MASAKINI.CO – Minat generasi muda Aceh untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri terus meningkat. Hal itu terlihat dari antusiasme lebih dari 200 mahasiswa, pelajar, guru, dan akademisi yang mengikuti kegiatan Study at Monash University Australia Info Session di UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Forum tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk mendapatkan informasi langsung mengenai peluang studi, beasiswa, persyaratan masuk perguruan tinggi luar negeri, hingga pengalaman menjalani pendidikan di Australia.
Berbagai pertanyaan diajukan peserta selama kegiatan berlangsung, mulai dari strategi memperoleh beasiswa, persiapan kemampuan bahasa Inggris, proses seleksi kampus internasional, hingga tantangan beradaptasi dengan lingkungan akademik di luar negeri.
Perwakilan Monash University Australia, Rizkiana, menjelaskan bahwa kampus tersebut membuka berbagai peluang bagi mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia. Selain program sarjana, Monash University juga menyediakan berbagai pilihan studi untuk jenjang magister dan doktoral serta sejumlah jalur beasiswa yang dapat diakses calon mahasiswa.
Sementara itu, para alumni Monash University yang hadir membagikan pengalaman mereka saat mempersiapkan diri untuk kuliah di luar negeri, mulai dari peningkatan kemampuan bahasa Inggris hingga proses mendapatkan beasiswa.
Salah seorang peserta, Ari Maulana, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Ar-Raniry, mengaku memperoleh banyak motivasi setelah mendengarkan pengalaman para alumni.
“Saya semakin termotivasi untuk melanjutkan studi S2 ke luar negeri, terutama melalui jalur beasiswa LPDP. Pengalaman yang dibagikan pemateri membuat impian tersebut terasa lebih realistis untuk diwujudkan,” katanya.
Kepala UPT Pusat Pengembangan Bahasa UIN Ar-Raniry, Teuku Murdani, mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung mahasiswa dan pelajar Aceh yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri melalui berbagai program penguatan kapasitas.
Menurutnya, kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu kunci utama untuk membuka akses pendidikan global. Karena itu, UIN Ar-Raniry terus menyediakan layanan pendukung seperti kursus bahasa Inggris serta tes IELTS dan ITP yang diakui secara internasional.
“LDC akan memfasilitasi anak-anak Aceh yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri, khususnya ke Monash University Australia. Kami menyediakan berbagai program pendukung untuk membantu mereka mempersiapkan diri,” ujar Teuku Murdani.
Melalui kegiatan tersebut, UIN Ar-Raniry berharap semakin banyak pelajar dan mahasiswa Aceh yang berani memanfaatkan peluang pendidikan internasional serta mampu bersaing di tingkat global melalui jalur prestasi dan beasiswa.










Discussion about this post