MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 29, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Tekan Stunting, Tim Pengmas Teknik Unsyiah Edukasi Posyandu Labuy

Masa Kini by Masa Kini
11 November 2021
in Daerah
0
Tekan Stunting, Tim Pengmas Teknik Unsyiah Edukasi Posyandu Labuy
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Menekan jumlah angka stunting di Aceh Besar, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (Pengmas) Program Mandiri, dari Fakultas Teknik Jurusan Teknik Elektro dan Komputer, Universitas Syiah Kuala akan memberikan bantuan makanan pendamping ASI.

Selain itu tim yang diketuai Yunidar,S.Si.,MT dengan anggotanya Prof. Dr. FitriArnia, S.T., M.Eng.Sc., dan Roslidar, S.T., M.Sc tersebut juga mengedukasi kader posyandu mengenai cara mendeteksi tinggi badan anak secara cepat dan tepat dengan menggunakan sensor ultrasonik.

RelatedPosts

Pemulihan Pertanian Aceh Berpacu dengan Waktu, Anggaran Sawah Baru Terserap 62,1 Persen

Dishub Banda Aceh Bagikan Atribut untuk Tekan Jukir Gadungan

Aceh Prioritaskan Pemulihan Pascabencana dalam Pembangunan 2027

Pada kesempatan itu, tim Pengabdian juga memperkenalkan contoh pemanfaatan dari sensor ultrasonik yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Yunidar Pengmas berlangsung 7 November lalu di Posyandu Bungong Jeumpa, Gampoeng Labuy, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar.

Bantuan makanan pendamping ASI diberikan untuk 10 Balita yang terdeteksi memiliki berat dan tinggi badan di bawah rata-rata. Berikutnya sosialisasi penggunaan sensor ultrasonik bagi enam orang kader posyandu untuk mendeteksi tinggi badan anak.

Kader Posyandu setempat, Armayani sangat antusias dengan kegiatan itu, alasannya, dapat praktik langsung untuk mengukur tinggi badan anak.

“Sensor ini dapat digunakan dengan mudah, cepat, dan akurat, karena nilainya langsung terbaca secara digital,” sebutnya.

Yunidar menjelaskan, pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan untuk memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi Universitas Syiah Kuala.

“Kami selaku Dosen Fakultas Teknik USK, memiliki target dalam kegiatan ini untuk membantu kemitraan dengan Puskesmas Baitussalam dalam menurunkan jumlah Balita Stunting di wilayah Baitussalam,” kata Yunidar, Kamis (11/11).

Lewat pengabdian pada masyarakat, pihaknya dapat berperan langsung, dekat dengan masyarakat. “Semoga kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif bagi banyak orang,” harapnya.

Yunidar menyebutkan pemilihan lokasi berdasarkan hasil pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (e-PPGBM) 2021, jumlah balita terindikasi stunting di Aceh Besar berkisar 1.211 anak.

Kasus stunting tersebut tersebar di beberapa kecamatan yakni Ingin Jaya, Darul Imarah, Indrapuri, Masjid Raya, Baitussalam dan wilayah lainnya. Stunting merupakan kondisi malnutrisi kronis yang menyebabkan tinggi badan anak tidak sesuai dengan umurnya.

“Semakin cepat stunting dideteksi, maka semakin cepat upaya pencegahan atau penanganan dapat diberikan,” sebutnya.

Reporter: Putri

Tags: Aceh BesarPengmas UnsyiahStuntingTeknik Unsyiah
Previous Post

Unicef Perwakilan Aceh Ajak Ulama Dukung Vaksinisasi & Peningkatan Imunisasi Anak

Next Post

Populasi Terancam Punah, Suaka Badak Sumatera Dibangun di Aceh

Related Posts

Sekolah Rakyat Aceh Buka Akses Pendidikan bagi Anak Keluarga Kurang Mampu

by Ahmad Mufti
18 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Sekolah Rakyat Terintegrasi Tiga (SRT 3) Provinsi Aceh menjadi salah satu upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari...

TK Angkasa Lanud SIM Raih Juara II Lomba Tari Nusantara di Aceh Besar

by Redaksi
17 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – TK Angkasa Cabang Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM), di bawah binaan Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) Cabang Lanud SIM...

Rumah Petani di Indrapuri Ludes Terbakar

by Ahmad Mufti
17 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Satu rumah berkonstruksi kayu di Gampong Cureh, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, terbakar, Jumat (16/10/2026) malam. Rumah tersebut milik...

Next Post
Populasi Terancam Punah, Suaka Badak Sumatera Dibangun di Aceh

Populasi Terancam Punah, Suaka Badak Sumatera Dibangun di Aceh

Pantau Vaksinasi Massal, Wali Kota Sabang Tekankan Pentingnya Jaga Imunitas

Pantau Vaksinasi Massal, Wali Kota Sabang Tekankan Pentingnya Jaga Imunitas

Discussion about this post

CERITA

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

Semalam Bersama Kanye West

25 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...