MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Juni 5, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Illiza Kritik Transparansi Kemendikbud Terkait Program Organisasi Penggerak

Masa Kini by Masa Kini
24 Juli 2020
in Nasional, News
0

Illiza Sa'aduddin Djamal

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Illiza Sa’aduddin Djamal menyayangkan Program Organisasi Penggerak (POP) menyulut kontraversi.

Hal itu merupakan dampak kurangnya transparansi Kemendikbud dalam menseleksi organisasi penggerak yang akan berkontribusi pada POP.

RelatedPosts

Penangguhan Dicabut, Dua Tersangka Khalwat Ditahan 19 Hari Kedepan

Dua Tersangka Khalwat di Hotel Menyerahkan Diri, Satpol PP-WH Lanjutkan Proses Hukum

Kurir Sabu Bermodus Penumpang Pesawat Dibongkar, 4 Kilogram Narkoba Digagalkan di Bandara SIM

“Anggarannya masih dibahas di DPR. Kurangnya transparansi Kemendikbud menyebabkan kekecewaan Muhammadiyan dan NU,” kata Illiza, Kamis (23/7).

Ia menilai kedua organisasi Islam itu mempunyai sejarah panjang pada kontribusi pendidikan di Indonesia.

Seharusnya Kemendikbud tidak hanya menggandeng Muhammadiyah dan NU sebagai organisasi penggerak. Namun melibatkan keduanya dalam membangun konsep POP, karena mempunyai pengalaman dalam dunia pendidikan.

“Terbukti mempunyai lembaga pendidikan dari tingkat pra sekolah hingga perguruan tunggi serta menjangkau semua kalangan masyarakat, bahkan jauh sebelum Indonesia ini merdeka,” jelas Illiza.

Ia menjelaskan POP merupakan program yang belum mempunyai payung hukum yang jelas. Komisi X DPR RI belum selesai melakukan pembahasan terkait peta jalan pendidikan.

“Sehingga ketika peta jalan masih dalam tahap pembahasan, maka apapun program yang dijadikan sebagai pengejawantahan dari visi merdeka belajar yang realisasinya program menggunakan anggran negara harus melalui pembahsan di komisi X,” sebut Illiza.

Saat ini pembahsan tentang anggaran POP yang direncanakan sebesar Rp595 miliar pertahun di komisi X masih berupa pagu indikatif.

Menurut Illiza belum ada kesepakatan terkait hal tersebut, karena masih menunggu pembahasan di Badan Anggaran DPR RI dan belum disetujui.

“POP nantinya diharapkan menjadi bagian dari visi merdeka belajar yang fokusnya untuk mencapai hasil belajar siswa dengan tujuan meningkatnya numerasi, literasi dan karakter siswa. Diharapkan POP dapat membantu sekolah penggerak,” jelasnya.[]

Tags: Illiza Sa'aduddin DjamalKemendikbudMuhammadiyanNU
Previous Post

BPBD Banda Aceh Kembali Semprot Disinfektan di Rumah Ibadah

Next Post

Timnas Indonesia Mulai Jalani TC

Related Posts

Pemko Banda Aceh Raih Opini WTP ke-18 Berturut-turut dari BPK

by Ahmad Mufti
4 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun...

Sucofindo Hadir di Banda Aceh, Perkuat Daya Saing 47 Ribu UMKM Banda Aceh

by Riska Zulfira
4 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh menyambut kehadiran PT Sucofindo (Persero) sebagai peluang besar untuk meningkatkan daya saing puluhan ribu...

KPI Aceh Perluas Pengawasan ke Media Sosial, Pemko Banda Aceh Siap Dukung Penertiban Konten Digital

by Ahmad Mufti
3 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Komisi Penyiaran Indonesia Aceh (KPIA) mulai memperluas pengawasan konten hingga ke media sosial dan platform digital seiring berlakunya...

Next Post
Timnas Indonesia Mulai Jalani TC

Timnas Indonesia Mulai Jalani TC

Nova: Sektor Pariwisata Aceh Harus Siapkan Diri dengan Konsep New Normal

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co