MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Oktober 7, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Internasional

Perkuat Kajian Filologi Arab–Melayu, Prodi BSA UIN Ar-Raniry dan USIM Bangun Kolaborasi

Ahlul Fikar by Ahlul Fikar
7 Juli 2026
in Internasional, News
0
Perkuat Kajian Filologi Arab–Melayu, Prodi BSA UIN Ar-Raniry dan USIM Bangun Kolaborasi
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Program Studi Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh bersama Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Online bertajuk “Pengembangan Model Kolaborasi Akademik Internasional Berbasis Filologi Arab–Melayu: Studi Kualitatif Kolaboratif UIN Ar-Raniry–USIM”, Selasa, (7/7/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat implementasi kerja sama akademik antara UIN Ar-Raniry dan USIM, khususnya dalam bidang filologi Arab–Melayu. Forum tersebut diarahkan untuk membangun model kolaborasi yang lebih terstruktur, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan pengembangan riset, kurikulum, publikasi, serta pertukaran keilmuan antara kedua perguruan tinggi.

RelatedPosts

Aceh Diminta Berhenti Jual Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Baru Ekonomi

Kejari Banda Aceh Tahan Oknum Dosen dalam Kasus Dugaan Korupsi Beasiswa Aceh

Harga Emas Perhiasan Turun Rp20 Ribu Setelah Lima Hari Bertahan

FGD ini dilaksanakan sebagai ruang akademik bersama untuk memetakan berbagai potensi dan tantangan dalam pengembangan kajian filologi Arab–Melayu. Melalui forum ini, kedua lembaga berupaya melihat secara lebih mendalam apa saja bentuk kerja sama yang telah berjalan, bagian mana yang masih perlu diperkuat, serta program apa yang dapat dikembangkan ke depan agar MoA yang telah disepakati tidak hanya berhenti pada tataran administratif, tetapi benar-benar memberi dampak akademik yang nyata.

Ketua Program Studi Bahasa dan Sastra Arab FAH UIN Ar-Raniry menyampaikan bahwa kajian filologi Arab–Melayu memiliki posisi penting dalam memperkuat identitas keilmuan Islam Nusantara. Menurutnya, Aceh dan Malaysia memiliki kedekatan historis, intelektual, dan kultural yang kuat dalam tradisi manuskrip Arab–Melayu. Oleh karena itu, kolaborasi antara UIN Ar-Raniry dan USIM dinilai sangat relevan untuk memperluas kajian naskah, memperkuat riset bersama, dan membuka ruang kerja sama akademik internasional yang lebih produktif.

Dalam diskusi tersebut, peserta FGD membahas sejumlah agenda penting, antara lain pemetaan masalah dalam kajian filologi Arab–Melayu, identifikasi program yang sudah dan belum berjalan pada masing-masing lembaga, penguatan riset kolaboratif, pengembangan kurikulum berbasis manuskrip, peluang publikasi bersama, serta kemungkinan pertukaran dosen dan mahasiswa dalam bidang kajian filologi.

Selain itu, forum ini juga diarahkan untuk menyusun rekomendasi awal mengenai struktur organisasi kolaborasi, Standar Operasional Prosedur (SOP) kerja sama, serta rancangan roadmap riset lima tahun ke depan. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar implementasi kerja sama yang lebih sistematis dan terukur antara Prodi Bahasa dan Sastra Arab UIN Ar-Raniry dan mitra akademik di USIM.

Melalui FGD ini, kedua institusi menegaskan pentingnya filologi Arab–Melayu sebagai bidang kajian yang tidak hanya berhubungan dengan teks klasik, tetapi juga dengan pelestarian warisan intelektual, penguatan literasi manuskrip, dan pengembangan kajian Islam berbasis sumber primer. Naskah-naskah Arab–Melayu dipandang sebagai khazanah penting yang menyimpan jejak pemikiran ulama, jaringan keilmuan, tradisi pendidikan, serta dinamika sosial-keagamaan masyarakat Muslim di kawasan Melayu-Nusantara.

Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi Prodi Bahasa dan Sastra Arab FAH UIN Ar-Raniry untuk memperkuat posisi akademiknya dalam jaringan internasional. Dengan adanya kolaborasi bersama USIM, Prodi BSA diharapkan dapat memperluas jejaring riset, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, memperkaya pengalaman akademik mahasiswa, serta memperkuat kontribusi UIN Ar-Raniry dalam pengembangan kajian Arab–Melayu di tingkat regional dan internasional.

FGD Online ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menindaklanjuti hasil diskusi dalam bentuk program konkret. Beberapa agenda lanjutan yang diharapkan dapat dikembangkan meliputi penelitian bersama, seminar dan kuliah tamu internasional, digitalisasi manuskrip, penyusunan bahan ajar filologi, publikasi ilmiah kolaboratif, serta penguatan pusat kajian manuskrip Arab–Melayu.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Prodi Bahasa dan Sastra Arab FAH UIN Ar-Raniry berharap kerja sama dengan USIM dapat terus berkembang secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata bagi penguatan tradisi akademik, pelestarian warisan keilmuan Islam, serta pengembangan studi filologi Arab–Melayu di kawasan Asia Tenggara.

Tags: Bahasa dan Sastra ArabFakultas Adab dan HumanioraFilologiUIN AR RANIRYUniversitas Sains Islam Malaysia
Previous Post

Buka Pendidikan Kader Ulama MPU, Afdhal Tekankan Penguatan SDM dan Nilai Islam

Next Post

891 Kasus HIV/AIDS Tercatat di Banda Aceh, Pemko Perkuat Pengendalian Penyakit ATM

Related Posts

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asal Malaysia

by Ahmad Mufti
6 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan pada Wisuda Gelombang III Tahun 2026. Dari jumlah...

40 Mahasiswa SKI UIN Ar-Raniry Belajar Rawat Makam Kuno di Banda Aceh

by Redaksi
5 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 40 mahasiswa Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) UIN Ar-Raniry Banda Aceh belajar langsung merawat makam kuno yang menjadi...

Empat Mahasiswa UIN Ar-Raniry Sapu Empat Emas di PKM PTKIN Se-Sumatera

by Riska Zulfira
2 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Empat mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh menyapu empat medali emas dalam Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) IV PTKIN Se-Sumatera 2026...

Next Post

891 Kasus HIV/AIDS Tercatat di Banda Aceh, Pemko Perkuat Pengendalian Penyakit ATM

Kasus Penelantaran Anak, Pelaku Dihukum Pidana Kerja Sosial Selama 100 Jam

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co