MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Maret 15, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Sukseskan Gemas, Sejuta Siswa Aceh Pakai Masker Serentak

Masa Kini by Masa Kini
2 Desember 2020
in Headline, News
0
Sukseskan Gemas, Sejuta Siswa Aceh Pakai Masker Serentak
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sebanyak 1.081.174 pelajar jenjang sekolah di Aceh memakai masker secara serentak pada Selasa (2/12), pukul 10 pagi tadi. Aksi itu dilakukan sebagai bagian ikhtiar masyarakat di lingkungan sekolah dalam melawan dan mencegah penyebaran virus covid-19.

Dalam mendukung Gerakan Masker Sekolah atau Gemas itu, pemerintah Aceh memberikan masker yang bersumber dari BNPB dan Kementerian Kesehatan itu. Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, menyebutkan secara simbolis masker dipakaikan oleh guru kelas, pada tiap-tiap siswa.

RelatedPosts

122 Armada Dikerahkan, Pemerintah Aceh Berangkatkan Ribuan Peserta Mudik Gratis

Awardee BIB Aceh Salurkan 65 Paket Makanan kepada Warga di Bulan Ramadan

100 Armada Disiapkan untuk Mudik Gratis dari Banda Aceh

“Di beberapa sekolah di seluruh kabupaten dan kota, para pimpinan SKPA terpilih juga memakaikan masker kepada siswa. Ini bukti Gerakan ini kita lakukan dan sukseskan secara bersama-sama,” kata Iswanto dalam keterangannya di Banda Aceh.

Program GEMAS menyasar 6.783 sekolah se-Aceh dan 39.389 rombongan belajar. Sebanyak 117.712 guru dilibatkan dalam program itu, demi memastikan bahwa 1.081.174 juta peserta didik di Aceh selalu memakai masker. Mengingat sistem belajar tatap muka akan dimulai Januari mendatang.

“Saya ingatkan kembali bahwa kegiatan Gemas ini sangat penting untuk melindungi generasi muda Aceh,” kata gubernur Aceh dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri, di Aceh Tengah.

Gemas dilakukan setelah sebelumnya Aceh sukses menekan penularan covid melalui Gebrak Masker Aceh dan Gerakan Tenaga Kesehatan Cegah Covid-19 atau Gencar yang secara khusus menyasar masyarakat yang punya riwayat ISPA. Pada program gemas ini, pemerintah menyasar para pelajar. Tujuannya tentu agar mereka senantiasa memakai masker dalam setiap aktivitas di sekolah sehingga potensi tertular dan menularkan virus bisa dihindari.

Alhudri mengatakan, berbagai Gerakan itu telah memberikan hasil yang menggembirakan. Terbukti sepanjang November 2020 ini, angka penularan covid di Aceh semakin berkurang dan angka kesembuhan pun dilaporkan meningkat.

Gemas diluncurkan sebagai salah satu upaya pemerintah dalam mencegah penularan covid-19 di sekolah. Karena siswa sekolah dianggap rentan terhadap paparan virus yang menyerang organ pernafasan manusia tersebut.

Perlu dicatat bahwa Gemas bukanlah kegiatan bagi-bagi masker, tapi ini lebih menanamkan kembali penerapan tatanan hidup baru kepada siswa-siswi sekolah, serta membekali mereka dengan pengetahuan tentang bagaimana penularan dan pencegahan covid-19.

Selama pandemi terjadi, segala prosesi belajar mengajar harus dilaksanakan secara online dan hanya beberapa wilayah yang memiliki kasus paparan rendah atau wilayah yang tidak masuk dalam kategori zona merah saja yang diizinkan melangsungkan sekolah tatap muka.

Oleh sebab itu, melalui Gemas, pemerintah Aceh menginginkan seluruh guru khususnya wali kelas harus mampu mengedukasi siswa-siswinya dengan mempedomani panduan Gemas yang berisikan Informasi dan tata cara pencegahan penularan covid-19.

Sementara itu, Bupati Shabela Abubakar mengucapkan terimakasih kepada tim pemerintah Aceh hal ini dinilai Shabela telah memberikan perhatian kepada pemerintah tingkat dua khususnya Kabupaten Aceh Tengah.

Shabela berharap kepada kepada Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Kantor Kemenag, dan para kepala sekolah agar memperhatikan cara pembagian masker kepada siswa.

Menurut Shabela, pemerintah baik tingkat pusat dan provinsi sudah maksimal dalam melakukan upaya pencegahan namun hal itu kembali kepada kita, terutama cara kita menggunakan masker, karena masker ini adalah pertahanan terakhir namun jangan dipakaikan di leher.

“Kita terus berupaya dan berdoa kepada Allah agar Aceh Tengah ini bersih dari covid-19. Namun yang harus diyakini adakah bahwa covid-19 ini nyata. Salam kami untuk Pak Gubernur semoga senantiasa diberikan kesehatan oleh Allah,” kata Bupati Shabela.[]

Tags: cucitangancucitangandengansabuningatpesanibuingatpesanibucucitanganingatpesanibujagajarakingatpesanibupakaimaskerjagajarakjagajarakhindarikerumunanpakaimaskersatgascovid19
Previous Post

Libur Akhir Tahun Dipangkas

Next Post

Unsyiah dan Universiti Kebangsaan Malaysia Gelar Konferensi Mekanika Komputasi dan Eksperimental

Related Posts

MasakiniTalks | Joel’s Bungalow, Potensi Wisata Saat Pandemi

MasakiniTalks | Joel’s Bungalow, Potensi Wisata Saat Pandemi

by Redaksi
25 Februari 2021
0

5.080 Vaksin Sinovac Tiba di Aceh Besar

MPU Aceh: Vaksin Covid-19 Suci dan Halal

by Masa Kini
14 Januari 2021
0

MASAKINI.CO - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh sependapat dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat terkait kesucian dan kehalalan vaksin covid-19....

Salat Idul Fitri di Tengah Pandemi

10 Warga Banda Aceh Konfirmasi Positif Covid-19

by Masa Kini
11 Januari 2021
0

MASAKINI.CO - Delapan pasien Covid-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Empat diantaranya merupakan warga Kota Langsa sebanyak empat orang. Menurut Jubir...

Next Post
Unsyiah dan Universiti Kebangsaan Malaysia Gelar Konferensi Mekanika Komputasi dan Eksperimental

Unsyiah dan Universiti Kebangsaan Malaysia Gelar Konferensi Mekanika Komputasi dan Eksperimental

Zona Merah Bertambah, Prof Wiku: Saya Sangat Kecewa

Discussion about this post

CERITA

Cinta Ibu yang Mengetuk Pintu Surga: Kisah di Balik Baju Lebaran Hasan dan Husein

15 Maret 2026
Warga Gampong Leu Ue Aceh Besar Mulai Tunaikan Zakat Fitrah

Warga Gampong Leu Ue Aceh Besar Mulai Tunaikan Zakat Fitrah

14 Maret 2026

Menunggu Lebaran di Tenda Pengungsian

12 Maret 2026

Culture Shock Ramadan Banda Aceh bagi Mahasiswa Non-Muslim

11 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co