan pendamping ASI.

Selain itu tim yang diketuai Yunidar,S.Si.,MT dengan anggotanya Prof. Dr. FitriArnia, S.T., M.Eng.Sc., dan Roslidar, S.T., M.Sc tersebut juga mengedukasi kader posyandu mengenai cara mendeteksi tinggi badan anak secara cepat dan tepat dengan menggunakan sensor ultrasonik.

RelatedPosts

Aceh Percepat Pembukaan Jalur Ro-Ro Krueng Geukuh-Penang, PT PEMA Disiapkan Jadi Pengelola

Banda Aceh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Kategori Inovasi Daerah

Seluruh Fraksi DPRA Setujui Pertanggungjawaban APBA 2025

Pada kesempatan itu, tim Pengabdian juga memperkenalkan contoh pemanfaatan dari sensor ultrasonik yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Yunidar Pengmas berlangsung 7 November lalu di Posyandu Bungong Jeumpa, Gampoeng Labuy, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar.

Bantuan makanan pendamping ASI diberikan untuk 10 Balita yang terdeteksi memiliki berat dan tinggi badan di bawah rata-rata. Berikutnya sosialisasi penggunaan sensor ultrasonik bagi enam orang kader posyandu untuk mendeteksi tinggi badan anak.

Kader Posyandu setempat, Armayani sangat antusias dengan kegiatan itu, alasannya, dapat praktik langsung untuk mengukur tinggi badan anak.

“Sensor ini dapat digunakan dengan mudah, cepat, dan akurat, karena nilainya langsung terbaca secara digital,” sebutnya.

Yunidar menjelaskan, pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan untuk memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi Universitas Syiah Kuala.

“Kami selaku Dosen Fakultas Teknik USK, memiliki target dalam kegiatan ini untuk membantu kemitraan dengan Puskesmas Baitussalam dalam menurunkan jumlah Balita Stunting di wilayah Baitussalam,” kata Yunidar, Kamis (11/11).

Lewat pengabdian pada masyarakat, pihaknya dapat berperan langsung, dekat dengan masyarakat. “Semoga kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif bagi banyak orang,” harapnya.

Yunidar menyebutkan pemilihan lokasi berdasarkan hasil pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (e-PPGBM) 2021, jumlah balita terindikasi stunting di Aceh Besar berkisar 1.211 anak.

Kasus stunting tersebut tersebar di beberapa kecamatan yakni Ingin Jaya, Darul Imarah, Indrapuri, Masjid Raya, Baitussalam dan wilayah lainnya. Stunting merupakan kondisi malnutrisi kronis yang menyebabkan tinggi badan anak tidak sesuai dengan umurnya.

“Semakin cepat stunting dideteksi, maka semakin cepat upaya pencegahan atau penanganan dapat diberikan,” sebutnya.

Reporter: Putri

Tags: Aceh BesarPengmas UnsyiahStuntingTeknik Unsyiah
Previous Post

Unicef Perwakilan Aceh Ajak Ulama Dukung Vaksinisasi & Peningkatan Imunisasi Anak

Next Post

Populasi Terancam Punah, Suaka Badak Sumatera Dibangun di Aceh

Related Posts

Api Lahap 3 Hektare Lahan Rumbia di Aceh Besar, Diduga Dipicu Pembakaran Sampah

by Ahmad Mufti
28 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Kebakaran lahan rumbia terjadi di Gampong Leugeu, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (28/8/2026). Api menghanguskan sekitar...

Bulog Salurkan 1,8 Juta Kg Beras untuk 60.027 Penerima di Aceh Besar

by Riska Zulfira
14 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 60.027 keluarga penerima manfaat (PBP) di Kabupaten Aceh Besar akan menerima bantuan pangan berupa beras dari Perum...

Angin Kencang Masih Terjadi, Lima Pohon Tumbang dalam Sehari

by Riska Zulfira
7 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Cuaca ekstrem masih terjadi di Aceh Besar. Hari ini, lima titik pohon tumbang dilaporkan terjadi akibat hembusan angin...

Next Post
Populasi Terancam Punah, Suaka Badak Sumatera Dibangun di Aceh

Populasi Terancam Punah, Suaka Badak Sumatera Dibangun di Aceh

Pantau Vaksinasi Massal, Wali Kota Sabang Tekankan Pentingnya Jaga Imunitas

Pantau Vaksinasi Massal, Wali Kota Sabang Tekankan Pentingnya Jaga Imunitas

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...