MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Maret 13, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Dyah Peringati Hari Lansia Nasional di Aceh Singkil

Masa Kini by Masa Kini
29 Mei 2020
in News
0
Dyah Peringati Hari Lansia Nasional di Aceh Singkil
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Wakil Ketua PKK Aceh, Dyah Erti Idawati, memperingati Hari Lansia Nasional ke 24 tahun 2020, di Kabupaten Aceh Singkil, Jumat 29/05. Dalam momentum itu, Dyah mengingatkan para lansia terkait bahaya covid-19 dan meminta mereka untuk menjaga kualitas hidup sehingga bebas dari virus.

“Banyak dari orang-orang tua kita yang mengidap penyakit sampingan dan itu membuat imunitas kita lemah. Dalam kondisi wabah seperti ini, kita harus menjaga diri dan keluarga, jangan sampai orang tua terkena virus covid-19,” kata Dyah dalam pertemuan dengan puluhan orang lanjut usia (lansia) di Aceh Singkil.

RelatedPosts

Harga Emas Turun Tajam, Saatnya Beli?

Tak Semua Orang Miskin Berhak Terima Zakat Fitrah

BBPOM Aceh Temukan Kosmetik dan Obat Tanpa Izin Edar di Langsa

Dalam rangka Hari Lansia Nasional, Dyah memberikan bantuan sosial bagi para lansia di Aceh Singkil. “Nilainya memang tak seberapa. Tapi ini pertanda negara hadir untuk bapak-ibu semua.”

Dyah bersama petugas kesehatan Kabupaten Aceh Singkil kemudian juga menfasilitasi pemeriksaan gratis bagi para lansia. Kepada mereka, Dyah berpesan untuk rutin memeriksakan diri jika mengalami keluhan baik di puskesmas maupun di posyandu lansia yang tersedia di gampong-gampong.

Selain itu, Dyah tak lupa berpesan agar para lansia tersebut mempraktikkan gaya hidup bersih dan sehat. Salah satu caranya adalah rutin mencuci tangan dengan sabun. Hal itu pun perlu diingatkan kepada anak-anak kecil dalam keluarga meraka. Di mana rutinitas mencuci tangan, mengganti baju dan mandi sebelum beraktivitas bersama keluarga.

“Pulang bermain juga ingatkan cucu kita untuk cuci tangan,” kata Dyah.

Hal tersebut, kata Dyah perlu diterapkan untuk memulai aktifitas kehidupan dalam fase new normal, di tengah pandemi covid-19. Masa kenormalan baru bukanlah berarti pandemi berakhir. Namun masyarakat boleh kembali beraktifitas seperti biasa namun tetap mematuhi protokol kesehatan. Hal itu penting demi mencegah penularan covid-19.

Sementara itu, Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, berterimakasih atas kunjungan Dyah ke Aceh Singkil. “Dalam suasana covid ibu menyempatkan diri bersilaturrahmi dan juga membawa bingkisan buat lansia. Terima kasih kami,” kata dia.

Dulmusrid bersyukur, meski berdekatan dengan Sumatra Utara yang masuk sebagai zona merah penyebaran covid, sampai saat ini tidak ditemukan kasus di Aceh Singkil. Karena itu ia berharap masyarakat tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan covid-19.

“Kalau bepergian selalu pakai masker daan cuci tangan saat pulang ke rumah,” kata Dulmusrid. Ia meminta masyarakat untuk mematuhi anjuran pemerintah, sehingga terhindar dari penularan virus covid-19.

Bakti Sosial di Kecamatan Singkohor

Dyah bersama Tim Penggerak PKK Aceh Singkil kemudian juga melakukan bakti sosial di Kecamatan Singkohor. Di sana, Dyah juga menyalurkan bantuan pada para lansia

Dalam kunjungan tersebut Dyah mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran yaitu melaporkan tetangga-tetangga yang pulang dari kawasan zona merah ke perangkat gampong.

“Kita tinggal di daerah perbatasan (Sumatera Utara). Perlu kesadaran tinggi untuk saling menjaga, laporkan jika ada tetangga yang baru pulang daerah terjangkit,” kata Dyah.

Menuju ke Kecamatan Singkohor harus melewati perkebunan sawit. Jarak dari pusat perekonomian di Rimo berkisar satu jam perjalanan darat dengan kendaraan bermotor. Dalam kunjungan ke Singkohor, Dyah mendapati banyak pekerja perkebunan sawit yang belum menggunakan masker.

“Pak camat, tolong ingatkan para pekerja kebun. Pakai masker itu bukan untuk gaya-gayaan, tapi untuk kesehatan kita bersama,” kata Dyah. []

Tags: Hari lansia nasional 2020
Previous Post

Pulang dari Medan, Pedagang Asal Banda Aceh Positif Corona

Next Post

Mimpi Sanrowi Huni Rumah Baru Akhirnya Terwujud

Related Posts

No Content Available
Next Post
Mimpi Sanrowi Huni Rumah Baru Akhirnya Terwujud

Mimpi Sanrowi Huni Rumah Baru Akhirnya Terwujud

Pemerintah Tetapkan 89 Proyek Strategis Nasional Senilai Rp1,4 Triliun

Discussion about this post

CERITA

Menunggu Lebaran di Tenda Pengungsian

12 Maret 2026

Culture Shock Ramadan Banda Aceh bagi Mahasiswa Non-Muslim

11 Maret 2026

Sepi Pembeli, Nurmala Tetap Setia Menjual Wajan Tanah Liat

9 Maret 2026

Belajar Menerima “Tidak”: Pelajaran Kedewasaan dari Sebuah Penolakan

8 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co