MASAKINI.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh terus mempercepat pendataan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang ditargetkan selesai pada 31 Agustus 2026. Hingga saat ini, proses pendataan di seluruh wilayah Aceh telah mencapai hampir 60 persen.
Ketua Tim Sekretariat SE2026 BPS Aceh, Akhmad Sugito, mengatakan petugas masih melakukan pendataan langsung ke masyarakat dan pelaku usaha untuk memastikan seluruh sasaran sensus tercatat.
“BPS Aceh sedang melakukan sensus ekonomi hingga 31 Agustus 2026 ini,” ujar Akhmad Sugito, Selasa (21/7/2026).
Ia menyebutkan, capaian hampir 60 persen menunjukkan proses pendataan berjalan sesuai tahapan. Dengan waktu yang masih tersedia hingga akhir Agustus, BPS Aceh optimistis seluruh rangkaian sensus dapat diselesaikan tepat waktu.
“Hampir 60 persen proses pendataan sudah terlaksanakan, mungkin di bulan Agustus nanti akan selesai semuanya,” katanya.
Akhmad menegaskan, BPS memastikan tidak ada keluarga maupun unit usaha yang menjadi sasaran pendataan terlewat. Untuk itu, petugas melakukan pendataan secara langsung dengan mendatangi masyarakat dari rumah ke rumah.
“Tidak ada keluarga yang terlewat. Kita dituntut untuk tidak ada yang terlewat. Kami lakukan secara door to door dan pengisian mandiri online menggunakan gadget,” jelasnya.
Selain metode kunjungan langsung, masyarakat juga diberikan pilihan untuk melakukan pengisian data secara mandiri melalui sistem daring. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat proses sekaligus memperluas jangkauan pendataan.
Menurut Akhmad, data yang dihimpun melalui SE2026 akan menjadi dasar penting dalam memetakan kondisi ekonomi Aceh, termasuk perkembangan aktivitas usaha dan potensi ekonomi masyarakat.
BPS Aceh berharap dukungan masyarakat dalam memberikan data yang akurat agar hasil Sensus Ekonomi 2026 dapat menggambarkan kondisi ekonomi daerah secara menyeluruh.










Discussion about this post